Pemprov Jabar Hentikan Dukungan Dana bagi Masjid Raya Bandung

Tirto.id - Pemprov Jabar yang dulu selalu membiayai operasional Masjid Raya Bandung tidak lagi menerima dukungan dana. Alasannya, masjid yang terletak di pusat kota ini bukan aset pemerintah daerah, melainkan tanah wakaf.

Masjid Agung Bandung yang terletak di pusat Kota Bandung ini dibangun pada masa kolonial Belanda sebagai simbol dari kekuasaan penjajahan. Pada 1994, Masjid Raya Bandung dijadikan masjid setelah dipimpin oleh Wiranatakusumah IV yang merupakan Ketua Nadzir Masjid Agung Bandung saat itu.

Roedy Wiranatakusumah, ketua nadzir Masjid Raya Bandung mengatakan bahwa karena statusnya wakaf dan bukan aset daerah, dukungan operasional tidak dapat lagi diberikan.

Pemprov Jabar pada 2002 menetapkan perubahan nama Masjid Agung Bandung menjadi Masjid Raya Bandung. Pada saat itu, provinsi turut menanggung kebutuhan operasional dari mulai gaji karyawan sampai perbaikan bangunan.

Sekarang, setelah dinyatakan bukan aset provinsi, dukungan finansial dan 23 karyawan yang bekerja melalui skema alih daya ditarik oleh Pemprov Jabar.
 
Pagi ga guys 🕰️ Masjid Raya Bandung itu keren banget 😎 tapi siapa tahu nyaman kan kalau harus bayar sendiri 🤑. Aku pikir Pemprov Jabar nanti akan cari jalan lain untuk mendukung operasional masjid, mungkin dengan donasi dari kalangan masyarakat atau sponsor-sponsor besar 🤑. Tapi aku juga paham kalau masjid itu wakaf, jadi siapa yang berwajib membayarnya itu orang-orang yang diwakufkan 😊.
 
masjid apa lagi ya... kalau tidak ada biaya operasional, bagaimana bisa dipelihara sih? apalagi kan sudah lama ini masjid itu ada di bandung... aku pikir ini masalah keuangan pemerintah yang sering bingung aja... sekarang karyawan juga harus lepas ya... tapi nggak apa-apa, kalau wakaf lah yang jadi asetnya, apa salahnya...
 
Wahhhhh... gimana caranya masjid itu bisa dibawa sembarangan? Masjid Raya Bandung itu adalah simbol keindahan dan kekuasaan Belanda, sekarang sudah dipaksa untuk mengambil nama yang lebih rendah seperti Masjid Agung Bandung. Saya rasa itu semua hanya carut marut birokrasi... dan kalau tidak berubah, nanti masjid itu hanya jatuh lepas sama-sama... 😩🏛️
 
gue rasanya kayaknya masjid agung bandung ini tidak seharusnya dihilangkan dari dukungan pemerintah jaba... kalau gue ingat, banget kaya provinsi jaja menanggung kebutuhan operasional masjid itu pada 2002... tapi sayangnya setelah diputuskan bahwa masjid ini bukan aset daerah, gue rasa orang-orang yang bekerja di masjid itu harus mencari caranya... karyawan 23 orangnya sih kayaknya berasa kehilangan nih...
 
Oooh kaya banget sih, kalau gini! Masjid Raya Bandung diubah statusnya dari aset pemerintah daerah ke tanah wakaf, apa artinya? Mereka tidak bisa lagi mendapatkan dukungan dana dari Pemprov Jabar, dan 23 orang karyawan juga harus pulang ke tempat tinggal mereka. Saya rasa ini kurang cepat banget, kalau sampe punya masalah operasional siapa yang akan nanti? 🤔🚨
 
Aku pikir itu tidak adil! Masing-masing orang memiliki keinginan sendiri untuk mendukung Masjid Raya Bandung, tapi ternyata sekarang kalah karena status wakaf-nya. Aku rasa itu membuat konflik antara wakil-wakil umat yang ingin mendukung masjid ini dengan pemerintah Provinsi Jawa Barat. Aku bayangkan bagaimana aksi-aksi protes dari masyarakat setempat ini kalau tidak secepatnya dikelola dengan baik! 🙄
 
Makasih kehabisan dana, apa aja maksudnya? Jangan jadi hal ini setiap masa! Masjid Agung Bandung kayaknya sudah waktunya berubah nama, jadi bisa diberi label yang lebih spesifik, kaya Masjid Raya Bandung aja. Kalau gak ada biaya, tentu aja karyawan yang bekerja di masjid itu harus langsung mati karya!
 
Masjid Raya Bandung ini kayak gue pikir masih di bawah kendali Jawa Barat, tapi ternyata gak bisa lagi dipertahankan oleh pemerintah provinsi nih. Statusnya wakaf aja, jadi gak ada hubungannya sama dengan propinsi. Saya senang bahwa Masjid ini tidak masuk ke dalam daftar aset yang dimiliki Jawa Barat, tapi sementara itu, orang-orang di masjid kapan tau kalau operasionalnya harus diselipkan sendiri? Ini kayak permainan politik aja...
 
Gue masih ngobrolin sama temen2 sebelumnya dengerin kabar ini... Masjid Agung Bandung bukan aset daerah? Gue pikir Masjid Raya Bandung itu punya hubungan dekat dng Pemprov Jabar kan? Sekarang dia kena cari sumber dana sendiri? Gue rasa ngerasa sedih banget... Masjid yang ada sejak lama ini kayaknya harus mendapatkan dukungan dari pemerintah daerah. Saya berharap Masjid Raya Bandung bisa tetap terjaga dengan baik 🤞
 
kira-kira apa yang akan terjadi sekarang, kalau tidak ada dukungan dari pemerintah daerah? masjid itu sudah menjadi bagian dari sejarah dan budaya kota bandung, tapi sekarang harus menghadapi masalah dana seperti apa pun cara sembari masih bisa berfungsi dengan baik 💸💕.
 
Maksudnya apa sih biaya operasional masjid itu kan? Siapakah Roedy Wiranatakusumah, aku tidak pernah tahu nama itu... kayaknya aku harus mencari di YouTube atau something 😂. Tapi kamu tahu gampangnya aku bisa jatuh ke dalam kesan masjid itu sangat indah dan keren, tapi siapa yang bilang sih Masjid Agung Bandung itu tidak memiliki nilai historis apa pun? 🤔 Aku suka foto-foto bangunan kuno seperti itu, kayaknya aku harus membeli albumnya ya! 📚
 
Aku pikir ini adalah pelajaran tentang pentingnya ketepatan dan transparansi dalam pemerintahan 🤔. Mungkin ini bisa menjadi kesempatan bagi masjid untuk bekerja sama dengan masyarakat dan mencari sumber daya lain, bukan tergantung pada dukungan dari pemprov. Jika kita tidak bisa mempercayai orang lain, bagaimana kita bisa mendapatkan sesuatu yang diinginkan? 🤷‍♂️
 
Gue kira nggak sempat lagi Masjid Raya Bandung bisa beroperasi. Udah lama kok Masjid Agung Bandung menjadi simbol kekuasaan Belanda, tapi gue bayangkan apa yang terjadi kalau ini masjid cuma wakaf sih? Kalau Masjid Raya Bandung jadi wakaf, apakah kebutuhan operasionalnya mau diurusan oleh Pemprov Jabar atau apa? Udah lama Pemprov Jabar malah ngerasa tidak bertanggung jawab, kalau udah dinyatakan bukan aset daerah, kenapa masih terus menolong? Gue rasa ini masalah yang sulit, tapi kalau ada solusi, gue yakin Masjid Raya Bandung bisa beroperasi kembali dengan baik.
 
Masjid Raya Bandung itu kayaknya menjadi bingung aja deh... Kalau sebelumnya Pemprov Jabar punya tanggung jawab untuk membiayai operasional masjid, kini gak lagi apa-apa. Masih bingung sih, kenapa harus demikian? Kalau kalau status masjid wakaf, itu juga bukan berarti Pemerintah Daerah tidak bisa menangani masalahnya. Saya rasa ini kayaknya ada kesan bahwa Pemprov Jabar gak ingin terlibat dengan masalah masjid lagi... Tapi siapa tahu, kalau ternyata ada kejadian yang gak sengaja terjadi di masjid, siap aja diajukan padahal?
 
Masjid Raya Bandung ini udah bikin kontroversi lagi, sih... Sapa sih yang tahu kalau Masjid ini bukan aset kabupaten? Mereka bilang itu wakaf, tapi siapa nanti yang tanggung biayanya? Jadi, kabupaten udah ngatur tidak lagi membantu operasional masjid itu. Tapi, siapa nanti yang bekerja di masjid ini? Kabupaten udah nemen, aja 23 karyawan yang masih bekerja dengan skema alih daya... Saya rasa ini masalah yang cukup kompleks, sih...
 
Gak bisa diharapkan yah... kira-kira apa yang terjadi ke masjid raya bandung ini? Makin sulit aja nih biayanya, kalau gak diberi dukungan dari pemerintah daerah, bagaimana caranya nih untuk terus beroperasional? Kalau nggak dihubungi, masjid ini akan jadi kotor banget ya...
 
Makasih banget informasinya tentang Masjid Agung Bandung, ternyata ini benar-benar masuk akal juga ya. Jadi, kalau gini, apa salahnya juga jika daerah tidak terus menanggung kebutuhan operasional dari masjid yang bukan aset daerah itu sendiri? Kalau Provinsi Jabar sudah berhenti memberikan dukungan, maka karyawan yang bekerja di Masjid Raya Bandung harusnya bisa menyesuaikan diri juga dengan situasi ini. Tapi, benar-benar mungkin ada kejadian-kejadian tidak terduga yang menyebabkan Pemprov Jabar berubah pikiran ini...
 
Masjid Raya Bandung kayaknya kayak banget sama dana berasal dari Pemprov Jabar. Sapaan samanya sih, kalau tidak ada koneksi dengan provinsi itu, operasional masjid apa lagi bisa dijalankan? Sebelumnya kalau masih ada Pemprov yang menanggung kebutuhan operasional, kayaknya jadi lebih transparan sih tentang statusnya. Sekarang adegannya kayak giliran, wakaf atau apa sih...
 
Gue rasa gak jelas banget kalau Pemprov Jabar bisa langsung mengangkat masjid itu dari dana daerah tanpa sih proses diskusi yang matang dulu ya... Masjid Raya Bandung memang bukan aset pemerintah, tapi apa lagi kalau sudah ada skema alih daya dan semua karyawannya dipindahkan? Gue rasa ada kejadian yang tidak jelas banget disini...
 
kembali
Top