Pelaku Aksi Brutal di Liga 4 Disanksi Larangan Main Seumur Hidup

Sanksi Berat Terhadap Pemain PS Putra Jaya yang Menendang Pemain Lawan dengan Aksi Brutal di Liga 4

Insiden brutal yang terjadi di lapangan Liga 4 Zona Jawa Timur membuat seorang pemain PS Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, dinyatakan larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup oleh Komite Disiplin (Komdis) Asosiasi Provinsi PSSI Jatim. Aksi brutal tersebut melibatkan menendang dada pemain Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha.

Menurut Ketua Komdis Asprov PSSI Jatim, Samiadji Makin Rahmat, perbuatan menendang pemain lawan yang mengakibatkan luka parah merupakan tindakan kekerasan dan pelanggaran berat sehingga dihukum tambahan berupa larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup. Hukuman ini ditujukan untuk menjadi efek jeranya kepada pemain agar bermain secara sportif di dalam lapangan.

Kondisi Firman, pemain Perseta 1970 Tulungagung yang terkena serangan aksi brutal tersebut, masih merasakan nyeri di bagian dada hingga saat ini. Sementara itu, Ketua Harian PS Putra Jaya, Gaung Andaka Ranggi P, mengumumkan manajemen telah mengambil langkah tegas dan memecat Muhammad Hilmi Gimnastiar terkait insiden tersebut.

Dengan demikian, insiden brutal yang terjadi di Liga 4 Zona Jawa Timur menjadi peringatan bagi seluruh insan sepak bola Jawa Timur untuk menjunjung tinggi sportivitas dan keselamatan pemain.
 
Aku pikir kalau masih banyak hal yang bisa dilakukan PS Putra Jaya, tapi memecat Muhammad Hilmi Gimnastiar itu kayaknya wajar sih... tapi aku rasa kalau harus tahu dulu apa yang sebenarnya terjadi. Aku tidak suka melihat aksi brutal di lapangan, karena itu bukan cara untuk bermain sepak bola yang baik ๐Ÿค•. Aku lebih suka melihat pemain yang bisa bermain dengan sportif dan menghormati lawan. Tapi aku juga tidak ingin memuji PS Putra Jaya terlalu banyak, karena mereka juga harus bertanggung jawab atas apa yang terjadi. Aku rasa kalau Komdis Asprov PSSI Jatim sudah buat keputusan yang tepat dengan memberi larangan beraktivitas seumur hidup kepada Muhammad Hilmi Gimnastiar ๐Ÿค.
 
Ughh, kalau kawan kalian suka nonton sepak bola, pasti tidak mau melihat aksi brutal seperti itu, ya ๐Ÿค•. Menendang lawan dengan brutal itu bukan cuma kalah game saja, tapi juga bisa menyebabkan cedera parah! Gimana caranya kalau kita gini di lapangan? Maka-maka ada komdis yang harus mengambil tindakan hukum, seperti larangan seumur hidup untuk pemain yang melakukannya. Aku rasa manajemen PS Putra Jaya gampang banget untuk memecatnya, tapi aku senang mereka ambil tindakan yang tepat ๐Ÿ’ช. Sepak bola harus di main dengan sportif, bukan aksi brutal! ๐ŸŸ๏ธ
 
ini sangat berat banget kalau dia menendang lawan apa aja... tapi aku pikir hukuman seumur hidup itu mungkin terlalu berat juga, kayaknya kudu ada pengawasan yang lebih ketat di lapangan sepak bola agar tidak ada insiden seperti ini lagi ๐Ÿ˜•๐Ÿ‘Ž
 
Maksudnya kalau nanti gini bisa terjadi, apa tidak ada yang siap-siapkan? Jika pemain PS Putra Jaya ngendang pemain lawan, itu bukannya kebiasaan lama ya? Seperti kayaknya harus ada aturan yang jelas banget untuk mencegah hal ini. Tapi kalau gini happen, maka baik-baik saja, pemain kena dilarang bermain sepak bola seumur hidup, apa tidak? Yang penting adalah keamanan pemain, kalau bisa mencegah insiden seperti ini terjadi lagi, itu udah bagus banget! ๐Ÿ™๐Ÿ’ช
 
Aku pikir kalau ini gampang banget, kira-kira yang nendang dada pemain lawan itu nanti pacaran dengar kejahatan atau apa? tapi sepak bola bukan cuma tentang menendang aja, tapi juga tentang olahraga yang seimbang. kalau kita terus lakukan seperti itu, pasti semua sepak bola di Indonesia jadi macet banget ๐Ÿ˜’.
 
Wow ๐Ÿ˜ฎ, aksi brutal itu nggak boleh banget, siapa pun yang melakukan kesalahan harus menghadapi hukuman yang tepat ! Laraan beraktivitas seumur hidup itu nggak main-main, kalau sini bisa menghentikan kasus seperti ini nggak ada artinya. ๐Ÿ™
 
ini kalau nonton sepak bola, kalau gak berat sekali, nggak sabar kena tendangan dada sih ๐Ÿ˜ฉ tapi aku pikir hukuman seumur hidup kayak gitu terlalu berat banget, mungkin 1-2 tahun di tempat penjara lebih sesuai, nanti kalau mau main lagi harus lulus tes disiplin dulu aja ๐Ÿค”
 
Aku pikir aksi brutality itu memang tidak bisa diterima, tapi apa yang membuatku sedih banget adalah kondisi Firman masih terluka hingga saat ini ๐Ÿค•. Aku rasa perlu ada regulasi yang lebih ketat untuk menghukum pemain yang melakukan aksi brutal di lapangan. Ini bukan hanya tentang hukuman beraktivitas seumur hidup, tapi juga tentang keselamatan pemain lainnya. Aku harap kedepannya bisa ada perubahan dan pemain-pemain sepak bola lebih bertanggung jawab dalam permainan mereka ๐Ÿ’ช.
 
Awew, ini sangat serius banget! Aksi brutal itu nggak bisa diterima, kan? Menendang dada lawan sama aja bisa menyebabkan luka parah, apa lagi kalau gini kejadian di lapangan permainan. Sanksi seumur hidup sih juga wajar, tapi kok harus terlambat juga, insiden ini udah ngeluar banget! PS Putra Jaya pasti sibuk ngomong-ngomong, tapi aja buat Firman ya, coba dia sibuk cari pengobatan dulu! ๐Ÿค•๐Ÿ’”
 
๐Ÿค• Aksi brutal di lapangan sepak bola itu memang sangat berat, sih... Kalau gini terjadi, kalau pemain lain juga jadi korban, apa lagi? ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ PS Putra Jaya harus lebih hati-hati lagi, sih... Atau lebih baik dari sebelumnya. ๐Ÿค” Menendang dada musuh itu nggak cuma sekedar aksi brutal, tapi juga bisa jadi serangan fisik yang bikin lawan luka parah... ๐Ÿ˜ฌ
 
Aku pikir PS Putra Jaya harusnya menginvestasikan lebih banyak pada pelatihan agresivitas, bukan biar penendangnya bisa menendang gila aja! ๐Ÿ˜‚๐Ÿ‘Š
 
ini juga kayaknya banget ya... tapi gak bisa tidak sengaja berasa sedih sekali, kamu lihat permainan sepak bola yang paling seru itu bisa berubah menjadi kekerasan dalam saat sati. apa lagi kalau ada yang luka parah kangenin aja nanti. kayaknya harus semua kita berusaha untuk lebih bijak dan menghormati lawan di lapangan, jadi insiden seperti ini bisa jarang terjadi lagi ๐Ÿค•
 
Gue pikir kalau larangan beraktivitas seumur hidup itu terlalu keras banget deh, siap-siapnya aksi brutal itu gue punya pendapat bahwa hukuman yang lebih pantas adalah denda yang besar atau bahkan suspended 2 minggu. Jadi, gue rasa Muhammad Hilmi Gimnastiar harus bisa menghemat kesalahannya dan tidak bermain seumur hidup ya ๐Ÿค”
 
kira-kira apa yang bisa dijadikan pelajaran dari insiden brutal ini? kalah tidak penting, tapi cara menang itu sangat penting! seharusnya semua pemain sepak bola belajar dari kejadian ini agar selalu bermain dengan sportif dan menjaga keselamatan lawan. pihak asosiasi olahraga juga harus lebih kuat dalam menghukum para pelaku kekerasan di lapangan. jadi, kita semua harus waspada dan menjaga sportivitas di lapangan agar insiden seperti ini tidak terjadi lagi ๐ŸŸ๏ธ๐Ÿ’ช
 
Kalau lihat kasusnya ya... serius sekali aksi brutal itu! Menendang dada lawan itu nggak cuma kasus kekerasan, tapi juga kasus pelanggaran berat banget! Saya rasa hukuman seumur hidup memang harus diambil agar pemain jangan kembali melakukan hal yang sama. Tapi, apa pun alasannya, kita harus menjunjung tinggi keselamatan dan sportivitas dalam olahraga ya!
 
aku pikir kalau pengurus tim PS Putra Jaya gini, gak bakalan bisa jaga keamanan timnya sendiri ๐Ÿค”. menendang lawan itu aksi brutal banget, tapi gini cuma dilarang bermain ya, tapi pengurus tim juga harus punya tanggung jawab untuk memastikan pemainnya tidak terkena serangan like itu lagi โšฝ๏ธ. aku rasa kalau pengurus tim yang tegas gak salah, tapi juga harus ada langkah tambahan untuk memastikan bahwa pemainnya sudah siap bermain dengan sportif di lapangan ๐Ÿค.
 
Aku pikir hukuman seumur hidup itu agak berat, tapi mungkin tidak semua kasus bisa diberi hukuman seperti itu, khususnya jika pemain yang melanggar hanya melakukan kesalahan sementara dan tidak bermaksud untuk membahayakan. Tapi aku setuju bahwa aksi brutal itu tidak bisa diterima dan harus dihukum dengan tegas. PS Putra Jaya juga harus lebih berhati-hati dalam menentukan pemain yang akan dipecat, bukan cuma karena satu insiden saja. Dan Komdis Asprov PSSI Jatim harus bisa memberikan contoh bagi seluruh kompetisi sepak bola di zona ini agar tidak ada lagi insiden seperti itu terjadi lagi ๐Ÿ™
 
ini gue pikir kalau PS Putra Jaya harus ngatur aja banget keduanya pemainnya, khususnya Muhamad Hilmi Gimnastiar yang menendang Firman Nugraha itu, sih... kalo gue diceritain oleh temenku yang juga pemain Liga 4, dia bilang bahwa Muhamad Hilmi Gimnastiar itu adik dari pelatih PS Putra Jaya, jadi ada kemungkinan koneksi keluarga itu yang membuat aksi brutal itu terjadi... tapi kalau benar-benar gue salah, sih gue hanya saksi solo aja...
 
ini kebocoran komoditas di liga 4 nggak cuma tentang kemanipulan uang, tapi juga tentang sportivitas di lapangan. aksi brutal seperti itu bisa membuat lawan terluka parah, dan siapa nanti yang bertanggung jawab? nggak ada jaminan bahwa hukuman berarti pemain tidak akan lakukan kesalahan lagi. apa salahnya kalau kita fokus pada pelatihan sebelum membiarkan pemain main di lapangan?
 
kembali
Top