Pemerintah Akan Beri Rp5 Juta per Keluarga Korban Bencana Sumatra

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengumumkan bahwa pemerintah akan memberikan bantuan Rp5 juta per keluarga korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra. Bantuan ini diberikan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi.

Bantuan tersebut berdasarkan pada data yang ditandatangani oleh kepala daerah terdampak dan diverifikasi oleh BNPB. "Tentu diharapkan ini bisa membuat keluarga-keluarga terdampak secara bertahap kembali pulih lewat usaha-usaha rintisan atau peningkatan keterampilan," kata Gus Ipul.

Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar alias Cak Imin juga menyatakan bahwa bantuan tersebut diberikan untuk pemberdayaan masyarakat. "Setelah rehabilitas rekonstruksi, ada namanya Rp5 juta untuk pemberdayaan. Nah pemberdayaan itulah lintas kementerian dan sektor bersama-sama saling bersinergi, menambah, memperkuat," kata Cak Imin.

Per Selasa kemarin, BNPB mengumumkan jumlah korban meninggal dalam bencana banjir dan tanah longsor di Sumatra menjadi 1.178 jiwa. Sementara itu, jumlah pengungsi yang turun menjadi 242.174 jiwa.

Namun, perlu diingat bahwa bantuan tersebut masih dalam tahap awal dan akan terus diselidiki oleh pemerintah untuk memastikan keberhasilan program tersebut.
 
Gak bisa tahan, sih.. Rp5 juta itu sebenarnya masih gampang banget. Saya pikir lebih baik diinvestasikan pada program pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan, seperti jalan-jalan yang lebih kuat atau sistem irigasi yang lebih efisien. Maka nanti korban bencana itu bisa kembali hidup dengan lebih stabil dan tidak terburu-buru lagi. Dan kalau benar-benar diinginkan pemberdayaan masyarakat, gak perlu tunggu beliau (gus ipul) mengumumkan apa pun, deh kan kita udah lihat kekurangan infrastruktur di Sumatra ini dari jauh.
 
Pikirannya apa sih? Menteri Sosial dan Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat yang sama-sama menyetujui bantuan Rp5 juta per keluarga korban banjir dan tanah longsor itu, tapi sepertinya tidak ada rinciannya. Misalnya, di mana aja nanti dikeluarkan uang itu? Apakah ini cuma sekedar proyek promosi atau apa yang pasti seharusnya dilakukan untuk pemberdayaan masyarakat?
 
Aku dengerin kabar gembira tentang bantuan Rp5 juta keluarga korban banjir & tanah longsor di Sumatra . Mau nggak cerdas, kalau kita ngawasi data dan kemudian memberikan bantuan seperti ini. Yang penting, nanti keluarga terdampak bisa kembali pulih lewat kerja kerasnya sendiri. Tapi, aku malah pikirin apa sih yang dibutuhkan oleh keluarga-keluarganya setelah banjir itu. Mungkin ada tempat tinggal yang lebih aman, dan fasilitas kesehatan yang lebih baik juga bakal berguna.
 
Gue rasa ini gak masuk akal sih, Rp5 juta per keluarga korban? Siapa yang bisa nggak butuh uang itu, kecuali orang kaya? Sementara korban yang benar-benar membutuhkannya itu masih banyak banget. Gue rasa perlu ada prioritas lagi ya, bukan semua sama. Dan gue juga penasaran sih apa itu "pemberdayaan masyarakat" sih, apakah itu berarti kita harus bisa banting-banting aja?
 
Gue pikir Rp5 juta itu kayak gampang banget, tapi nggak tahu apakah itu bisa membantu keluarga korban bencana itu secara nyata ya? Gue harap ini bisa membantunya kembali pulih dari trauma dan bantuan ini juga bisa memberikan peluang baginya untuk berusaha-usaha lagi. Tapi, gue juga khawatir bagaimana dengan yang tidak punya uang, mereka masih harus mengalami kesulitan?
 
Gue pikir gini, banget ya pemerintah yang mau memberikan bantuan Rp5 juta per keluarga korban bencana di Sumatra 😊. Gue sendiri punya temen yang punya adik laki-lakinya yang dipukul oleh air banjir di beberapa hari yang lalu, gue suka buat membantu mereka nih.

Gue rasa itu bagus sekali, tapi gue juga sedikit khawatir banget. Gue tahu kalau pemerintah ini masih banyak lagi bantuan yang harus diberikan, seperti untuk membangun rumah baru dan memberi makanan bagi keluarga korban.

Gue harap pemerintah bisa segera menyelesaikan program ini dengan baik dan tidak ada yang keterpurukaan. Gue juga ingin melihat bagaimana bantuan ini akan berdampak pada kehidupan sehari-hari masyarakat di Sumatra, apa benar-benar mereka dapat merasa lebih aman dan nyaman lagi.
 
Gue pikir nggak cukup banget aja kaya ini... Rp5 juta buat keluarga korban bencana? Mau dipekerjain aja sih, tapi gue rasa nggak cukup lagi. Gue ingat, gue pernah lihat foto dari daerah yang terkena banjir itu, banyak sekali rumah yang rusak, banyak sekali korban yang masih harus menemukan tempat untuk tinggal... 5 jutaan bukan mainan, buat apa sih?
 
Gak percaya kayaknya bantuan itu berpengaruh sebenarnya ke mana, apalagi dengan jumlah Rp5 juta itu masih tergolong relatif rendah, kan? Bisa dibilang masih terlalu sedikit untuk membantu keluarga korban yang mengalami kerugian besar. Mungkin harus ada penambahann banget lagi agar pemberdayaan masyarakat bisa segera tercapai.
 
aku pikir gampang banget nih, menteri koordinator bidang pemberdayaan masyarakat nanya apakah mau diberikan bantuan kepada keluarga korban banjir dan tanah longsor, kalo mau dia ajukan proposal dan tahu berapa jumlah yang dibutuhkan. lama-langan nanti pemerintah juga harus memastikan bahwa bantuan itu tidak habis cepat aja, misalnya karena ada keluarga korban yang masih kebutuhan lagi setelah Rp5 juta sudah habis. kalau tidak, maka kembalilah ke awal, ajukan proposal lagi dan tanyakan berapa jumlah yang dibutuhkan nanti.
 
Gak bisa kabar baik cuma Rp5 juta aja kayaknya bukan main. Maka lho, korban banjir 1.178 jiwa ayo kira sama dengan Rp5 juta? Gue pikir bantuan ini harus lebih dari itu. Jangan lupa juga ada pengungsi 242.174 jiwa yang masih kecapaian. Aku rasa Rp5 juta tidak cukup buat mengatasi kesulitan itu.
 
Gue pikir Rp5 juta itu sudah cukup buat bikin keluarga korban banjir & tanah longsor di Sumatra bisa mulai bangun kembali 🤔. Tapi, sepertinya bantuan ini lebih fokus pada pemberdayaan masyarakat aja, gue rasa perlu ada sumbangan lain seperti bantuan barang atau biaya transportasi yang jadi prioritas utama untuk keluarga korban. Dan, benar-benar penting sih untuk memastikan keberhasilan program ini dengan melakukan penelitian lebih lanjut dan terus mengawasinya 📊
 
kembali
Top