Paus Leo XIV mengungkapkan bahwa Gereja Katolik memiliki masalah yang lebih dalam daripada yang terlihat di permukaan. Menurut Paus, pelecehan seksual yang dilakukan oleh orang-orang dalam Gereja ini menyebabkan luka-luka yang sangat dalam dan berlangsung seumur hidup bagi korban. Paus XIV juga mengakui bahwa kerap kali, para korban merasa tersakiti karena keluhan mereka tidak didengarkan oleh para Uskup.
Paus tersebut menekankan pentingnya mendengarkan para korban pelecehan seksual dan memberikan perhatian kepada mereka yang telah terluka. "Mendengarkan adalah hal yang sangat penting," katanya. Paus juga menyatakan bahwa Gereja Katolik harus membuka pintu untuk korban pelecehan seksual dan memberikan dukungan yang sebenarnya.
Paus Leo XIV juga mengumumkan bahwa ia akan mengadakan pertemuan konsistori serupa di masa depan untuk membahas arah Gereja di masa depan. Pertemuan ini akan dilakukan pada Juni mendatang dan akan menjadi acara tahunan. Paus menyarankan agar Gereja Katolik bertemu kedua kalinya selama dua hari untuk membahas isu-isu yang masih ada dalam Gereja.
Paus tersebut menekankan pentingnya mendengarkan para korban pelecehan seksual dan memberikan perhatian kepada mereka yang telah terluka. "Mendengarkan adalah hal yang sangat penting," katanya. Paus juga menyatakan bahwa Gereja Katolik harus membuka pintu untuk korban pelecehan seksual dan memberikan dukungan yang sebenarnya.
Paus Leo XIV juga mengumumkan bahwa ia akan mengadakan pertemuan konsistori serupa di masa depan untuk membahas arah Gereja di masa depan. Pertemuan ini akan dilakukan pada Juni mendatang dan akan menjadi acara tahunan. Paus menyarankan agar Gereja Katolik bertemu kedua kalinya selama dua hari untuk membahas isu-isu yang masih ada dalam Gereja.