IHSG Ditutup Naik Tipis, Tapi Tetap Terjaga Kekuatnya
Dalam perdagangan Selasa (20/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup dengan naik tipis 0,827 poin atau 0,01 persen ke posisi 9.134,7. Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 9.156,19 dan mencapai level tertinggi 9.174,47. Namun, setelah itu tekanan jual mulai muncul dan IHSG mengalami koreksi cukup tajam hingga menyentuh level terendah 9.120,15.
Menurut data RTI Business, total saham yang menaik 336 saham, sedangkan saham-saham di zona merah turun sebanyak 323 saham dan saham-stagnan tidak bergerak sebanyak 143 saham. Dalam transaksi pasar, volume saham mencapai 71,85 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp29,53 triliun.
Indeks JII yang merupakan indeks yang menggabungkan nilai saham dari beberapa perusahaan di Indonesia turun 1,21 persen menuju posisi 614,43. Sementara itu, LQ45 yang merupakan kelompok saham unggulan juga mengalami penurunan 0,98 persen ke level 884,38.
Sektor energi dan infrastruktur menjadi salah satu pemberi tekanan utama pada IHSG hari ini, di mana masing-masing mencatatkan penurunan sebanyak 0,32 persen dan 0,05 persen.
Dalam perdagangan Selasa (20/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup dengan naik tipis 0,827 poin atau 0,01 persen ke posisi 9.134,7. Pada awal perdagangan, IHSG dibuka di level 9.156,19 dan mencapai level tertinggi 9.174,47. Namun, setelah itu tekanan jual mulai muncul dan IHSG mengalami koreksi cukup tajam hingga menyentuh level terendah 9.120,15.
Menurut data RTI Business, total saham yang menaik 336 saham, sedangkan saham-saham di zona merah turun sebanyak 323 saham dan saham-stagnan tidak bergerak sebanyak 143 saham. Dalam transaksi pasar, volume saham mencapai 71,85 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp29,53 triliun.
Indeks JII yang merupakan indeks yang menggabungkan nilai saham dari beberapa perusahaan di Indonesia turun 1,21 persen menuju posisi 614,43. Sementara itu, LQ45 yang merupakan kelompok saham unggulan juga mengalami penurunan 0,98 persen ke level 884,38.
Sektor energi dan infrastruktur menjadi salah satu pemberi tekanan utama pada IHSG hari ini, di mana masing-masing mencatatkan penurunan sebanyak 0,32 persen dan 0,05 persen.