Pemain Liga 4 Pasuruan Dipukul, Berhenti Main Sepak Bola Seumur Hidup
Sebuah insiden brutal di lapangan Liga 4 Zona Jawa Timur melibatkan pemain PS Putra Jaya Kabupaten Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar. Dalam pertandingan tersebut, Hilmi menendang dada seorang pemain lawan dari Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha, yang kemudian mengalami luka parah.
Berdasarkan laporan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Hilmi terbukti melakukan pelanggaran Pasal 48 junto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI, sehingga didenda sebesar Rp2,5 juta. Namun, hal itu bukanlah satu-satunya hukuman yang diterima oleh pemain tersebut.
Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat menjelaskan bahwa hilmi akan dihukum larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup karena tindakan brutal tersebut. Ia menyatakan bahwa keputusan ini harus menjadi efek jerat bagi pelaku maupun seluruh pemain agar bermain secara sportif.
Sementara itu, Perseta 1970 Tulungagung juga mengumumkan bahwa Firman Nugraha yang merupakan lawan dari Hilmi dalam pertandingan tersebut akan menjalani masa istirahat untuk mendukung proses pemulihan. Kondisi Firman masih merasakan nyeri di bagian dada, sehingga dia tidak memiliki itikad untuk bermain kembali.
Sebuah insiden brutal di lapangan Liga 4 Zona Jawa Timur melibatkan pemain PS Putra Jaya Kabupaten Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar. Dalam pertandingan tersebut, Hilmi menendang dada seorang pemain lawan dari Perseta 1970 Tulungagung, Firman Nugraha, yang kemudian mengalami luka parah.
Berdasarkan laporan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur, Hilmi terbukti melakukan pelanggaran Pasal 48 junto Pasal 49 Kode Disiplin PSSI, sehingga didenda sebesar Rp2,5 juta. Namun, hal itu bukanlah satu-satunya hukuman yang diterima oleh pemain tersebut.
Ketua Komdis Asprov PSSI Jawa Timur, Samiadji Makin Rahmat menjelaskan bahwa hilmi akan dihukum larangan beraktivitas sepak bola seumur hidup karena tindakan brutal tersebut. Ia menyatakan bahwa keputusan ini harus menjadi efek jerat bagi pelaku maupun seluruh pemain agar bermain secara sportif.
Sementara itu, Perseta 1970 Tulungagung juga mengumumkan bahwa Firman Nugraha yang merupakan lawan dari Hilmi dalam pertandingan tersebut akan menjalani masa istirahat untuk mendukung proses pemulihan. Kondisi Firman masih merasakan nyeri di bagian dada, sehingga dia tidak memiliki itikad untuk bermain kembali.