Pengurangan kekuasaan di dalam pasar modal Indonesia menggambarkan bahwa para pejabat tingkat pertama (pejabat teras OJK) yang keluar mencerminkan dinamika pasar. Menurut senior analis pasar Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, pengunduran diri mereka merupakan bagian dari upaya untuk menjaga integritas dan kompetensi di dalam kepemimpinan. Penggantinya harus memiliki latar belakang global serta domestik yang kuat.
Keterlibatan pasar juga menunggu langkah-langkah yang akan diambil oleh pimpinan baru, baik di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama terkait kebijakan yang mendukung pro-market. OJK tetap harus menjalankan pengawasan terhadap organisasi regulasi sendiri secara efektif, terutama di sektor pasar keuangan dan pasar modal.
Sementara itu, analis menekankan pentingnya kepemimpinan jelas dalam penunjukan pimpinan baru di OJK. Ia juga berharap pimpinan baru dapat meneruskan kebijakan pro-market yang telah dimulai oleh penggantinya, termasuk meningkatkan batas minimal saham publik atau free float menjadi 15 persen.
Keterlibatan pasar juga menunggu langkah-langkah yang akan diambil oleh pimpinan baru, baik di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terutama terkait kebijakan yang mendukung pro-market. OJK tetap harus menjalankan pengawasan terhadap organisasi regulasi sendiri secara efektif, terutama di sektor pasar keuangan dan pasar modal.
Sementara itu, analis menekankan pentingnya kepemimpinan jelas dalam penunjukan pimpinan baru di OJK. Ia juga berharap pimpinan baru dapat meneruskan kebijakan pro-market yang telah dimulai oleh penggantinya, termasuk meningkatkan batas minimal saham publik atau free float menjadi 15 persen.