Partai Pro-Militer Menang Pemilu Myanmar, Abaikan Protes Dunia

Myanmar menggelar pemilihan umum tahap ketiga dan terakhir, namun hasilnya dipertanyikan oleh banyak pihak karena dinilai tidak adil. Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) dianggap sebagai pemenang, tetapi kritik banyak mengatakan bahwa pemilu ini dirancang untuk melegalkan kekuasaan militer.

Pemilu ini terjadi di tengah perang saudara yang berkecamuk sejak kudeta militer Myanmar menggulingkan pemerintahan sipil pada tahun 2021. Konflik tersebut telah menyebabkan ribuan orang tewas dan lebih dari 3,5 juta warga mengungsi dari rumah mereka.

Pemilu di Myanmar kali ini dipermasalahkan karena masih ditahannya Aung San Suu Kyi, pemimpin terpilih Myanmar, oleh junta militer sejak kudeta pada 1 Februari 2021. Selain itu, partai Suu Kyi yang sebelumnya memenangkan pemilu 2015 dan 2020 secara resmi dibubarkan sehingga tidak dapat ikut serta dalam pemilu.

Banyak kelompok oposisi lainnya juga dilarang, dibungkam, atau ditekan melalui intimidasi dan kekerasan. Kondisi ini membuat politik menjadi timpang dan secara sistematis menguntungkan partai yang didukung militer, yaitu USDP.

Hasil sementara pemilu semakin memperkuat tudingan bahwa pemilu ini dirancang untuk melegalkan kekuasaan militer. USDP telah mengamankan 193 dari 209 kursi di majelis rendah dan 52 dari 78 kursi di majelis tinggi. Militer secara otomatis memperoleh 166 kursi parlemen sesuai dengan ketentuan konstitusi.

Gabungan militer dan USDP telah melampaui jumlah minimum 294 kursi yang dibutuhkan untuk membentuk pemerintahan, bahkan sebelum hasil akhir diumumkan. Tujuh belas partai lain hanya memperoleh kursi dalam jumlah sangat terbatas.

Banyak pengamat dan kelompok hak asasi manusia menilai pemilu ini tidak lebih dari upaya untuk melegitimasi kekuasaan militer yang telah memerintah Myanmar selama hampir lima tahun sejak menggulingkan pemerintahan sipil.
 
πŸ€” Pemilu di Myanmar ini terus kisruh banget... Kita lihat hasilnya USDP bisa jadi pemenang, tapi banyak yang bilang gak adil... Mereka bilang kekuasaan militer itu masih menguasai sistem ini... Aku pikir apa yang dimaksudkan dengan "melegalkan kekuasaan" itu? πŸ€·β€β™‚οΈ

Aku lihat hasil pemilu di Indonesia yang lebih stabil, jangan ada gak adilan... Tapi aku nggak bisa tidak perlu berbicara tentang masalah ini... Myanmar benar-benar membutuhkan reformasi untuk keamanan dan demokrasi... 🌎

Kita harus terus mengawas situasi di Myanmar... Semoga suatu hari nanti Myanmar bisa menjadi negara yang lebih stabil dan demokratis... πŸ’ͺ
 
Pemilu di Myanmar kembali membangkitkan perdebatan tentang keadilan dan keabsahan. Saya pikir hasil pemilu ini seperti kartu bermain yang dipaksa, bukan hasil dari pemilihan yang adil πŸ€”. USDP yang memenangkan majoritas besar kursi sebenarnya hanya melambangkan kekuasaan militer yang masih dominan di Myanmar. Apa artinya jika rakyat Myanmar tidak memiliki pilihan lain selain memilih partai yang diprediksi akan menghasilkan kepentingan mereka? πŸ€·β€β™‚οΈ

Saya juga khawatir tentang masa depan demokrasi di Myanmar. Jika pemilu ini hanya sebuah upaya untuk melegitimasi kekuasaan militer, maka apa yang akan terjadi dengan demokrasi dan hak asasi manusia di negara tersebut? πŸ€• Kita harus selalu waspada dan memantau hasil pemilu seperti langkah-langkah yang tidak adil.
 
Pemilu di Myanmar kali ini terkesan tidak adil banget, kayaknya siapa yang didukung militer itu pasti akan menang. Seperti kata aja, demokrasi jadi kosa-kusa dengan kekuasaan militer. Apalagi kalau Aung San Suu Kyi masih di dalam penjara, kayaknya siap-siap aja kalau dia tidak akan bisa memenangkan pemilu lagi nanti. Saya rasa ini bukan tentang pilihan rakyat Myanmar, tapi tentang kekuasaan militer yang ingin menjaga posisinya.
 
Pemilu di Myanmar lagi-lagi jadi topik perdebatan, ngga punya arti apa sih kalau hasilnya dipertanyikan? Sudah siap aja dikurangi menjadi militer, kayaknya sudah ada tujuan apa sih dari pemilu ini? Kalau bukan untuk memilih calon presiden baru, tapi lebih cakap lagi bagaimana militer ingin melegalkan kekuasaannya di Myanmar. Sama-sama, perlu dipantau lebih dekat ya, apakah hasil ini benar-benar demokrasi atau hanya sekedar main-main aja sih? πŸ€”
 
Pemilu di Myanmar kali ini terkesan sangat parah, rasanya lagi-lagi seperti kekuasaan militer yang berkuasa tak terbatas πŸ€•. Aung San Suu Kyi lagi-lagi tidak bisa menjabat sebagai pemimpin yang sah, sementara kelompok oposisi lainnya dihambat dan dikurangi. USDP memang memenangkan majoritas besar, tapi hasilnya itu lebih seperti militer yang menguasai segalanya 🀯. Saya tidak percaya hasil ini bisa jadi hasil dari pemilu yang sebenarnya dijalankan oleh rakyat Myanmar sendiri. Rasa keraguan sangat besar bahwa ini lagi-lagi sekali kekuasaan militer yang berkuasa tak terbatas yang mencoba melegalkan diri mereka.
 
Pemilu di Myanmar kali ini terlihat sangat tidak adil banget πŸ€”. Jika USDP benar-benar memenangkannya, itu berarti pemilu ini digunakan untuk melegalkan kekuasaan militer yang sudah tak berpihak 🚫. Tapi bagaimana kalau hasilnya dipertanyikan karena terlalu mudah bagi USDP? 😐

Aku pikir Aung San Suu Kyi seharusnya bisa ikut serta dalam pemilu ini, tapi tapi dia masih ditahan oleh junta militer πŸš”. Sementara itu, kelompok oposisi lainnya dikecualikan karena terlalu berisiko dan memanggil kekerasan 😩.

Tampaknya politik di Myanmar kali ini sangat sistematis melihat menunggu USDP untuk mengambil alih kekuasaan πŸ•°οΈ. Aku juga khawatir hasil pemilu ini akan merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemilu di Myanmar πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
aku pikir hasil pemilu ini pasti tidak adil, tapi aku juga berpikir mungkin hasilnya benar-benar tidak adil... kalau dilihat dari banyak kelompok oposisi yang dibawah tekanan dan diintimidasi, itu already bikin aku curiga. tapi sebaliknya, jika militer benar-benar memerintah dengan jujur, mungkin mereka tidak perlu buat pemberontak. tapi lagi-lagi, aku pikir ada hal yang salah dengan proses ini... yang jadi, aku kira hasil pemilu ini pasti tidak akan berubah apa-apa, tapi aku juga berpikir bahwa mungkin ada perubahan besar, tapi yang tidak bisa dijayakan karena sudah terlalu banyak tekanan dari segala sisi. wkwk πŸ˜‚
 
Pemilu di Myanmar ini benar-benar membuat saya bingung, sih... Bagaimana kalau pemimpin yang dipilih, Aung San Suu Kyi, masih ditangkap oleh militer? Gak jelas apa lagi hasilnya bisa dipertanyikan. Yang pasti, kebebasan berkarya dan beragama tidak ada lagi di Myanmar sekarang...
 
Pemilu di Myanmar kali ini benar-benar memprihatinkanku, aku rasa hasilnya tidak adil sama sekali πŸ€”. Aku yakin kalau pemilu ini dirancang untuk melegalkan kekuasaan militer, dan siapa yang menang pasti akan mendukung mereka aja. Kita jangan lupa, Myanmar masih sedang mengalami perang saudara yang berkecamuk 🚨.

Aku rasa itu tidak adil bagi warga Myanmar, banyak orang yang tewas atau terpaksa mengungsi karena konflik tersebut, dan sekarang hasil pemilu juga seperti begitu... Aku harap ada orang yang bisa mengawasi hasil ini dengan lebih teliti agar tidak terjadi hal seperti ini lagi di masa depan πŸ’”.
 
Pemilu di Myanmar yang baru saja berakhir, rasanya lagi-lagi jadi perdebatan banyak orang. Siapa yang bisa percaya hasilnya tidak adil sih? USDP dipilih sebagai pemenang, tapi rasanya ini masih sengaja dibuat agar militer memperoleh kekuasaan lebih banyak. Aku pikir ini sudah terlalu parah, harusnya ada banyak kritik dan penolakan dari masyarakat.

Saya setuju dengan para pengamat yang mengatakan pemilu ini adalah upaya untuk melegitimasi kekuasaan militer di Myanmar. Ini benar-benar mempermalukan, tapi saya masih berharap pihak-pihak yang berwenang bisa meninjau kembali keputusan ini dan membuat perubahan yang benar-benar berarti.

Aku juga penasaran dengan apa yang akan dilakukan pemerintah Myanmar di masa depan. Bisa jadi mereka akan terus memperoleh dukungan dari militer, tapi saya harap tidak demikian. Saya ingin melihat pemilu di Myanmar menjadi contoh bahwa demokrasi dan kebebasan rakyat dapat menang.

Apa pendapat Anda tentang hasil pemilu ini? Kira-kira bagaimana yang akan terjadi di masa depan? πŸ€”πŸ’¬
 
Pemilu di Myanmar lagi-lagi terlihat tidak adil, sih... hasilnya partai USDP yang didukung militer jadi pemenang, tapi banyak orang pikir itu curang aja, biar militer bisa terus kekuasa. Konflik saudara yang berkecamuk di Myanmar udah menyebabkan ribuan korban jiwa dan lebih dari 3,5 juta warga harus kembali ke rumah mereka. Aku pikir ini lagi-lagi upaya melegitimasi kekuasaan militer, tapi siapa tahu hasilnya itu benar-benar adil aja... 😐
 
Eh, keren aja si Aung San Suu Kyi bisa bertahan lama di sana 🀣. Sepertinya dia tidak mau berpikiran untuk kehilangan tampungan energinya πŸ˜‚. Tapi serius, siapa tahu hasil ini bisa memicu perubahan besar di Myanmar. Sayangnya, banyak warga yang masih terjebak dalam konflik ini, semoga segera ada solusi 🀞. Dan si USDP, sepertinya mereka already have victory before election πŸŽ‰. Mungkin si Aung San Suu Kyi harus kembali ke teori konspirasi lagi πŸ˜‚.
 
Pemilu di Myanmar kali ini benar-benar bikin rasa tidak nyaman. Gila kayak mereka merusak proses demokrasi sendiri. Siapa yang salah kalau kritik dari luar dan kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa hasil pemilu ini palsu? USDP memang pemenang, tapi siapa yang bilang kekuasaan militer di Myanmar benar-benar dipilih oleh rakyat? πŸ€”πŸ˜’ Aku pikir itu sama aja dengan main-mainan politik. Yang penting adalah kebebasan rakyat dan tidak ada jalan keluar apabila mereka tidak setuju dengan hasil pemilu. Tapi, siapa tahu, mungkin aku salah. Mungkin aku tidak memahami situasi di Myanmar. πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Pemilu di Myanmar kali ini ternyata seperti permainan manipulatif yang dilakukan oleh militer untuk melegalkan kekuasaannya sendiri. Kalau nggak salah, hasilnya sama kayak permainan yang dimainkan oleh anak-anak, tapi dengan permainan ini, ribuan orang masih tewas dan lebih dari 3,5 juta warga terpaksa mengungsi karena konflik yang berkecamuk sejak kudeta militer tersebut. πŸ€•

Aku rasa pemerintahan sipil Myanmar sudah cukup lama tidak dihormati dengan keputusan militer untuk melegalkan kekuasaannya sendiri. Jika nggak ada tindakan yang dilakukan oleh internasional untuk mengawasi hasil pemilu ini, maka hasilnya hanya akan menegaskan bahwa kekuasaan militer di Myanmar masih sangat kuat dan tidak bisa ditandingi oleh pemerintahan sipil. πŸ€¦β€β™‚οΈ

Aku rasa partai-partai oposisi yang dilarang atau dibungkam di Myanmar sebenarnya memiliki hak untuk berpartisipasi dalam pemilu ini, tapi aku juga rasa hasilnya sudah tidak menghindari kekejadian konflik di Myanmar lagi. Pemilu di Myanmar kali ini hanya menunjukkan bahwa militer dan pemerintahannya sendiri yang masih memiliki kontrol yang sangat kuat atas kekuasaan di negara tersebut. 😐
 
Pemilu di Myanmar ini semakin menunjukkan betapa korupsi dan manipulasi dalam proses demokrasi. Saya pikir perlu ada penegakan lebih ketat oleh internasional dan organisasi hak asasi manusia agar tidak terjadi manipulasi seperti ini lagi. Saya sudah bosen melihat bagaimana partai-partai lain yang benar-benar ingin berpartisipasi dalam proses demokrasi dihambat. Yang memalukan adalah kalau pemerintahan militer bisa menguasai seluruh parlemen dengan mudah, seperti ini. Aku rasa ada perlu penanganan yang lebih serius dari kejadian ini 🀯
 
Pemilu di Myanmar ini benar-benar bikin jujur siapa sih yang percaya? Jika hasilnya sudah seperti ini, apa yang artinya hasilnya benar-benar adil? Tapi aja kalau memenangkan pemilu itu kayaknya juga bisa buat militer senang-senang kan?
 
Pemilu di Myanmar kali ini terlihat jauh-jauh dari standard demokrasi, aku pikir ini benar-benar membuat penasaran siapa yang akan menang dalam pemilu ini dan apa yang akan dilakukan selanjutnya oleh pemerintah. Aku tidak percaya dengan hasil ini, harus ada cara lain untuk memastikan keadilan dalam pemilu. Myanmar pasti perlu bantuan dari luar negeri atau organisasi internasional untuk memastikan bahwa pemilu ini dilakukan dengan adil dan transparan πŸ€”
 
Pemilu di Myanmar itu kayaknya konyol, siapa pun yang menjadi pemenang? Partai USDP jadi keuntungan dari kekejaman militer, tapi siapa yang bilang bahwa pemilu ini benar adil? Saya pikir sebenarnya apa yang penting adalah kebebasan warga Myanmar untuk memilih calon mereka tanpa takut ditahan atau disiksa. Tapi kayaknya kalau tidak ada tangan, pas tidak, kan? πŸ€”
 
Pemilu di Myanmar kali ini seperti mainan anak-anak... Aung San Suu Kyi masih dipenjara oleh junta militer, kan? Membuat seseorang merasa tidak adil dan penipuan... Partai USDP duduk di atas meja pemerintahan tanpa harus berjuang. Sementara itu, partai-partai oposisi lainnya dibungkam atau ditekan... Seperti permainan kartu yang dimenangkan oleh satu orang saja...
 
kembali
Top