Pemkot Tangsel Alihkan Pembuangan 200 Ton Sampah ke Cileungsi

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengumumkan bahwa pemerintah kota akan menyalipkan pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi. Sampah 200 ton per hari akan dikirim ke Cileungsi selama 14 hari mulai Rabu ini. Langkah ini diambil untuk menghindari tumpukan sampah di pemukiman dan ruang publik.

Benyamin mengatakan, pihaknya telah menyusun rencana untuk mengatasi masalah ini. Ia instruksikan semua jajaran untuk bergerak cepat dan terkoordinasi. Penanganan titik prioritas, pengaturan ritase armada, dan penguatan pengelolaan di tingkat hulu dilakukan.

Benyamin juga meminta warga untuk tetap tenang dan tidak panik menghadapi situasi ini. Ia menekankan bahwa persoalan sampah adalah tanggung jawab pemerintah sepenuhnya dan tidak akan dibebankan kepada masyarakat.

Saat ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang telah menghentikan sementara pengiriman sampah dari Tangsel ke TPSA Cilowong. Evaluasi difokuskan pada kesiapan teknis di TPSA Cilowong serta penerimaan masyarakat sekitar.

Benyamin berharap langkah ini dapat membantu menghindari dampak positif yang muncul akibat penghentian pengiriman sampah. Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak akan menyerah dalam menghadapi persoalan sampah ini.

"Kondisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dan berkelanjutan, agar ke depan Tangsel memiliki kemandirian dalam pengelolaan limbah," kata Benyamin.
 
Mau banget aja nih, apa yang terjadi di Tangsel. Sampah 200 ton per hari itu makin ngasar, siapa suda harus jawabnya? Masyarakat Tangsel udah capek dengan sampah di jalan dan di rumah, kayaknya pemerintah harus ambil tindakan drastis seperti ini. Sama-sama aja, kalau ada masalah, jawabannya siapa suda tahu, tapi apa yang terjadi sekarang? Sampah udah makin ngasar, siapa suda harus nolakin.
 
kalah, sampe sisa bapak benyamin dah kabarin pemerintahnya bakal menyalipkan sampah dari tangsel ke cilowong. apa lagi kalau warga di tangsel diharuskan jalan-jalan ke cilowong itu. kan lebih jauh dan biar-biar sampe 14 hari aja, aku udah capek juga... 🤯🚮
 
aku pikir ini salah jalan banget, mengapa pemerintah harus membuat masalah sampah semakin parah? kan sudah ada banyak solusi yang bisa diadopsi dari kota-kota lain seperti itu, misalnya menggunakan teknologi pembuangan sampah modern dan efisien. tapi malah dipilih untuk menyalipkan sampah ke tempat yang jauh dari pemukiman, begitu aja tanpa memikirkan dampaknya pada masyarakat. aku rasa ini lebih masalah di masa depan daripada sekarang.
 
Gampang banget aja ya, pemerintahnya mau ngeresa sampah yang banyak ke daerah lain. Cileungsi aja harus siap-siap dulu, kan? Sampah 200 ton per hari, itu beratnya kayak kapal! Berapa gampangnya mereka mau mengirimkan sampah itu ke sana? Dan siapa yang akan ngajak-adjak warga Tangsel ini untuk dikejar aja sampah-sampahnya?
 
aku pikir wali kota benyamin davyne ini kayaknya udah capek banget dngan sampah di tangsel 😅. tapi aku setuju, kita harus cepat aja menyelesaikan masalah ini dan jangan biarkan sampe gini lagi. aku rasa pemerintah kota harus fokus banget pada penanganan ini, mulai dari pengelolaan sampah di tingkat hulu, pengaturan ritase armada, hingga peningkatan penguatan di bidang lingkungan hidup. dan yang terpenting warga juga harus ikut berpartisipasi, kita harus belajar mengelolanya sendiri 🌱👍
 
Pemutusan pengiriman sampah ke Cilowong ternyata buat apa? Sampah semakin banyak lagi di daerah Tangsel. Apalagi gak ada yang siap menangani sampahnya, kayak gini. Pihak pemerintah kota harus siap menangani masalah ini dari sumber. Tapi, gak ada kabar bahwa mereka sudah menemukan solusi yang tepat. Sampah semakin berpotensi menjadi bencana.
 
Sampah lagi ke Cileungsi ni... Kenapa gini? Belum ada solusi yang sebenarnya di Jakarta atau Tangsel aja. Mereka cuma cari cara mengalihkan masalahnya saja. Cileungsi kaya aja, tapi kenapa harus bawa sampah dari tangsel? Kita biarkan TPSA Cilowong saja menangani sendiri ya...
 
Hmm, aku pikir ini gampang-galat kan? Aku rasa Cileungsi tidak siap untuk menerima 200 ton sampah setiap hari! Aku khawatir ariwana yang masuk ke sana akan makin buruk juga. Aku ingin tahu, benyamin apa rencananya nanti kalau sistem ini gagal?
 
kira-kira aja apa yang diharapkan ya? orang Indonesia udh jujur sini, kita nyari solusi deh! sampah yang banyak pasti masalah, tapi kalau gak ada tindakan pasti makin parah juga. Benyamin benar-benar usaha deh, mulai dari pembuangan sampah ke wilayah Cileungsi dan lain-lain. sederhana deh tapi bisa berdampak besar! warga Tangsel harus tetap sabar dan mengharapkan solusi yang tepat deh 🙏
 
kaya gitu beni.. sambung aja sampah ke cileungsi, siapa tahu bermanfaat nanti... mungkin kalau punya penghasilan dari ikan di sungai cileungsi... 🐟💦 sambung aja dan koreksi siapa yang memutus pengiriman sampeh... dlnh kota serang ya... toh apa lagi yang bisa dipikirin nih... 😂
 
Okeeh, kabar gembira kok, Wali Kota Tangsel ngerampok sumber sampah 200 ton hari 🤯. Aku rasa itu sangat tidak tepat, tapi mungkin mereka berharap bisa menghindari tumpukan sampah di pemukiman. Tapi, benar-benar bagaimana caranya? Mereka tidak bilang bagaimana pengelolaan sampah yang lebih baik atau apa yang sudah ada sebelumnya, hanya sekedar ganti-ganti sampah ke tempat lain 🤔.

Dan, warga diperintahkan untuk tetap tenang? Gimana nih? Jangan panik sih tapi jangan terburu-buru juga. Aku pikir mereka harus memberikan solusi yang lebih baik, bukan hanya memindahkan masalah ke tempat lain 💡.
 
Udah kayaknya masalah sampah di Tangsel dibawa pulang ke Cileungsi 😒. Aku pikir walaupun memaksa, tapi setidaknya kalau sampah dihancurkan dulu, tidak akan menumpuk di pemukiman lagi, kan? 🤔 Tapi, aku juga rasa ini masalah yang sengaja buat pemerintah, bukan masalah yang sebenarnya. Sampah itu bukan hal kecil, tapi kalau kita terus-terusan bikin masalahnya begitu besar, mungkin harus cari jalan baru, ya? 🤷‍♂️

Aku juga khawatir apa nanti kalau warga Tangsel tidak puas dengan pengelolaan sampah di Cileungsi. Mereka akan panik aja dan tidak tenang, seperti yang kata Wali Kota benar-benar salah, tapi aku rasa ini salah paham, ya? 🤦‍♂️ Kalau sampah itu masih banyak, warga Tangsel juga akan menumpuk di rumah-rumah mereka, kan? 🤷‍♂️
 
omong omong, gini nih... aku pikir pemerintah harus serius banget dng mengatasi masalah sampah di Tangsel. 200 ton sampah per hari? itu terlalu banyak! tapi aku setuju aja, langkah ini harus diambil. Cileungsi tidak akan menjadi kota sampah, tapi aku harap warga Tangsel tidak terlalu panik dng hal ini. kita harus lebih fokus pada solusi dan bukan hanya masalahnya aja. sampe-sampet!
 
Pangkat buku buku ini, wargatangsel memang harus benar-benar peduli dengan sampah yang dihasilkan dari segala sumber ya! Semoga mereka bisa mengatur semuanya dengan baik dan tidak terjadi tumpukan sampah yang bikin kota jadi tempat buruk-buruk saja 🤯. Yang penting adalah pemerintah bisa mengelola masalah ini dengan baik dan secepat mungkin, jangan membiarkan sampeyan menjadi warga yang serasa dipikul beban sampah aja 😩.
 
🙏 Gak sabar juga sih dengan pembuangan sampah yang sering bikin polusi di Jatim 🌳. Wali Kota Tangsel benar-benar gokil banget kalo dia punya solusi yang efisien dan berkelanjutan untuk mengelola sampahnya 😊. 200 ton per hari? Gak bisa dipikirkan sih, kalau ada teknologi yang bisa mengurangkan volume sampah kita harus gunainya 🤖. Dan benar-benar keren banget kan jika pemerintah Kota Tangerang Selatan punya rencana untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh? 🙌
 
omg ini kondisi sampah di tangsel jadi semakin parah! siapa tahu aku nanti harus datang ke cileungsi untuk membantu berburu sampah yang mengapun! tapi aih kalau bisa pemerintah langsung menyelesaikan masalah ini segera aja biar warga tidak repot lagi 😩. aku rasa ada satu hal yang penting, yaitu ketersediaan transportasi umum di tangsel jadi lebih baik aja sih, kalau transportasi umum mau kita hubungi maka sampah pun akan terangkat dari tanah 🚮.
 
omong-omong aki di Tangsel, dia jujur sampe sini udah banget sekali masalah sampah di wilayahnya 🤯. kalo jadi begitu, mungkin pemerintah yang harus bantu-bantu mereka ngatur sistem pengelolaan limbah. tapi, walaupun aki Benyamin mengatakan pasif itu akan diatasi sepenuhnya, aku rasa udah waktunya goresan langsung dari dewan kota. aku harap ini bukan contoh bagaimana cara berpemerintahan yang baik di Indonesia 🤔
 
OH IYAH, ITU NYA BISA BAIK NYA! MASA Pemerintah Kota Tangsel NGOMONG CEPATNYA NGATAP MASALAH SAMPAH NYA! TIDAK PERLU WARGA NGEMBUN-GEMBUN, KARENA Pemerintah SDH MEMIKIRNYA Dulu. TAPI AKU BINGUNG NYA, APA ITU ARTINYA NYA NGATAP SESATU MASALAH SAMPAH NYA JADI KETUA MASALAH LAIN YA?
 
kembali
Top