Pemerintah akan menerapkan sistem WFA (Werk from Anywhere) pada akhir pekan pertama lebaran tahun 2026, yaitu tanggal 16-17, 25-27 Maret. Dengan demikian, warga diperbolehkan bekerja dari mana saja, tanpa harus menghadapi batasan geografis.
Menurut Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, penerapan WFA dilakukan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Ia meminta masyarakat untuk membajak kesempatan ini dan menggunakan waktu liburan untuk melakukan berbagai kegiatan ekonomi.
Untuk mendukung perencanaan WFA, pemerintah akan mengeluarkan beberapa stimulus ekonomi. Beberapa di antaranya adalah diskon tarif tiket kereta api sebesar 30 persen, diskon tarif kapal 30 persen, serta diskon tarif pesawat 17-18 persen.
Namun, pengusaha pariwisata Chairul Tanjung mengetawa dengan mengatakan bahwa mobilitas masyarakat saat periode liburan meningkat drastis. Ia juga menyebutkan bahwa usaha perhotelannya akan meningkat saat periode liburan.
Menurut Airlangga, Indonesia adalah salah satu anomali di kalangan pengusaha pariwisata. Saat liburan, mobilitas masyarakat meningkat, sehingga kegiatan ekonomi turut meningkat. Oleh karena itu, pemerintah harus mendukung perencanaan WFA agar dapat memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia.
Jadi, warga yang ingin merencanakan liburan saat periode WFA tersebut disarankan untuk memanfaatkan kesempatan ini. Pemerintah juga diharapkan dapat melakukan perencanaan yang lebih baik untuk mendukung kegiatan ekonomi selama periode liburan.
Menurut Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto, penerapan WFA dilakukan untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. Ia meminta masyarakat untuk membajak kesempatan ini dan menggunakan waktu liburan untuk melakukan berbagai kegiatan ekonomi.
Untuk mendukung perencanaan WFA, pemerintah akan mengeluarkan beberapa stimulus ekonomi. Beberapa di antaranya adalah diskon tarif tiket kereta api sebesar 30 persen, diskon tarif kapal 30 persen, serta diskon tarif pesawat 17-18 persen.
Namun, pengusaha pariwisata Chairul Tanjung mengetawa dengan mengatakan bahwa mobilitas masyarakat saat periode liburan meningkat drastis. Ia juga menyebutkan bahwa usaha perhotelannya akan meningkat saat periode liburan.
Menurut Airlangga, Indonesia adalah salah satu anomali di kalangan pengusaha pariwisata. Saat liburan, mobilitas masyarakat meningkat, sehingga kegiatan ekonomi turut meningkat. Oleh karena itu, pemerintah harus mendukung perencanaan WFA agar dapat memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia.
Jadi, warga yang ingin merencanakan liburan saat periode WFA tersebut disarankan untuk memanfaatkan kesempatan ini. Pemerintah juga diharapkan dapat melakukan perencanaan yang lebih baik untuk mendukung kegiatan ekonomi selama periode liburan.