Bencana banjir dan longsor di Depok, warga diwaspadai. Pelaksana tugas Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyatakan bahwa genangan di jalan dan permukiman, kenaikan debit sungai dan kali secara cepat, serta saluran air meluap akibat tersumbat merupakan potensi bencana saat hujan turun dengan durasi panjang. Selain itu, perlu diwaspadai tanah labil yang berisiko longsor, serta pohon tumbang yang dapat mengganggu akses masyarakat.
Area rawan juga perlu dihindari, seperti underpass atau wilayah cekungan, lokasi yang terlalu dekat dengan aliran sungai atau kali, permukiman padat dengan drainase kecil, lereng tebing atau bantaran, serta kawasan dengan saluran air yang dipenuhi sampah. Menurut Yodi, DPUPR Kota Depok telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk mengerahkan seluruh Satuan Tugas dan armada untuk penanganan di lapangan.
Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan sedimen di kali dan saluran, normalisasi titik-titik sumbatan, kesiapsiagaan personel dan alat di lokasi prioritas, serta penanganan darurat sesuai kebutuhan. Yodi menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
Area rawan juga perlu dihindari, seperti underpass atau wilayah cekungan, lokasi yang terlalu dekat dengan aliran sungai atau kali, permukiman padat dengan drainase kecil, lereng tebing atau bantaran, serta kawasan dengan saluran air yang dipenuhi sampah. Menurut Yodi, DPUPR Kota Depok telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk mengerahkan seluruh Satuan Tugas dan armada untuk penanganan di lapangan.
Upaya yang dilakukan meliputi pembersihan sedimen di kali dan saluran, normalisasi titik-titik sumbatan, kesiapsiagaan personel dan alat di lokasi prioritas, serta penanganan darurat sesuai kebutuhan. Yodi menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke saluran air.