Pemerintah Aceh kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi ke ketiga kalinya, selama 14 hari. Gubernur Muzakir Manaf menyatakan perlu dilakukan langkah darurat untuk mengejar ketertinggalan penanganan di wilayah-wilayah yang belum tersentuh optimal.
Pemulihan pascabencana belum berjalan optimal, terdampak oleh kemampuan produksi logistik daerah terdampak belum pulih. Akses transportasi masih terputus, lambatnya layanan publik dan administrasi pemerintahan juga menjadi hambatan.
Perpanjangan darurat ini difokuskan pada percepatan pembersihan lingkungan, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta perbaikan akses jalan dan jembatan. Gubernur Muzakir menginstruksikan pemulihan jalan dan jembatan dilakukan segera agar konektivitas masyarakat kembali normal.
Selain itu, dia juga mengajak seluruh unsur untuk memperkuat kolaborasi demi mempercepat pemulihan Aceh. Targetnya adalah sekolah, permukiman, fasilitas publik, serta roda perekonomian warga dapat segera kembali berjalan normal.
Pemerintah akan terus hadir dan memastikan proses pemulihan berjalan sebaik-baiknya. Perpanjangan darurat ini menjadi pengingat bahwa bencana hidrometeorologi di Aceh belum sepenuhnya berlalu dan pemulihan menyeluruh masih berpacu dengan waktu.
Pemulihan pascabencana belum berjalan optimal, terdampak oleh kemampuan produksi logistik daerah terdampak belum pulih. Akses transportasi masih terputus, lambatnya layanan publik dan administrasi pemerintahan juga menjadi hambatan.
Perpanjangan darurat ini difokuskan pada percepatan pembersihan lingkungan, distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan, serta perbaikan akses jalan dan jembatan. Gubernur Muzakir menginstruksikan pemulihan jalan dan jembatan dilakukan segera agar konektivitas masyarakat kembali normal.
Selain itu, dia juga mengajak seluruh unsur untuk memperkuat kolaborasi demi mempercepat pemulihan Aceh. Targetnya adalah sekolah, permukiman, fasilitas publik, serta roda perekonomian warga dapat segera kembali berjalan normal.
Pemerintah akan terus hadir dan memastikan proses pemulihan berjalan sebaik-baiknya. Perpanjangan darurat ini menjadi pengingat bahwa bencana hidrometeorologi di Aceh belum sepenuhnya berlalu dan pemulihan menyeluruh masih berpacu dengan waktu.