Pascabencana, 11 Kabupaten di Aceh Mulai Berangsur Pulih Tapi Beberapa Wilayah Terus Membutuhkan Perhatian Khusus
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan sebanyak 11 dari total 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana telah berangsur pulih. Pernyataan itu disampaikan saat melaporkan perkembangan penanganan pascabencana di wilayah Sumatra.
Tito menunjukkan kondisi situasi setelah fase tanggap darurat, di mana sejumlah daerah telah menyelesaikan masa tanggap darurat, sementara daerah lain masih melanjutkan penanganan darurat selama 15 hari ke depan. Menurutnya, pemetaan kondisi dilakukan melalui pertemuan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri.
Secara keseluruhan, terdapat 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana. Sejak awal, pemerintah pusat dan daerah melakukan mobilisasi besar-besaran untuk penanganan tanggap darurat, mulai dari pembukaan akses jalan dan jembatan, penyediaan layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kondisi serupa juga terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Meski mayoritas daerah terdampak telah memasuki fase pemulihan, beberapa wilayah tertentu masih memerlukan perhatian khusus sesuai tingkat kerusakan dan dampak bencana.
Menteri Tito Karnavian berharap percepatan penyaluran bantuan dapat mengurangi jumlah pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda. Pemerintah juga akan membentuk dua posko utama pemulihan bencana di Jakarta dan Banda Aceh.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan sebanyak 11 dari total 18 kabupaten/kota di Aceh yang terdampak bencana telah berangsur pulih. Pernyataan itu disampaikan saat melaporkan perkembangan penanganan pascabencana di wilayah Sumatra.
Tito menunjukkan kondisi situasi setelah fase tanggap darurat, di mana sejumlah daerah telah menyelesaikan masa tanggap darurat, sementara daerah lain masih melanjutkan penanganan darurat selama 15 hari ke depan. Menurutnya, pemetaan kondisi dilakukan melalui pertemuan bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri.
Secara keseluruhan, terdapat 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang terdampak bencana. Sejak awal, pemerintah pusat dan daerah melakukan mobilisasi besar-besaran untuk penanganan tanggap darurat, mulai dari pembukaan akses jalan dan jembatan, penyediaan layanan kesehatan, hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Kondisi serupa juga terjadi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Meski mayoritas daerah terdampak telah memasuki fase pemulihan, beberapa wilayah tertentu masih memerlukan perhatian khusus sesuai tingkat kerusakan dan dampak bencana.
Menteri Tito Karnavian berharap percepatan penyaluran bantuan dapat mengurangi jumlah pengungsi yang masih bertahan di tenda-tenda. Pemerintah juga akan membentuk dua posko utama pemulihan bencana di Jakarta dan Banda Aceh.