Pemprov DKI Pangkas Target Sekolah Swasta Gratis Jadi Cuma 100

Pemprov DKI Jakarta mengurangi target sekolah swasta gratis untuk tahun 2026. Dengan demikian, 258 sekolah yang dipilih dari awal justru menjadi hanya 100 sekolah saja.

"Kami harus melakukan rasionalisasi jumlah sekolah yang akan mendapatkan bantuan ini karena pengurangan signifikan pada Dana Bagi Hasil (DBH)," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta, Atika Nur Rahmania, saat konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta.

Meskipun demikian, jumlah sekolah swasta yang terpilih untuk mendapatkan bantuan justru bertambah dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Pemprov DKI hanya membiayai 40 sekolah swasta gratis. Sekarang, target menjadi 100 sekolah.

Atika menjelaskan bahwa dana APBD DKI Jakarta dipotong sebesar Rp15 triliun yang sebelumnya berasal dari DBH. Hal ini membuat Pemprov DKI harus melakukan pengurangan target program sekolah swasta gratis.

"Kami akan upayakan sesuai kemampuan keuangan daerah," ujarnya.
 
Gue masih bingung sih, apakah gak masuk akal banget kalau pemerintah jadi lebih parsial dalam memberikan fasilitas kepada sekolah swasta gratis. Mereka bilang dana bagus, tapi sebenarnya apa yang mereka lakukan dengan uang itu? Gue ragu-ragu kalau mereka benar-benar mau menggunakan uang tersebut untuk kepentingan sekolah ataukah hanya buat memenuhi target2an saja. Dan kayaknya tidak ada jawabannya juga 🤔📊
 
Pengurangan target sekolah swasta gratis itu benar-benar jenuh nih... Semua karena dana yang kalian cari-cari, tapi gak perlu juga memotong kebaikan kepada para siswa. Kenapa harus begitu? Apakah sekolah-swala itu tidak penting untuk masyarakat?

Saya pikir 100 sekolah masih banyak, bukannya kurang ya... Mending menggunakan dana yang ada dengan cara yang lebih bijak, gak perlu memotong sumber daya seperti ini. Kalau di tahun-tahun sebelumnya, kalian hanya membiayai 40 sekolah, sekarang target jadi 100? Itu berarti kamu mencari cari-cari dana lagi...
 
Makasih atika dari pemerintah, tapi ngebayangin aja bagaimana kira-kira ini akan mempengaruhi siswa-siswi sekolah swasta gratis? Seperti-nya masih banyak sekolah yang belum bisa mendapatkan biaya operasional sehingga kualitas pendidikan terus jadi bahan perdebatan. Bagaimana caranya atika ini akan rasionalisasikan penyaluran dana dan buat efeknya pada keberlanjutan pendidikan?
 
Gak jadi aja kayak gini, kalau dulu 258 sekolah bisa mendapatkan bantuan, sekarang hanya 100 sekolah aja 😕. Aku pikir ini akan mempengaruhi banyak sekolah swasta yang harus beradaptasi dengan target baru ini. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta bilang pengurangan signifikan pada DBH, tapi aku pikir ini sebenarnya adalah cara untuk mengurangi biaya APBD DKI Jakarta. Aku tidak tahu apakah ini akan efektif atau tidak, tapi aku harap sekolah-sekolah yang terpilih bisa mendapatkan bantuan yang baik dari pemerintah 🤞.
 
Maksudnya siapa tahu. Pengurangan target sekolah swasta gratis di Jakarta ini benar-benar mempermasalahkan banyak orang, tapi sebenarnya sudah dulu ada yang terkecuali dari program ini. Sekarang ada 100 sekolah yang mendapatkan bantuan, tapi gak berarti semuanya bakal bisa. Walaupun demikian, aku rasa masih banyak hal yang perlu ditambahkan ke dalam rencana ini. Misalnya seperti bagaimana caranya sekolah-swasta di Jakarta akan terarah dan tidak sampai ada lagi laporan yang mengatakan mereka sama-sama tidak terurus dengan baik 🤔
 
Wah, kalau tidak salah itu arti apa aja pembagian Dana Bagi Hasil (DBH) yang lebih efektif, ya? Pemprov DKI Jakarta memang harus melakukan penyesuaian karena potongan dana yang cukup besar 🤯. Tapi jangan khawatir, jumlah sekolah swasta yang terpilih untuk mendapatkan bantuan malah jadi banyak, kan?! 100 sekolah saja tapi masih banyak sekali pilihan untuk anak-anak di Jakarta ini 😊. Yang penting adalah pendidikan yang baik dan mendapatkan pendana yang cukup dari APBD DKI. Wajar banget!
 
Makasih dulu ya... sepertinya Pemprov DKI Jakarta justru lagi kesulitan dengan anggaran mereka, kan? Rasanya target sekolah swasta gratis untuk 2026 ini harusnya lebih realistis dan bukan terlalu berlebihan. 100 sekolah masih bisa banget dipenuhi dengin dana yang ada. Tapi, aku punya pendapat, apakah mereka harus memilih sekolah mana yang akan mendapatkan bantuan? Apakah ada kriteria tertentu yang membuat sekolah-swala itu lebih penting daripada yang lain? Aku rasa perlu ada konsultasi dengan komunitas lokal, guru-guru, dan orang tua para murid. Jadi, tidak hanya sekedar Pemprov yang memutuskan siapa aja yang akan mendapatkan bantuan. Kita harus melihat dari perspektif apa yang benar-benar penting untuk masyarakat setempat.
 
Aku rasa ini ngejut banget. Kita bayangin dulu saat masih SMA, kita semua belajar di sekolah swasta gratis. Banyak sekali sekolah swasta yang mendapatkan bantuan itu, jadi kalau kini ada pengurangan targetnya, itu akan sangat berdampak pada banyak siswa.

Aku pikir ini karena dana APBD DKI Jakarta dipotong sebesar Rp15 triliun. Tapi siapa tahu nanti Pemprov DKI Jakarta bisa menemukan cara untuk mengatur anggaran dan bisa memberikan bantuan kepada sekolah swasta lagi.

Aku masih ingat saat-saat belajar di sekolah swasta, itu membuat kita lebih mudah memahami materi-materi yang diajarkan. Sekarang aku khawatir apa yang akan terjadi pada siswa-siswa yang bergantung pada program ini.
 
Mungkin gak ada yang sengaja, tapi 100 sekolah aja udah banyak kan? Mau diapa lagi nih dana yang dipotong itu? 😒 Pemprov DKI udah terus-terusan mengurangi target program sekolah swasta gratis, mungkin nanti gak ada yang bisa kejar-kejaran lagi. Dan siapa yang bilang bahwa Dana Bagi Hasil itu tidak cukup untuk sekolah swasta gratis? 🤷‍♂️
 
gak ngerti apa yang dibicarakan sini... kalau memang dana DBH dipotong, kenapa gak bikin target sekolah swasta gratis jadi 0? sih itu pengurangan signifikan juga ya, tapi apakah benar-benar tidak ada opsi lain? 100 sekolah justru banyak banget, kan?
 
ini gak enak, pemerintah kota DKJ udah ngurangi target sekolah swasta gratis dari 258 menjadi 100, tapi aku bayangin kalau ini aja cara agar tidak ada kelulusan yang banyak lagi, jadi biar dana tidak habis lagi. dan apa sih dengan sekolah2 yang dipilih sebelumnya? apakah mereka bisa beralih ke program lain atau apa? ini gak konsisten sama sekali...
 
kembali
Top