Amerika Serikat melancarkan operasi penyitaan kapal tanker minyak yang diduga terkait dengan Venezuela, sehingga Rusia marah. Operasi ini dilakukan oleh pasukan khusus AS dan melibatkan pasukan Inggris. Kapal tanker bernama Marinera sebelumnya bernama Bella-1 dan mengibarkan bendera Rusia saat penyitaan berlangsung.
Pasukan AS menaiki kapal di perairan antara Islandia dan Skotlandia ketika kapal tersebut berlayar ke utara. Operasi ini membuat Rusia marah, karena menurut Kementerian Transportasi, tidak ada negara yang berhak menggunakan kekerasan terhadap kapal yang terdaftar dengan benar di yurisdiksi negara lain.
Kapal tanker Marinera ditembak oleh kapal perang Inggris sekitar pukul 15.00 sore waktu Moskow, setelah itu semua komunikasi dengan kapal itu terputus. Operasi penyitaan ini dilakukan tanpa izin dari Rusia dan menimbulkan kemarahan Moskow.
Saat ini, status kapal tanker Marinera masih tidak diketahui, tetapi diperkirakan akan dibawa ke pelabuhan Inggris untuk disita. Operasi penyitaan ini dapat menjadi titik terang dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia, serta dampaknya terhadap perdagangan minyak internasional.
Pasukan AS menaiki kapal di perairan antara Islandia dan Skotlandia ketika kapal tersebut berlayar ke utara. Operasi ini membuat Rusia marah, karena menurut Kementerian Transportasi, tidak ada negara yang berhak menggunakan kekerasan terhadap kapal yang terdaftar dengan benar di yurisdiksi negara lain.
Kapal tanker Marinera ditembak oleh kapal perang Inggris sekitar pukul 15.00 sore waktu Moskow, setelah itu semua komunikasi dengan kapal itu terputus. Operasi penyitaan ini dilakukan tanpa izin dari Rusia dan menimbulkan kemarahan Moskow.
Saat ini, status kapal tanker Marinera masih tidak diketahui, tetapi diperkirakan akan dibawa ke pelabuhan Inggris untuk disita. Operasi penyitaan ini dapat menjadi titik terang dalam hubungan antara Amerika Serikat dan Rusia, serta dampaknya terhadap perdagangan minyak internasional.