Pemprov DKI Jakarta Siap Pembongkaran Tiang Monorel di Rasuna Said, Masa Kotoran Berhenti
Pengguna lalu lintas Jakarta akan dipisahkan dengan mudah, karena pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said dimulai pekan depan. Pemprov DKI Jakarta sudah siap melakukan pembongkaran sebab seluruh persyaratan telah terpenuhi.
Menurut Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, pembongkaran akan berfokus pada Rasuna Said sisi timur yang terkendala karena adanya tiang monorel. "Jadi rencana minggu depan kita akan mulai. Insyaallah hari Rabu kalau enggak berubah," ujar Heru.
Heru menjelaskan bahwa penataan akan berfokus pada Rasuna Said sisi timur yang ada jalan cepat, lambat, dan trotoar. Setelah tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI berencana langsung melakukan penataan ulang pada trotoar dan jalan yang ada di Rasuna Said sisi timur.
"Nantinya pemisahan jalur cepat dan jalur lambat akan dihilangkan. Jalan yang bekas ada monorel itu kita hilangkan, jadi jalan. Jalur lambatnya yang tadinya ada dua tinggal satu," kata dia.
Pemprov DKI Jakarta juga siap melaksanakan proses pembongkaran tersebut pada malam hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas. "Kalau pembongkaran kita upayakan malam hari supaya tidak mengganggu," tuturnya.
Heru juga menjelaskan bahwa ada 98 tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said yang akan dibongkar, tapi tidak ada penutupan jalan selama proses pembongkaran berlangsung.
Pengguna lalu lintas Jakarta akan dipisahkan dengan mudah, karena pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said dimulai pekan depan. Pemprov DKI Jakarta sudah siap melakukan pembongkaran sebab seluruh persyaratan telah terpenuhi.
Menurut Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo, pembongkaran akan berfokus pada Rasuna Said sisi timur yang terkendala karena adanya tiang monorel. "Jadi rencana minggu depan kita akan mulai. Insyaallah hari Rabu kalau enggak berubah," ujar Heru.
Heru menjelaskan bahwa penataan akan berfokus pada Rasuna Said sisi timur yang ada jalan cepat, lambat, dan trotoar. Setelah tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI berencana langsung melakukan penataan ulang pada trotoar dan jalan yang ada di Rasuna Said sisi timur.
"Nantinya pemisahan jalur cepat dan jalur lambat akan dihilangkan. Jalan yang bekas ada monorel itu kita hilangkan, jadi jalan. Jalur lambatnya yang tadinya ada dua tinggal satu," kata dia.
Pemprov DKI Jakarta juga siap melaksanakan proses pembongkaran tersebut pada malam hari untuk menghindari kepadatan lalu lintas. "Kalau pembongkaran kita upayakan malam hari supaya tidak mengganggu," tuturnya.
Heru juga menjelaskan bahwa ada 98 tiang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said yang akan dibongkar, tapi tidak ada penutupan jalan selama proses pembongkaran berlangsung.