Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Rasuna Said, Jakarta Selatan, akan dilakukan malam hari untuk menghindari gangguan lalu lintas. Ini dilansir dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, yang menyatakan rencana pihaknya adalah melakukan pembongkaran dengan waktu 'window times', yaitu malam hari.
"Kami akan melakukan pengalihan arus lalu lintas saat pembongkaran dilakukan. Di sana ada dua lajur, ada jalur lambat dan ada jalur cepat," katanya.
Syafrin menjelaskan bahwa alat berat akan dipindahkan ke sisi jalur lambat dan jalur cepat tetap berfungsi, sehingga tidak ada penutupan jalan. Pembongkaran monorel yang mangkrak ini dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah Jakarta dan dilakukan oleh Dinas Bina Marga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa pembongkaran monorel akan dilakukan minggu ketiga, tapi hari apa itu masih belum tentu. "Untuk pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan," katanya.
Pramono juga menegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan selama pembongkaran dilakukan. Ini dilakukan berdasarkan pengalaman yang telah dimiliki oleh Dinas Bina Marga dan Pemerintah Jakarta dalam melakukan pembongkaran infrastruktur lainnya.
"Kami akan melakukan pengalihan arus lalu lintas saat pembongkaran dilakukan. Di sana ada dua lajur, ada jalur lambat dan ada jalur cepat," katanya.
Syafrin menjelaskan bahwa alat berat akan dipindahkan ke sisi jalur lambat dan jalur cepat tetap berfungsi, sehingga tidak ada penutupan jalan. Pembongkaran monorel yang mangkrak ini dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah Jakarta dan dilakukan oleh Dinas Bina Marga.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa pembongkaran monorel akan dilakukan minggu ketiga, tapi hari apa itu masih belum tentu. "Untuk pembongkaran monorel akan kami lakukan minggu ketiga, apakah hari Selasa atau Rabu depan," katanya.
Pramono juga menegaskan bahwa tidak ada penutupan jalan selama pembongkaran dilakukan. Ini dilakukan berdasarkan pengalaman yang telah dimiliki oleh Dinas Bina Marga dan Pemerintah Jakarta dalam melakukan pembongkaran infrastruktur lainnya.