Johnny Jansen, pelatih Bali United, mengungkapkan bahwa timnya mengalami kesan unik sejak menandatangani kontrak. Ia yang semestinya fokus pada mencari pemain baru untuk menambah kekuatan tim, malah justru menjadi sasaran bagi agen pemain.
Jansen mengaku terkejut ketika menemukan bahwa klub-klub Indonesia seperti Bali United mengikuti langkah agen pemain. "Kami tidak punya tim pencari bakat. Pemilik klub mendapatkan video YouTube dari agen, lengkap dengan data Transfermarkt," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan saat ini masih belum ada sistem pencarian bakat yang rapi dan sistematis di sepak bola Indonesia. Jansen berharap bisa meninggalkan warisan positif bagi tim dan memberikan kesuksesan berkelanjutan untuk timnya.
Jansen mengaku terkejut ketika menemukan bahwa klub-klub Indonesia seperti Bali United mengikuti langkah agen pemain. "Kami tidak punya tim pencari bakat. Pemilik klub mendapatkan video YouTube dari agen, lengkap dengan data Transfermarkt," ungkapnya.
Ia juga mengingatkan saat ini masih belum ada sistem pencarian bakat yang rapi dan sistematis di sepak bola Indonesia. Jansen berharap bisa meninggalkan warisan positif bagi tim dan memberikan kesuksesan berkelanjutan untuk timnya.