Pemprov DKI mengajukan evaluasi ulang perizinan Party Station Lenteng Agung di Kartika One Hotel, Jakarta Selatan. Tempat hiburan malam itu mendapat penolakan dari warga Kampung Sawah yang merasa tempat tersebut jadi sumber maksiat dan merusak nilai-nilai kearifan lokal.
Dalam rapat koordinasi internal, Pemprov DKI menindaklanjuti penolakan keras warga. "Saat ini, kami sedang melakukan evaluasi ulang izin yang ada untuk memastikan tidak melanggar aturan zonasi dan norma lingkungan," kata Chico Hakim, staf khusus gubernur dan wakil gubernur Jakarta.
Pemprov DKI menghormati aspirasi masyarakat serta nilai-nilai kearifan lokal. Mereka akan memprioritaskan keamanan dan ketenteraman masyarakat di lokasi tersebut.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma, sudah bersiaga untuk mengamankan demonstrasi pada malam hari tepatnya jam buka operasi Party Station. Warga Kampung Sawah juga mengancam akan kembali menggelar aksi demo yang lebih besar jika tidak segera menutup Party Station Kartika One Hotel.
Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi, mengatakan warga turun ke jalan karena mengetahui bahwa kampung lahirnya sudah dijadikan sebagai tempat maksiat. "Kalau bisa tutup. Jika tidak warga tidak akan segan-segan untuk besok turun melakukan aksi unjuk rasa lagi," katanya.
Pemprov DKI akan mengutamakan keamanan dan ketenteraman masyarakat di lokasi tersebut.
Dalam rapat koordinasi internal, Pemprov DKI menindaklanjuti penolakan keras warga. "Saat ini, kami sedang melakukan evaluasi ulang izin yang ada untuk memastikan tidak melanggar aturan zonasi dan norma lingkungan," kata Chico Hakim, staf khusus gubernur dan wakil gubernur Jakarta.
Pemprov DKI menghormati aspirasi masyarakat serta nilai-nilai kearifan lokal. Mereka akan memprioritaskan keamanan dan ketenteraman masyarakat di lokasi tersebut.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma, sudah bersiaga untuk mengamankan demonstrasi pada malam hari tepatnya jam buka operasi Party Station. Warga Kampung Sawah juga mengancam akan kembali menggelar aksi demo yang lebih besar jika tidak segera menutup Party Station Kartika One Hotel.
Wakil Ketua RW 02 Kampung Sawah, Achmad Fauzi, mengatakan warga turun ke jalan karena mengetahui bahwa kampung lahirnya sudah dijadikan sebagai tempat maksiat. "Kalau bisa tutup. Jika tidak warga tidak akan segan-segan untuk besok turun melakukan aksi unjuk rasa lagi," katanya.
Pemprov DKI akan mengutamakan keamanan dan ketenteraman masyarakat di lokasi tersebut.