Pegawai MBG Jadi Korban Begal Motor di Pondok Melati, Bekasi
Dalam kejadian yang berkejutan dan mematikan, seorang perempuan pekerja di Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi. Korban ini terjadi saat kerja siang di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang berada di bagian belakang kawasan perumahan.
Korban tersebut meluncur ke depan dengan sepeda motor matik, dan tiba-tiba dua pelaku mempepet kendaraannya. Aksi kejahatan ini direkam dengan jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Pelaku-pelaku tersebut kemudian mengancam korban dengan senjata tajam jenis celurit, sehingga korban terkecil kendalinya dan kendaraannya tersinggung.
Bahkan suara korban dapat didengar dalam rekaman CCTV. "Iya, iya ambil aja ini," seru korban dengan nada pasrah. Korban kemudian langsung berlari menjauh sambil meminta bantuan, tetapi kondisi jalan yang sangat sepi membuat tidak ada orang warga yang datang membantu.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKB Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan kejadian ini dan menyerukan umum untuk memberikan informasi kepada petugas polisi. Penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sedang berlangsung oleh tim polisi untuk mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri jejak pelaku, serta mendalami rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kesempatan ini, kami menyerukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap kejahatan yang melanda wilayah-wilayah tertentu, terutama saat jalan-jalan.
Dalam kejadian yang berkejutan dan mematikan, seorang perempuan pekerja di Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi korban pembegalan bersenjata tajam di wilayah Pondok Melati, Kota Bekasi. Korban ini terjadi saat kerja siang di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang berada di bagian belakang kawasan perumahan.
Korban tersebut meluncur ke depan dengan sepeda motor matik, dan tiba-tiba dua pelaku mempepet kendaraannya. Aksi kejahatan ini direkam dengan jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Pelaku-pelaku tersebut kemudian mengancam korban dengan senjata tajam jenis celurit, sehingga korban terkecil kendalinya dan kendaraannya tersinggung.
Bahkan suara korban dapat didengar dalam rekaman CCTV. "Iya, iya ambil aja ini," seru korban dengan nada pasrah. Korban kemudian langsung berlari menjauh sambil meminta bantuan, tetapi kondisi jalan yang sangat sepi membuat tidak ada orang warga yang datang membantu.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKB Braiel Arnold Rondonuwu, membenarkan kejadian ini dan menyerukan umum untuk memberikan informasi kepada petugas polisi. Penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sedang berlangsung oleh tim polisi untuk mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri jejak pelaku, serta mendalami rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
Dalam kesempatan ini, kami menyerukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap kejahatan yang melanda wilayah-wilayah tertentu, terutama saat jalan-jalan.