Bencana Banjir dan Longsor di Aceh, Tito Cek Kondisi Infrastruktur Langsung. Mendagri Mengesahkan Kerusakan Struktur Tanah dan Jembatan Akibat Perubahan Aliran Sungai.
Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu lokasi yang terdampak berat bencana banjir dan longsor di Aceh. Menurut data kepolisian, ada lebih dari 1.000 orang yang dilaporkan hilang akibat banjir dan longsor. Dalam peninjauan kondisi infrastruktur di Kabupaten Bener Meriah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menunjukkan betapa parahnya kerusakan yang terjadi.
Ditambahkan bahwa jembatan Jamur Ujung di Kecamatan Wih Pesam terdampak parah akibat banjir dan longsor. Kerusakan tersebut disebabkan perubahan aliran sungai yang semula kecil menjadi melebar, sehingga menggerus struktur tanah dan merobohkan jembatan.
Tito menegaskan bahwa struktur tanah berpasir membuat kawasan tersebut sangat mudah tergerus. Ia juga menyatakan perlunya relokasi demi keselamatan warga.
Dalam peninjauan kondisi infrastruktur, Tito juga mengapresiasi gerak cepat TNI dalam penanganan darurat di lapangan. Namun, ia menyoroti kondisi permukiman warga di sekitar lokasi yang dinilai sangat rawan.
Kabupaten Bener Meriah menjadi salah satu lokasi yang terdampak berat bencana banjir dan longsor di Aceh. Menurut data kepolisian, ada lebih dari 1.000 orang yang dilaporkan hilang akibat banjir dan longsor. Dalam peninjauan kondisi infrastruktur di Kabupaten Bener Meriah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menunjukkan betapa parahnya kerusakan yang terjadi.
Ditambahkan bahwa jembatan Jamur Ujung di Kecamatan Wih Pesam terdampak parah akibat banjir dan longsor. Kerusakan tersebut disebabkan perubahan aliran sungai yang semula kecil menjadi melebar, sehingga menggerus struktur tanah dan merobohkan jembatan.
Tito menegaskan bahwa struktur tanah berpasir membuat kawasan tersebut sangat mudah tergerus. Ia juga menyatakan perlunya relokasi demi keselamatan warga.
Dalam peninjauan kondisi infrastruktur, Tito juga mengapresiasi gerak cepat TNI dalam penanganan darurat di lapangan. Namun, ia menyoroti kondisi permukiman warga di sekitar lokasi yang dinilai sangat rawan.