Pengacara Juliyatmono Jadi Tersangka Perintangan Korupsi Masjid

Pengacara Juliyatmono, mantan Bupati Karanganyar, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perintangan penyidikan korupsi pembangunan Masjid Agung Madaniyah Karanganyar. Penyelidik menemukan bukti yang cukup bahwa pengacara ini secara aktif mempengaruhi dua terdakwa, Nasori dan Sunarto, agar tidak memberikan keterangan secara jujur kepada penyelidik.

Menurut Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Karanganyar, Hartanto, Gozali melakukan perintangan penyidikan bukan atas nama pribadi, melainkan disuruh orang lain. Ia juga menjanjikan kepada Nasori dan Sunarto bahwa sesuatu akan "diakomodasi" di kemudian hari, sebagai imbalan transfer uang Rp25 juta ke Nasori dan Rp20 juta ke Sunarto.

Pengacara ini ditetapkan sebagai tersangka sekitar Agustus 2025 dan masih berstatus buron. Meskipun belum memenuhi panggilan penyidik, namun menurut Hartanto, perkara yang menjerat Gozali spesifik soal perintangan penyidikan kasus korupsi, sebagaimana diatur secara tegas dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kasus korupsi proyek pembangunan masjid saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Tipikor Semarang. Terdakwanya ada empat: Direktur Operasional PT MAM Energindo Nasori, Kepala Cabang PT MAM Energindo Jateng-DIY Agus Hananto, Direktur Utama PT MAM Energindo Ali Amri, serta mantan Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Karanganyar Sunarto.
 
ini kasus korupsi di daerahku lagi-benar apa yang terjadi. sekarang pengacara itu ditetapkan tersangka tapi masih buron, kayak katanya masih banyak uang yang dibawa oleh klien beliau. kalau katanya perintangan penyidikan bukan atas nama pribadi tapi disuruh orang lain... tapi apa kudu jelas siapa orang tersebut? toh masih terus-menerus masalah di daerahku ya, korupsi selalu ada dan tidak ada solusi yang cepat.
 
Aku pikir ini gini, kalau korupsi di masjid agung itu sebenarnya bukan masalah orang, tapi ada orang yang mau melibatkan pengacara untuk ngelumasi kasusnya. Ini bikin aku penasaran, siapa nanti yang akan bertanggung jawab atas kesalahan-kesalahan itu? Dan apa yang akan diakomodasi oleh Nasori dan Sunarto? Mungkin ini adalah contoh dari perintangan penyidikan yang sudah terjadi di Indonesia. Aku berharap agar semua yang terlibat dalam kasus ini bisa berpura-pura adil dan jujur, biar aku bisa yakin bahwa ada perubahan di dalam sistem korupsi kita. 💡👀
 
Wah, sepertinya pengacara Gozali jujur nggak bisa jauh-jauh dari kasus korupsi proyek masjid yang keren banget. Kalau benar-benar dia mempengaruhi terdakwanya agar tidak mau nyangka-nyangka, itu bukti-bukti nyata. Saya rasa pemerintah harus hati-hati dalam menyelidiki kasus-kasus korupsi di daerah.
 
Gozali ini gak salah kan? Ia cuma memberikan jujur ulasan tentang apa yang terjadi di kasus korupsi Masjid Agung Madaniyah Karanganyar, kan? Ia tidak pakai nama sendiri, tapi cuma berbicara atas perintangan penyidikan yang dilakukan oleh orang lain. Dan biar mantap, ia juga memberikan imbalan kepada Nasori dan Sunarto yang terlibat dalam kasus tersebut. Tapi di sisi lain, siapa yang bilang bahwa ia melakukan kesalahan? Kasus ini gak sempurna kan?
 
😐 Kalau si Gozali ini, aku rasa dia punya niat yang jelek banget. Menculik korupsi itu gak bisa diterima sama sekali. Dan kalau si Nasori dan Sunarto, mereka juga pas mau berbohong dan takut kena penjara? Aku rasa mereka malah yang paling berdampubang, jadi aku tidak ngerti mengapa si Gozali harus dipaksa berbohong seperti itu.

Dan kalau ini kasus proyek masjid agung di Karanganyar, aku rasa sebenarnya ada hal-hal yang kurang jelas. Aku lihat beberapa foto dari proyek itu, tapi aku rasa tidak semua bagian yang terlihat beresolusi tinggi. Mungkin aku juga salah, tapi aku penasaran kenapa si Gozali harus dipaksa memberikan uang Rp25 juta dan Rp20 juta ke Nasori dan Sunarto.

Tapi apa yang paling aku rasakan adalah bahwa ini kasus korupsi itu gampang banget untuk terjadi karena kesepakatan silaturahmi saja. Jadi, aku rasa kita harus lebih waspada dan memantau kasus-kasus seperti ini agar tidak berkepanjangan 😒
 
Pagi ya... aku pikir ini kasus yang serius banget, tapi kalau kita lihat dari sudut pandang lain, mungkin ini bisa jadi pelajaran berharga juga. Kenapa? Karena pengacara Gozali ini, dia masih bisa menggunakan keahliannya untuk membantu orang-orang yang terlibat dalam kasus tersebut, bukan? Mungkin dia bisa membantu Nasori dan Sunarto agar bisa menjelaskan diri mereka sendiri dengan lebih jelas. Dan dari sini, mungkin ada kesempatan bagi mereka untuk memulihkan reputasi mereka.
 
Aku jadi penasaran, apa yang terjadi dengan pengacara Juliyatmono sih? Dia nih jadi tersangka karena dia mempengaruhi Nasori dan Sunarto untuk tidak memberikan keterangan benar-benar? Aku pikir itu sangat berbahaya, bisa bikin proses hukum jadi tidak adil. Saya rasa pengacara harus jujur dan tidak terlibat dengan kasus korupsi, tapi sayangnya dia malah nge-pengaruhi orang lain untuk tidak memberikan keterangan. Aku penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya, aku harap pengadilan bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan adil! 🤔💼
 
Gue paham kalau ini kasus korupsi yang besar banget, tapi gue masih ragu siapa yang bilang kalau pengacara ini tidak memiliki hubungan dengan terdakwanya. Mungkin dia cuma sekedar mantan teman aja? Kalau benar-benar dia mempengaruhi mereka agar tidak berbicara jujur dengan penyelidik, itu bukti bahwa ada sesuatu yang salah di sini. Dan emang kayaknya kasus ini tidak sederhana banget, karena ada banyak orang yang terlibat dalam proyek pembangunan masjid tersebut. Gue ragu kalau ini semata-mata tentang pengacara ini aja, tapi mungkin ada orang lain yang juga terlibat dalam korupsi ini. Kita harus lebih bijak lagi dalam memahami situasi ini 🤔
 
Haha ga percaya deh si pengacara Juliyatmono kayaknya udah jadi tersangka kasus korupsi proyek masjid Agung Madaniyah! 🤯 Mereka kayaknya udah memanfaatkan jaringannya untuk 'mengakomodasi' keterangan dari Nasori dan Sunarto, kan? 🤑 Wajar banget kalau penyelidik penasaran banget mengenai hubungan mereka dengan dua terdakwa tersebut. #KorupsiHarusDihentikan

Sangat tidak masuk akal deh kalau Gozali hanya 'mengajak' Nasori dan Sunarto dengan uang Rp25 juta dan Rp20 juta, kan? 🤑 itu juga sudah termasuk perintangan penyidikan! #TidakAdil

Pikirin aku sekarang, siapa yang akan bertanggung jawab kalau ini semua udah terjadi? 🤔 Mungkin saja ada lagi yang tidak terpikirkan, kan? #KorupsiHarusDipertimbangkan
 
ini kasus yang makin kaget ya... seorang pengacara yang jadi tersangka karena mempengaruhi dua orang terdakwa agar tidak memberikan keterangan jujur 🤔. siapa tahu apa benarnya, tapi kalau dia memang lakukan itu, sih itu tidak baik banget 😒. perlu ada penanganan yang tepat dan adil ya...
 
Udah lama sekarang kasus korupsi proyek pembangunan masjid itu aja mulai terungkap 🤔. Ternyata pengacara Juliyatmono ini memainkan peran yang cukup dalam memberikan keuntungan uang kepada dua terdakwa, Nasori dan Sunarto. Kalau kita lihat dari bukti yang ditemukan penyelidik, sepertinya Gozali ini benar-benar mempengaruhi mereka agar tidak berbicara jujur dengan penyelidik 🚫. Saya pikir ini adalah contoh nyata bagaimana perintangan penyidikan bisa terjadi di Indonesia. Bagaiapa sih kita bisa mencegah hal ini? Kita butuh lebih banyak transparansi dan kejujuran dalam proses pengadilan, ya! 💡
 
Duh, pengacara Gozali ini apa yang ngerasa? Nyaman kayaknya kalau dia bisa mempengaruhi Nasori dan Sunarto supaya tidak bicara jujur deh. Tapi apa yang salah dengan itu, sih? Beliau hanya melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh orang lain, kan? Tapi toh ini masalahnya karena beliau melakukan perintangan penyidikan secara aktif, bukan hanya menyuruh orang lain aja. Dan itu kalau dilihat dari perspektif hukum, itu tidak bisa diterima. Beliau harus lebih bijak, ya...
 
Mantan Bupati yang ngereset nasi ini, Juliyatmono, sekarang terjebak dalam kasus korupsi yang serius. Kenapa bisa jadi seperti ini? Karena sistem pemerintahan kita masih belum matang, banyak orang yang bisa mengejar keuntungan dengan cara-cara yang tidak jelas. Kalau kita lihat, pengacara ini memilih untuk berkoalisi dengan dua terdakwa dan memberikan imbalan uang kepada mereka. Ini bukan hanya tentang korupsi, tapi juga tentang bagaimana sistemnya masih belum transparan.

Tapi, yang penting disini adalah keberadaan Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang ketat banget. Jika kita ingin mencegah kasus korupsi ini terjadi lagi, maka kita harus meningkatkan kesadaran akan peraturannya dan efektivitas penyelidikan.
 
Aku pikir ini kasus yang cukup serius, kan? Pengacara ini mempengaruhi dua terdakwa agar tidak memberikan keterangan jujur kepada penyelidik? Itu bukan main-main, kan? Aku rasa ini perlu diantisipasi, karena kalau tidak, semua proyek yang nanti akan diawali dengan biaya korupsi aja.

Aku penasaran, bagaimana reaksi masyarakat ini? Apakah ada yang sudah tahu tentang kasus ini? Aku pikir ini perlu diperbincangkan lebih banyak lagi, karena kalau tidak, semua biaya korupsi itu akan berakhir di hati orang Indonesia.
 
ini kasus yang kayaknya harus diwaspadai banyak orang... kalau kita buat korupsi sendiri, nanti gak ada yang bisa ngajak kita ke tempat yang aman... contohnya si Gozali, dia suka mempengaruhi orang lain agar bicara tidak jujur, tapi apa yang bikin dia itu? Hanya uang aja... dan itu akan menimbulkan masalah besar nanti, apalagi kalau korupsi itu mengenai proyek-proyek penting seperti pembangunan masjid... kita harus berhati-hati dengan korupsi yang menyebabkan banyak orang kehilangan uang, sampai akhirnya ada kesepian dan kehilangan yang serius...
 
Pokoknya, kasus ini jelas tidak biasa, siap-siap dari pengacara sampai direktur operasional, apa artinya ada korupsi yang parah di dalam proyek pembangunan masjid ini. Tapi, yang penting adalah kasus ini disidangkan secara adil dan benar, sehingga semua pihak bisa tahu kebenaran apa yang terjadi di dalam proyek tersebut 🤔.

Saya penasaran bagaimana ini bisa terjadi di Karanganyar, kota yang jauh dari pola korupsi besar-besaran di Jakarta. Mungkin ada alasan lain tentang sistem pengelolaan proyek yang harus diperbaiki. Yang penting adalah semua pihak berpartisipasi untuk membuat Indonesia menjadi lebih baik 🌈.
 
ini kayaknya gak bisa dipungkiri lagi, siapa yang ngeremahin si pengacara Juliyatmono ini. kalau bukan dia sendiri, siapa tahu. di mana dia berjalan-jalan dengan uang Rp25 juta dan Rp20 juta itu? kayaknya dia punya sumber daya yang cukup banyak. tapi sepertinya, tidak cukup untuk menghindari bahaya penyidikan korupsi. kalo bukan diintervensi oleh orang lain, pasti dia sudah terangkat-angkat dari kasus ini. tapi siapa tahu, masih ada kejadian yang bisa terjadi lagi di masa depan.
 
Wow 😮! Gak tahu apa yang akan terjadi dengan pengacara ini, tapi kayaknya kasus korupsi di masjid itu makin serius 🤯. Perintangan penyidikan sih gak ada aturan sih, tapi di sini punya undang-undang yang jelas aja 😊. Gue rasa penegakan hukum harus makin serius, nggak boleh dipu-pukin oleh uang atau pengaruh orang tua 🤑.
 
kembali
Top