Pemprov DKI Evaluasi Izin Party Station Lenteng Agung

Pemprov DKI Jaga Keamanan dan Ketertiban di Tempat Hiburan Malam Lenteng Agung

Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI) Jakarta memutuskan untuk mengevaluasi ulang izin operasional Party Station Lenteng Agung di Hotel Kartika One. Tempat hiburan malam itu kebetulan menjadi sasarannya warga Kampung Sawah, Jagakarsa yang mendakwa tempat tersebut berpotensi mengganggu kearifan lokal dan norma lingkungan.

Menurut Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi ulang izin yang ada untuk memastikan tidak melanggar aturan zonasi, Perda tentang ketertiban umum, serta norma lingkungan. Ini berarti bahwa pihaknya menghormati dan memprioritaskan aspirasi dari masyarakat serta nilai-nilai kearifan lokal.

"Kami akan mengevaluasi ulang izin yang ada, memastikan tidak melanggar aturan zonasi, Perda tentang ketertiban umum, dan norma lingkungan," kata Chico Hakim dalam pernyataannya seperti diberitakan Antara.

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta sedang menindaklanjuti dengan rapat koordinasi internal, termasuk pembahasan perizinan industri pariwisata dan tempat hiburan malam (THM) di lokasi tersebut. Bahkan, Kepolisian juga sudah mendorong mediasi antara manajemen hotel dan warga.

Namun, Chico menekankan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan mengutamakan keamanan dan ketenteraman masyarakat. Ini merupakan tindak lanjut dari penolakan keras dari ratusan warga Kampung Sawah terhadap operasional tempat hiburan malam itu.

Tentu saja, warga Kampung Sawah telah menuntut agar pihak berwenang segera menutup Party Station Kartika One Hotel karena kekhawatiran mereka bahwa tempat tersebut akan mengganggu norma lingkungan dan kearifan lokal.
 
Hehehe, siapa tahu kalau Party Station Lenteng Agung malah menjadi sumber inspirasi bagi wisatawan untuk mencoba makanan khas Kampung Sawah... seperti gudeg atau krupuk! Tapi serius, aku rasa pihak Pemprov DKI Jakarta harusnya ambil kebijakan yang bijak, jangan biarkan tempat hiburan malam itu menjadi penyebab perdebatan di Kampung Sawah. Mungkin ada cara untuk membuat tempat tersebut lebih ramah lingkungan dan warga... seperti mengubah desain interiornya atau memasang sistem pengelolaan limbah yang baik!
 
nggak percaya kalau party malam di Lenteng Agung itu memang bakal nggak aman untuk warga Kampung Sawah, deh πŸ€•. apalagi jika masyarakat already panik banget tentang isu tersebut... pemerintah provinsi DKI Jakarta sih udah mulai mengevaluasi ulang izin operasional party malam itu, tapi siapa tahu masih ada kekhawatiran yang sama lagi nih πŸ€”. dan kalau tidak, ayo kapan aja pemerintah jadi serius banget melindungi warga Kampung Sawah dari dampak negatif party malam di Lenteng Agung... tapi sepertinya masih perlu banyak upaya lagi 😟.
 
πŸ€” Kalau nggak salah, ternyata orang-orang di Jakarta sedang panikkan diri tentang party malam di Lenteng Agung πŸ˜…. Aku pikir ini cerita yang sama dengan cinta yang baru saja pecah πŸ’˜. Dua pihak punya pandangan yang berbeda-beda 🀝. Tapi, apa yang penting adalah keamanan dan ketertiban masyarakat πŸ”’.

Aku pikir ini bukan tentang party malam aja, tapi tentang bagaimana kita bisa bersatulah 😊. Kita harus bisa membayangkan diri sendiri di situasi tersebut πŸŒƒ. Bagaimana kita akan merasa kalau kita ada di sana? Apakah kita akan merasa nyaman dan aman? πŸ€”

Tapi, aku juga pikir ini tentang nilai-nilai yang kita miliki sebagai masyarakat 🌟. Kita harus bisa menjaga norma lingkungan dan kearifan lokal 🌿. Tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk generasi masa depan kita πŸ‘Ά.

Jadi, aku harap pihak berwenang bisa menemukan keseimbangan antara keamanan dan ketertiban dengan nilai-nilai kearifan lokal πŸ’‘. Semoga ada solusi yang baik bagi semua pihak πŸ™.
 
Kalau dahulu ini, ada club kubis di malam hari, gak ada masalah sama sekali! Sekarang, warga Kampung Sawah keberatan apa-apa, sampai pemerintah provinsi DKI Jakarta harus ngadopsi kekhawatiran mereka. Nah, gak salah juga ya, kalau kita ingin menjaga ketertiban dan kearifan lokal, kita harus memperhatikan aspirasi dari masyarakat. Tapi, di sisi lain, kalau tempat hiburan malam itu menutup, gak ada kerjaan sama sama sekali! Yang jadi masalah adalah, di mana sih solusinya? Mungkin kan, pemerintah provinsi DKI Jakarta bisa membuat aturan yang lebih baik, bukan hanya memperhatikan kekhawatiran warga saja.
 
omg banget! kenapa harus ada party station di dekat kampung sawah? kalau gak sengaja akan mengganggu masyarakat, makanya harus dipastikan dulu bahwa tempat hiburan malam itu tidak melanggar aturan zonasi dan perda tentang ketertiban umum. kita jangan biarkan kekhawatiran warga Kampung Sawah sembari dijadikan alasan untuk menutup tempat hiburan malam itu. tapi, aku pikir pihak berwenang harus lebih teliti lagi sebelum membuat keputusan seperti ini. toh, ada solusi lain yang bisa dipertimbangkan? 😊
 
ini newsnya keren banget! tapi gue pikir apa yang dijadi dengan party station lenteng agung? apakah pihak berwenang jadi mau tertawa dengan warga kampung sawah ya? ini malam-malamnya jadi masalah besar, warga punya hak untuk dihormati dan tidak ingin ada tempat hiburan malam yang mengganggu kehidupan mereka.
 
Pernah pikir kalau tempat hiburan malam seperti ini benar-benar dibutuhkan? Bayangkan aja, Kampung Sawah udah ada masalah dengan tempat hiburan yang lain, kemudian nanti lagi kayak ini... Masyarakat Jakarta udah cukup capek dengan masalah lainnya, gimana kalau kita fokus pada solusi yang lebih baik, seperti pembangunan fasilitas umum atau pelayanan kesehatan? Saya pikir Pemprov DKI Jakarta harus lebih cermat dalam menilai apakah tempat hiburan malam itu benar-benar mendukung masyarakat. πŸ€”
 
omg apa kabar ini? party station lenteng agung mau di tutup aja karena warga kampung sawah asuh, tapi tapi gak ada bukti sih kalau tempat itu benar-benar ganggu norma lingkungan... mungkin kira-kira warga kampung sawah udah lelah sama hal ini deh? sampe pemerintah provinsi jakarta harus mengevaluasi ulang izin operasional party station tersebut, tapi gak tahu apa yang benar dan apa yang salah... tapi aku pikir pihak hotel kartika one udah harus lebih teliti dalam memilih tempat hiburan malam di dekat rumah warga, jadi gak bisa membuat warga merasa tidak nyaman lagi...
 
Pokoknya, kalau ada kesan yang nggak enak dari party malam itu, saya setuju aja dengan warga Kampung Sawah. Tapi, juga harus diingat bahwa tempat hiburan malam itu nggak hanya sekedar hiburan, tapi juga penghasil pendapatan bagi banyak orang. Jadi, perlu ada jalan tengah yang tepat agar tidak terjadi masalah, ya? πŸ€”
 
Haha, gue pikir ini bakalan jadi perbincangan hangat di diskusi online! πŸ€” Mau tahu siapa yang benar? πŸ€·β€β™‚οΈ Pemprov DKI Jakarta udah memutuskan untuk mengevaluasi ulang izin Party Station Lenteng Agung.

Makasih kaya, saya punya data yang bikin kayaknya makin jelas! πŸ“Š Berdasarkan laporan dari Pemprov DKI Jakarta, pada tahun 2022, ada lebih dari 300.000 wisatawan yang kunjungi hotel Kartika One di Lenteng Agung.

Tapi, gue lihat warga Kampung Sawah punya kekhawatiran yang serius! πŸ€• Mereka khawatir bahwa Party Station itu bakal mengganggu norma lingkungan dan kearifan lokal.

Saya tahu, ini perbincangan yang bikin kayaknya seru! πŸŽ‰ Tapi, apa yang kamu pikir? Kalian siapa yang benar? 😁
 
kembali
Top