Pekan Depan Menegangkan, Investor Siap-Siap Kabar Buruk dari AS
Harga saham dan nilai tukar di pasar keuangan belum aman pekan depan karena sentimen baik dari dalam maupun luar negeri rawan membuat koreksi. Kondisi ini terjadi karena minimal rilis data makro yang akan memperhatikan investor.
Ada empat calon dewan gubernur bank Indonesia pengganti posisi Juda Agung yang mengundurkan diri sejak 13 Januari 2026, yakni Solikin M.Juhro, Thomas Djiwandono, dan Dicky Kartikoyono. Nama pertama sudah melangsungkan fit proper test pada Jumat lalu, sementara dua nama berikutnya dijadwalkan akan menjalani fit proper tes pada Senin depan.
Kekhawatiran yang beredar menyangkut independensi Bank Indonesia karena ada keponakan Presiden Prabowo Subianto menjadi calon dewan gubernur BI. Hal ini bisa jadi katalis negatif bagi pasar. Namun, ketua komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memastikan bahwa independensi DPR RI dalam menilai calon deputi gubernur bank Indonesia tetap terjaga.
Selain itu, keputusan pemilihan deputi gubernur baru akan langsung dilakukan oleh para anggota Komisi XI melalui musyawarah untuk mufakat. Setelah fit and proper test digelar pada Senin depan, nama terpilih akan ditetapkan pada rapat paripurna pada Selasa depan.
Pasar juga menunggu keputusan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) pekan ini. Pada Kamis depan, dini hari, kebijakan suku bunga yang paling ditunggu oleh pasar karena terjadi di tengah gejolak tensi geopolitik yang semakin memanas hingga gonjang-ganjing ekonomi dunia.
Keputusan ini paling berdampak pada perusahaan yang dipengaruhi. Salah satunya adalah perusahaan milik Prajogo Pangestu yang akan melaksanakan RUPSLB pada Senin depan di Jakarta.
Harga saham dan nilai tukar di pasar keuangan belum aman pekan depan karena sentimen baik dari dalam maupun luar negeri rawan membuat koreksi. Kondisi ini terjadi karena minimal rilis data makro yang akan memperhatikan investor.
Ada empat calon dewan gubernur bank Indonesia pengganti posisi Juda Agung yang mengundurkan diri sejak 13 Januari 2026, yakni Solikin M.Juhro, Thomas Djiwandono, dan Dicky Kartikoyono. Nama pertama sudah melangsungkan fit proper test pada Jumat lalu, sementara dua nama berikutnya dijadwalkan akan menjalani fit proper tes pada Senin depan.
Kekhawatiran yang beredar menyangkut independensi Bank Indonesia karena ada keponakan Presiden Prabowo Subianto menjadi calon dewan gubernur BI. Hal ini bisa jadi katalis negatif bagi pasar. Namun, ketua komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun memastikan bahwa independensi DPR RI dalam menilai calon deputi gubernur bank Indonesia tetap terjaga.
Selain itu, keputusan pemilihan deputi gubernur baru akan langsung dilakukan oleh para anggota Komisi XI melalui musyawarah untuk mufakat. Setelah fit and proper test digelar pada Senin depan, nama terpilih akan ditetapkan pada rapat paripurna pada Selasa depan.
Pasar juga menunggu keputusan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat The Federal Reserve (The Fed) pekan ini. Pada Kamis depan, dini hari, kebijakan suku bunga yang paling ditunggu oleh pasar karena terjadi di tengah gejolak tensi geopolitik yang semakin memanas hingga gonjang-ganjing ekonomi dunia.
Keputusan ini paling berdampak pada perusahaan yang dipengaruhi. Salah satunya adalah perusahaan milik Prajogo Pangestu yang akan melaksanakan RUPSLB pada Senin depan di Jakarta.