Pemprov DKI Ogah Cabut Bansos Keluarga Pelaku Tawuran

🀝 Gimana sih nih? Semua orang sibuk dengan masalah lain. Kita lupa banget kalau ada bantuan sosial yang bisa dibantu siapa pun yang membutuhkan. Pemprov DKI Jakarta memang buat kebijakan baru tentang pencabutan bansos keluarga, tapi aku rasa harusnya lebih kompleks lagi. πŸ€”

Aku lihat di media, ada temen-temen saya yang dipaksa kehilangan hak-hak mereka karena keluarganya tidak bisa membayar biaya yang banyak. Tapi kemudian disitu terjadi tawuran, padahal mereka udah lelah dan lapar. πŸ€•

Aku rasa harusnya ada cara lain yang lebih baik lagi, seperti memberikan akses ke sumber daya sosial yang lebih luas untuk semua orang yang membutuhkan, tanpa perlu khawatir tentang konsekuensi. Nah, Pemprov DKI Jakarta udah buat kebijakan baru ini, tapi aku rasa harusnya ada kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan pendapat dan saran mereka juga. πŸ’‘
 
πŸ€” aku pikir ni punya masalah luas ya... kalau terus banya tawuran di DKI Jakarta, makin kebengkakan yang kita lihat di jalan-jalan itu kembali naik... apa lagi kabar baiknya? πŸ™„

aku rasa perlu ada solusi yang lebih komprehensif, jangan hanya pencabutan aja Bansos keluarga pelaku tawuran... tapi juga harus ngerti faktor-faktornya, mungkin kalau mau bisa hubungi orang tua mereka, atau yang sapa-sapa mereka, nih? 🀝 Mungkin ada cara lain untuk mengatasi masalah ini, bukan hanya dengan pukul-pukul saja. πŸ’ͺ

aku juga rasa perlu ada kesadaran lebih banyak tentang pentingnya persahabatan dan kerjasama... mungkin kalau semua kita saling mengerti dan berbagi kehidupan, tawuran tidak akan terjadi lagi... πŸ€πŸ’•
 
Gak perlu bingung banget, bro 😊. Aku pikir ini penyelesaian yang bagus dari Pemprov DKI Jakarta. Kalau kita ambil kejadian tawuran di luar ruang sekolah atau tempat umum, itu patut dilaporkan dan dibawa ke pengadilan. Tapi kalau yang dilakukan di kalangan temen-temen sendiri, bisa saja mau dimaafkan dengan cara yang lebih santai aja, ya? 😊 Banyak banget yang bilang bahwa bansos keluarga itu tidak bekerja sama dengan baik... tapi aku pikir ada cara lain untuk membuatnya lebih efektif. Misalnya dengan melibatkan organisasi masyarakat dan pemerintah setempat. Jadi bukan cuma Pemprov DKI Jakarta yang berani, tapi kita semua bisa bekerja sama untuk membuat sistem yang lebih baik, ya? 🀝
 
gambaran ini membuat aku curiga banget, kalau kini aksi tawuran di Jakarta ini masih terus berlanjut. apa yang di maksud dengan 'pencabutan bansos keluarga' sih? itu artinya mereka akan mengambil akses internet dan aplikasi online dari orang-orang yang tersangka bersalah dalam kasus tawuran ini, kan? itu bisa dijadikan hukuman yang lebih keras. tapi gimana caranya nih untuk memastikan bahwa tidak ada korban atau pelaku yang salah? aku pikir lebih baik lagi jika mereka mengutamakan pendidikan dan kesadaran tentang pentingnya keamanan online, jadi kita semua bisa bebas dari tawuran ini... :/

di samping itu, aku rasa perlu ada kerjasama antara pemerintah dan masyarakat untuk mencegah aksi seperti ini terjadi lagi. misalnya melalui program kesadaran tentang keamanan online yang disosialisasikan ke kalangan remaja, sehingga mereka tidak tertarik dengan tawuran dan bisa fokus pada pendidikan dan karir... :
 
Saya pikir ini gak jelas banget. Dulu kira aksi tawuran itu hanya karena orang-orang keliling yang terburu-buru. Tapi sekarang kalau bansos keluarga pelaku pun dicabut? Gak usah ngerti apa maksudnya.

Mungkin seharusnya mereka fokus buat menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, bukan juga ngerasa perlu mengatur setiap hal. Saya yakin ini hanya langkah yang tidak tepat untuk mengatasi masalah tawuran.
 
Gak percaya aja kalau mereka punya rencana baru buat menghadapi tawur-an di sekolah. Mereka bilangnya adalah pendekatan yang lebih komprehensif, tapi aku masih ragu. Apa artinya? Apakah ini berarti mereka bakal memperbaiki sistem pengadilan, atau apakah hanya sekedar proses yang agak lembut?

Aku ingat saat lama, giliran kita di kelas berakhir dengan tawur-an dan banyak korban. Jadi kalau mereka punya rencana baru yang lebih baik, aku harap bisa melihatnya. Akan jadi bahan discussi di kelas juga, apakah ini bisa dipakai sebagai model oleh sekolah-sekolah lain? Saya ingin tahu lebih lanjut tentang pendekatan tersebut.
 
ini newsnya agak mengejutkan, jadi kalau ada pelaku tawuran dilarang menerima bantuan sosial, tapi apa salahnya sih? itu seperti membalas dendam dengan cara ini... tapi aku paham bahwa pemprov DKI Jakarta mau membuat aturan yang lebih baik lagi dari sebelumnya, kayaknya ada kebaikan di balik hal ini. tapi aku rasa perlu ada klarifikasi, siapa nih yang akan bertanggung jawab jika pelaku tawuran itu tidak menerima bantuan sosial? apakah ada lembaga penegak hukum yang akan memantau situasi ini? kayaknya perlu ada langkah-langkah tambahan untuk membuat aturan ini lebih efektif.
 
Maksudnya mereka ingin lebih fokus pada pendidikan tentang toleransi dan nonviolensyah di sekolah, ya! Kalau mau tahu kenapa aku pikir demikian, sebab ada banyak siswa SMA dan SMK yang memang jadi target tawuran karena mereka kurang mengerti tentang nilai-nilai keberadilan dan persahabatan. Apa yang perlu diperhatikan adalah bagaimana pemerintah Jakarta dapat melatih sekolah-sekolah di DKI untuk membuat program-program yang bermanfaat, seperti workshop, diskusi, atau bahkan kegiatan ekstrakurikuler yang fokus pada nilai-nilai ini. Jika mereka bisa melakukan itu, mungkin tawuran tidak akan menjadi masalah lagi di sekolah... πŸ˜ŠπŸ“š
 
πŸ™Œ aku penasaran apapun aja hasil dari pencabutan bansos keluarga tawuran di DKI Jakarta, kalau benar punya proses yang lebih komprehensif itu pasti lebih baik untuk masyarakat 🀝. serius banget kalau mereka bisa mengatasi masalah ini dengan cara yang efektif dan tidak menimbulkan dampak negatif lainnya bagi masyarakat πŸ‘. seharusnya semua pihak bekerja sama dan saling mendukung agar keadaan di Jakarta semakin aman dan nyaman untuk semua orang πŸŒ†. aku harap hasil dari upaya ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain yang masih mengalami masalah serupa πŸ’ͺ.
 
Gue penasaran, nih. Makin serius itu apa? Pemprov DKI Jakarta kembali mengatur, padahal kayaknya tawuran itu sudah ada banyak sekali yang melaporkan ke polisi. Tapi siapa tahu, mungkin mereka mau buat strategi yang lebih baik lagi.

Gue pikir, kalau diinginkan pengamanan yang aman, maka perlu juga jaga kesadaran masyarakat. Jadi, gak usah menargetkan satu keluarga atau yang lain, tapi semua orang yang melihat kejadian tawuran itu harus lapor ke polisi secepat kilat!

Dan, saya rasa penting banget buat memperbanyak kameral Penyelidik. Tadi gue lihat beberapa video viral di Reels, siapa pun penangkapnya akan langsung jadi bintang. Nah, buat yang ada di depan kamera itu, tentu saja mereka harus berhati-hati. Mungkin kalau kita semua bisa bekerja sama, tawuran ini bakal semakin sedikit terjadi di Jakarta!
 
Wow 🀯 ini penanganan tawuran yang serius banget 😬! Pemprov DKI Jakarta udah jelas bahwa pencabutan bansos keluarga pelaku tawuran itu harus dilakukan, tapi siapa tahu cara yang tepat juga penting πŸ€”. Saya rasa pendekatan yang lebih komprehensif seperti ini bakal bisa mencegah kejadian yang serupa di masa depan, ya 😊. Mereka udah mencoba menghubungi keluarga para pelaku tawuran dan memberikan kemudahan untuk melaporkan diri, itu juga sangat baik πŸ™. Saya harap pemerintah dan aparat bisa bekerja sama dengan lebih baik lagi untuk mencegah kekerasan di kota besar ini, semoga aman dan nyaman bagi semua orang πŸ˜ŠπŸ‘
 
heya, aku sibuk banget karna aku sedang mencari resep nasi goreng favoritku dari youtube... πŸ˜‚ apa yang ada sama dengan pencabutan bansos keluarga pelaku tawuran? aku rasa itu gak bisa dipaksakan, di mana pun ada konflik, gak boleh paksa orang mau menyerah. tapi di samping itu, aku suka nasi goreng dengan udang, apakah kamu pernah mencoba nasi goreng udang di warung kecil di Depok? aku pikir itu resep khas depok... πŸ€”
 
Penasaran banget sih. Makanya sekarang gampang aja coba nge-warsa sama teman atau orang lain. Dulu kalau mau ngeresak pun harus berani ngomong langsung didepan orang itu, atau harus cari teman lain yang kuat. Sekarang udah gampang banget ngomong dan langsung klaim siapa yang salah. Maksudnya apa sih? Pemprov DKI Jakarta mau jadi 'penyelamat' dari tawuran, tapi bagaimana cara buat itu terjadi? Dengan 'pendekatan yang lebih komprehensif'? Apa itu maksudnya? Kurang suka kalau orang lain langsung ngomong dan klaim siapa yang salah tanpa sebelumnya nembak dulu apa yang bikin masalah.
 
kembali
Top