Pemprov DKI Jakarta mengoptimalkan program sekolah swasta gratis, dari target 258 sekolah menjadi hanya 100 sekolah. Kepala Bappeda Atika Nur Rahmania menyatakan pemangkasan ini dilakukan karena penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Dalam konferensi pers, Atika menjelaskan bahwa perubahan ini tidak melawan arah peningkatan jumlah sekolah swasta yang terdaftar dalam program. Sebelumnya, Pemprov DKI hanya membiayai 40 sekolah, namun tahun ini target menjadi 100 sekolah.
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menjelaskan bahwa APBD dikenalkan sebesar Rp81,3 triliun dan kemudian dipotong sebesar Rp15 triliun yang sebelumnya berasal dari DBH.
Dalam konferensi pers, Atika menjelaskan bahwa perubahan ini tidak melawan arah peningkatan jumlah sekolah swasta yang terdaftar dalam program. Sebelumnya, Pemprov DKI hanya membiayai 40 sekolah, namun tahun ini target menjadi 100 sekolah.
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menjelaskan bahwa APBD dikenalkan sebesar Rp81,3 triliun dan kemudian dipotong sebesar Rp15 triliun yang sebelumnya berasal dari DBH.