Panglima: 5 Prajurit TNI Keroyok Guru di Talaud Diproses Hukum

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan lima prajurit TNI yang terlibat dalam pengeroyokan guru SMK di Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa TNI tidak akan ragu menindak tegas anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran.

Langkah-langkah penanganan telah dilakukan, baik secara internal maupun eksternal. KSAL sudah membuat langkah-langkah ke dalam dan keluar untuk proses hukuman. "Sudah. Jadi KSAL sudah membuat langkah-langkah ke dalam dan keluar. Ya, ke dalamnya nanti akan diproses, kemudian ke luarnya sudah minta maaf ke keluarganya," kata Agus saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta.

Ia menegaskan bahwa institusi TNI tidak menoleransi pelanggaran disiplin dan hukum yang dilakukan prajurit. Setiap anggota yang terbukti melakukan kesalahan akan ditindak tegas. "Ly a, pokoknya kalau berbuat yang tidak sesuai, akan kita tindak tegas ya. Masih banyak prajurit yang baik," ujarnya.

Namun, Agus belum merinci bentuk sanksi yang akan dijatuhkan kepada para prajurit tersebut. Ia menyebut bahwa keputusan terkait hukuman masih menunggu hasil proses hukum yang berjalan. "Ya nanti kita lihat, kan tidak langsung dipecat lah. Kita lihat kesalahannya apa. Ada, ada langkah-langkahnya juga dalam penyelesaian hukum ya," tutur Agus.

Sebelumnya diberitakan bahwa Komandan Komando Daerah TNI AL (Dankodaeral) VIII, Laksda TNI Dery Triesananto Suhendi, membenarkan telah terjadi keributan yang melibatkan lima orang anggota TNI AL dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Melonguane dan seorang warga di Pelabuhan Umum Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Kamis malam.
 
gak ada yang bikin keberatan ya kalau mereka yang lakukan kesalahan harus diproses hukum... tapi sebenarnya nanti gimana nih? kalau diproses hukum itu artinya apakah akan dipecat atau apa? seharusnya jelas yah, bukan cuma bilang-bilangkan "masih banyak prajurit yang baik" saja 🤔
 
Panglima TNI yang bilang kalau tidak boleh berbuat kesalahan lagi, kalau memang lakukan kesalahan nanti akan dipukul. Tapi kalau panglima TNI itu benar-benar ingin melindungi prajuritnya, kenapa harus dipukul? Bisa jadi ada yang salah, tapi tahu dia tidak salah juga. Sanksi itu nggak adil sih 🤔
 
Kasus ini memang bikin kita penasaran siapa yang nanti akan diproses hukum, tapi aku pikir baik ke dalam maupun luarannya sudah pas deh. Kita lihat, kata Agus, bahwa TNI tidak akan ragu menindak tegas anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran. Yang penting adalah keselamatan masyarakat dan disiplin di kalangan prajurit. Aku senang melihat ada langkah-langkah yang sudah dipasang untuk proses hukuman, tapi aku juga penasaran tentang bentuk sanksi yang akan dijatuhkan kepada para prajurit tersebut 😊
 
Prajurit yang lakukan hal itu kayaknya harus penasaran gini aja, nggak perlu buat keributan kayaknya 🤔🚫. Sanksi apa sih? Tidak pasti sih ya, tapi yang penting ada langkah-langkah hukum yang jadi kan 🕒💼. TNI harus jaga disiplin dan tidak boleh lakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan ya 😐👊.
 
Panglima TNI itu kayaknya benar-benar serious banget dengannya. Sanksi apa aja yang akan ditindak tegas, kayaknya sudah harus ada jawabannya. Tapi aku rasa kayaknya penting juga untuk memperhatikan masalah sebenarnya di balik keributan itu. Mungkin ada hal lain yang tidak tercakup dalam penanganan ini... 🤔👮
 
Gue rasa penanganan yang ada sekarang ini sudah cukup tepat, tapi gue rasa jangan harus terlalu cepat dalam menindak tegas ya... mungkin ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dulu. Nah, saya pikir pihak TNI sudah buat langkah-langkah yang cukup untuk memproses hukuman bagi prajurit yang terlibat dalam kejadian itu. Saya yakin agus ini orang yang tahu apa yang harus dilakukan untuk memastikan hal ini.
 
Panglima TNI itu keren banget, tapi gini aja, 5 prajurit TNI yang ngeongeongin guru SMK di Kepulauan Talaud, kan ada hukuman apa? Belum punya jawabannya sih. Maksudnya, mereka akan diproses hukuman, tapi gini aja, apa sanksinya? Belum ada jawaban juga. Panglima itu bilang bahwa TNI tidak ragu menindak tegas, tapi gini aja, kan sudah ada yang terlibat, nanti harus punya konsekuensi juga. Saya rasa ini masalahnya, bagaimana caranya kita bisa memastikan bahwa prajurit TNI tidak membuat kesalahan seperti itu lagi?
 
Wah, luar biasa ya... pengaturannya yang rapat sih, langsung diproses hukuman nih 🙄. Tapi nggak salah pula, harus ada aturan dan disiplin di dalamnya TNI. Kalau tidak ada pengaturan, semua bisa berantakan 🤯. Sanksi yang akan diterimakan tentu besar-besaran, tapi apa yang pasti adalah kesalahan harus dibawa hukuman 💪.
 
Gue penasaran banget kenapa kagum banget ari agus subiyanto ini. Ia juga penggila film action yang sibuk tapi gue rasa dia sama dengan bung kekw yang lincah banget di screen. Saya senang melihat dia menangani kasus prajurit TNI yang terlibat dalam pengeroyokan guru SMK, karena ini bukan topik yang bisa kita bahas bareng.

Saya rasa kita harus lebih fokus pada pentingnya keseimbangan di antara keamanan nasional dan hak asasi manusia. Kita harus memastikan bahwa prajurit TNI ini tidak hanya menindak tegas terhadap pelanggaran disiplin, tapi juga mempertimbangkan dampak yang lebih luas.

Saya rasa kita juga perlu melihat kembali kebijakan TNI dan bagaimana cara mereka dapat meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan kepada masyarakat. Itu yang benar-benar penting untuk kita fokus, bukan hanya menangani kasus-kasus individu.

Gue rasa ini semua tentang kesadaran kita sendiri sebagai netizen Indonesia, dan bagaimana kita dapat menggunakan media sosial kita untuk mempromosikan perubahan positif. Mari kita terus berdiskusi dan berbagi pendapat kita!
 
Aku pikir paham banget ya, pentingnya TNI menjaga disiplin dan hukum di dalam organisasi nih... Semua anggota harus tahu bahwa kesalahan-kesalahannya akan dihakimi dan ditindak tegas... Sanksi yang tepat pasti akan diterapkan, tapi perlu juga mempertimbangkan keadaan keluarga mereka ya... Banyak prajurit TNI yang baik-baik saja, jangan sampai terkena kesalahan karena kesalahan orang lain...
 
Panglima TNI itu kayaknya benar-benar bijak banget. Jangan biarkan kesalahan-kesalahannya bikin giliran dipecat, tapi biar ada pelajaran dari kesalahan itu. Sanksi yang ditimpalkan pasti sudah sesuai dengan hukum. Tapi, gampang-gampangnya terjadi sih...
 
Maksudnya gak ada kejadian apa-apa sih? Limanya prajurit yang terlibat itu nggak ada masalah sama sekali? 🤔 Saya nggak percaya bisa nih. Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto ini bilang bahwa setiap prajurit yang melakukan kesalahan pasti ditindak tegas, tapi siapa bilang itu benar-benar terjadi? 🚨 Kadang-kadang TNI nggak bisa untuk menangani kasus-kasus seperti ini dengan baik. Saya harap ini gak menjadi contoh nyata bahwa TNI tidak bisa mengelola prajuritnya sendiri.
 
Gue pikir sih kan panglima Jenderal Agus Subiyanto udah luar biasa, kala usangin dia bilang 5 prajurit yang terlibat dalam pengeroyokan guru SMK itu akan diproses hukum. Kalau gue bayangkan kan kalau si warga itu yang salah itu, udh dijatuhi hukuman berat. Tapi prajurit itu, mereka masih bisa mendapatkan kesempatan untuk maaf dan memulai dari nol. Gue rasa itu sudah adil, tapi kayaknya gak ada yang bisa menghentikan dia, kan dia already punya visi jelas tentang apa yang harus dilakukan oleh TNI.
 
Prajurit TNI itu harus jujur, kalau lupa bisa banya tanya, tapi yang jadi, pakai gunaannya untuk pengeroyokan guru itu... 🤔

Sudah terlalu sering kayaknya kita mendengar kasus-kasus seperti ini. Tapi gak usah ngeliat, harus dianut buat orang yang salah, tapi apa yang dianggap benar, pasti ada sanksinya. Yang penting, kita bisa belajar dari kesalahan itu.

Pojoknya, yang penting adalah ada keadilan dan tidak ada favoritisme di TNI. Jadi, harus terus berkembang biak, tapi juga jujur dan tahu apa yang benar dan salah.
 
Aku pikir ini gak bisa dihakimi lagi sih... lima prajurit yang nanggung guru SMK itu, tapi kalau dihukum nggak tepat, aku bakal kecewa banget sama TNI. Aku yakin mereka berbohong ke polisi, atau ada yang jagoan sih, dan bukan dari dalam karena kesalahan. Aku juga pikir ini gak bisa diproses hukum di tingkat apapun, kalau tidak ada bukti yang cukup. Aku harap KSAL sudah sengaja memproses hal ini dengan benar-benar.
 
Aku rasa kayaknya panglima TNI itu serius banget nih. Kalau ada yang melanggar disiplin, pasti dia akan diproses hukum. Aku ingat dulu ketika aku masih anak kecil, saya lihat ayahku bekerja di perusahaan milik pemerintah. Ia selalu mengajariku pentingnya keselamatan dan disiplin kerja. Aku rasa kayaknya itu yang sama dengan apa yang dilakukan panglima TNI itu.

Aku juga ingat dulu ketika kami mengunjungi sekolah di daerah perbatasan. Kami lihat banyak anak-anak yang masih menggunakan kamar mandi umum, bukan kamar mandi sendiri seperti yang kita miliki sekarang. Aku rasa kayaknya hal itu penting untuk dipelajari dan diaplikasikan ke dalam kehidupan nyata.

Aku tidak tahu apa yang terjadi pada lima prajurit TNI itu, tapi aku yakin bahwa mereka akan mendapatkan sanksi yang tepat. Aku rasa kayaknya kita harus selalu ingat pentingnya keselamatan dan disiplin kerja di segala aspek kehidupan. 🤝🏼
 
🤯 Gue rasanya nggak bisa nyimun sini! Limap prajurit TNI yang terlibat dalam pengeroyokan guru SMK itu, kalau kemana aja? 😩 Mereka harus diproses hukum, tapi kenapa gak ada yang tahu bentuk sanksi yang akan dijatuhkan padanya? 🤔 Gue rasanya nggak adil banget!

Dan what's with KSAL, gimana caranya mereka bisa membuat langkah-langkah ke dalam dan keluar untuk proses hukuman? 🤯 Gue tahu gue cuma netizen, tapi jadi aku bayangin, apa yang mau dibawa masuk dan apa yang mau dilepaskan? 😂

Dan kalau TNI itu menindak tegas anggotanya, kenapa gak ada yang bisa melawan? 🤯 Apa yang harus dilakukan oleh prajurit yang salah, kalau tidak mau mengakui kesalahannya? 🤷‍♂️ Gue rasanya nggak adil banget, limap prajurit itu harus diproses hukum, tapi gue cuma nunggu aja! 😩
 
ada kejadian aneh ini nih... prajurit tni yang terlibat dalam pengeroyokan guru smk itu apa kejaannya? tapi nggak ada informasi tentang korban atau kerusakan apa-apa di daerah tersebut. kalau ya korban, pasti ada tindak lanjut dari tni juga, tapi nanti nggak ada info tentang sanksinya. yang penting adalah prajurit tni harus diproses hukumnya, supaya kegiatan semacam itu jadi tidak terjadi lagi. dan ini juga bikin saya curiga, apakah prajurit tni yang melakukan hal tersebut benar-benar tidak bertanggung jawab atau apa?
 
kembali
Top