Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim soal Hina Suku Toraja

Pandji Pragiwaksono, komedian terkenal Indonesia, diperiksa Bareskrim Polri terkait dugaan penghinaan suku Toraja. Pandji hadir sebagai saksi terlapor dalam proses pemeriksaannya.

Dalam pertemuan dengan penyelidik Bareskrim Polri, Pandji menjelaskan bahwa ia sudah pernah berdialog dengan perwakilan masyarakat asal Toraja sebagai niat baik untuk pembicaraan lebih lanjut. Ia menegosiasikan untuk berkarya dengan materi stand-up comedy yang bisa dinikmati oleh semua orang.

Namun, lelucon Pandji yang diminta Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) untuk meminta maaf secara publik masih membuat perbedaan. PMTI merasa tersinggung dengan lelucon tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengawasi kegiatan di bidang hiburan.

Menurut Pandji, ia tidak mengetahui bahwa leluconnya bisa menjadi sorotan suku Toraja. Ia hanya ingin berbagi cerita dengan cara yang lucu dan menyenangkan bagi semua orang.

Pandji percaya bahwa proses hukum ini merupakan konsekuensi logis dari dugaan penghinaan suku Toraja. Namun, ia juga ingin menekankan bahwa ia tidak bermaksud untuk menghina atau merendahkan adat istiadat suku Toraja.

Pandji masih berharap bisa kembali berkarya dan berbagi cerita dengan cara yang positif dan menyenangkan bagi semua orang.
 
Gini nih, kalau komedian kita bisa nggak bermaksud untuk menghina suku apa pun, tapi gini aja terjadi. Saya penasaran juga siapa yang benar-benar menyatakan bahwa lelucon Pandji itu bisa dianggap sebagai sorotan suku Toraja. Mungkin perlu ada komunikasi yang lebih baik dulu sebelum komedian kita nge-resolution masalah ini ya πŸ€”
 
Gue rasa Pandji Pragiwaksono ini benar-benar memanggil gue πŸ˜‚. Ia benar-benar tidak sadar bahwa leluconya bisa dipikirkan sebagai penghinaan suku Toraja. tapi sih, lelucon itu sebenarnya kurang lucu juga 🀣. Gue rasa PMTI yang menangani kasus ini harus lebih bijak dan tidak terlalu cepat untuk merasa tersinggung. Dan sih, gue punya ide bahwa Pandji bisa membuat lelucon yang lagi-lagi tentang penghinaan suku Toraja tapi dengan cara yang lebih lucu dan tidak memihak πŸ€£πŸ‘.
 
πŸ€” Laku nggak bisa, nih. Saya penasaran apa yang sebenarnya terjadi di balik lelucon Pandji yang meminta maaf Toraja. πŸ€‘ Menurut data saya dari survei online, 70% penduduk Indonesia percaya bahwa komedian harus bebas berekspresi, tapi juga 60% orang itu ingin konten hiburan harus sesuai dengan norma masyarakat. πŸ“Š Kita bisa lihat diagram berikut: πŸ“ˆ 80% responden setuju dengan Pandji yang ingin berbagi cerita lucu, tapi 40% dari mereka juga ingin lelucon itu tidak menghina suku Toraja. 😐 Yang penting, saya penasaran apa yang akan dilakukan pihak PMTI dan Polri di masa depan? πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ Saya juga ingin melihat bagaimana Pandji bisa kembali berkarya dengan cara yang positif dan menyenangkan bagi semua orang. 🎀 Berikut adalah beberapa data lain tentang tema ini: πŸ“Š 90% komedian Indonesia percaya bahwa mereka harus bebas berekspresi, tapi 70% dari mereka juga ingin konten hiburan harus sesuai dengan norma masyarakat. 😊
 
omg, apa sih gerangan ini? kenapa komedian harus dijak jepit karena lelucon di atas? aku rasa itu tidak adil banget... tapi mungkin karena aku sederhana aja, di hiburan kan ada batas-batas kan? tapi nggak bisa kayak gini, kalau dihentikan semua. aku juga suka Toraja, mereka nyaman banget... tapi aku rasa komedian harus bisa berbagi cerita apa pun yang ia kenal dengan cara yang lucu, siapa tahu orang lain juga nyangka2 sih.
 
gak percaya lagi apa aja yang bisa kita lakukan sih... kalau adegan di komedi kita bisa dianggap menghina suku Toraja, tapi kalau kita sengaja berbicara dengan mereka untuk mengetahui apa aja yang perlu diubah, sih masih bisa jadi sorotan? πŸ€”

gak salah lagi, mungkin Pandji nggak ngerti apalagi, tapi sih kalau kita already punya kesempatan untuk berbicara, kita harus lebih teliti sih... ataukah, kalau kita udah punya kesempatan itu, maka kita harus bisa menggunakannya untuk kebaikan sih? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
😊 Ini nih, kalau kita lihat dari perspektif komedian, leluconnya kalau nggak sengaja jadi sorotan suku Toraja, bisa jadi gini: Pandji sudah lama berusaha untuk menjadi netral dan berbagi cerita yang lucu bukan hanya untuk orang-orang Indonesia, tapi juga bisa dinikmati oleh masyarakat lainnya. Tapi ternyata ada satu kelompok yang merasa dihina, padahal itu kalau nggak sengaja, bukannya lelucon yang berlebihan? πŸ€”

Saya pikir apa yang terjadi sini, ada kesalahpahaman dari dua belah pihak. PMTI dan Pandji harus bisa mencari jalan tengah dan berkomunikasi lebih baik agar tidak terjadi situasi seperti ini lagi. Kalau nggak, kalau nanti lelucon-lelucon yang lucu itu berubah menjadi hal lain... πŸ˜…
 
Pandji Pragiwaksono memang harusnya lebih hati-hati dengar leluconnya ya, kalau bisa banget nggak ada arti di sini πŸ€”. Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam pikirannya saat itu, tapi pasti perlu konsultasi dengan orang lain sebelum ngejar giliran sih πŸ˜…. Yang penting adalah dia sudah menjelaskan bahwa ia punya niat baik dan ingin berbagi cerita yang lucu, tapi apa di baliknya? πŸ€·β€β™‚οΈ Saya rasa lebih baik kalau bisa buatkan komedi yang positif bukannya negative, kayaknya lebih menyenangkan dilihat orang lain 😊.
 
Kaget kan, komedian terkenal ini akhirnya dibawa ke Bareskrim Polri... Sepertinya sih lelucon Pandji itu salah tujuan. Dia punya niat baik banget, ingin berbagi cerita dengan cara yang lucu dan menyenangkan. Tapi apa salahnya kalau Toraja sendiri yang meminta maaf dulu? Jangan sibuk lagi dengan proses hukum yang panjang... Saya harap Pandji bisa kembali berkarya dengan material stand-up comedy yang positif, bukan lagi membuat perbedaan dengan lelucon yang salah tujuan πŸ˜”πŸ€¦β€β™‚οΈ
 
aku bingung kalau komedian itu masuk ke situasi ini πŸ€”. sih, leluconnya pasti tidak bermaksud untuk menghina suku Toraja, tapi aku nggak bisa paham kenapa masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) masih terus mengawasi dan membuat komedian tersebut diperiksa Bareskrim Polri πŸ˜•. apa sih yang salah dengan leluconnya? apakah itu tidak bisa dinikmati oleh semua orang? aku rasa ini hanya memperburuk masalah dan bukan solusi πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Pandji pasti gak sadar bahwa lelucon-nya bisa jadi mengganggu banyak orang, kayaknya harus lebih berhati-hati dulu ya 😊. Aku rasa dia baik-baik saja, hanya salah paham aja. Dia mau membantu dan berbagi cerita dengan cara yang lucu, tapi ternyata ada yang salah. Saya harap pandji bisa kembali berkarya dengan materi stand-up comedy yang positif dan tidak membuat orang lain merasa tersinggung πŸ’ͺ.
 
aya sori aja, tapi ini bikin aku bingung juga... sih kan komedian itu udah punya niat baik untuk berdialog dengg masyarakat Toraja, tapi ternyata ada lelucon yang salah sasaran ya... itulah yang bikin pihak PMTI tersinggung. tapi aku pikir ini semua bisa dihindari kalau kita jujur dan terbuka dgn kekayaan budaya Indonesia... mungkin comedian itu nggak perlu khawatir, karena banyak orang juga terkesan leluconnya lucu banget... tapi gampang banget pihak PMTI bisa salah sasaran, kalau mereka udah punya alasan yang jelas. aku harap komedian ini bisa kembali berkarya dgn cerita yang positif dan menyenangkan ya πŸ€”
 
aku nggak percaya sih nih, komedian yang bikin kita tertawa harusnya bisa tahu sih kalau leluconya bikin suku Toraja tersinggung πŸ€¦β€β™‚οΈ. tapi aku rasa Pandji benar-benar tidak berarti ingin merendahkan adat istiadat mereka, tapi malah karena orang suka bikin drama yang nggak perlu πŸ˜’. apa yang salah dengan lelucon itu sih? kamu kayaknya terlalu sensi ya πŸ™„.
 
gak percaya lagi ke komedian yang nggak punya hati 🀯, apa aja alasan nya? kalau sudah berdialog dgn perwakilan masyarakat toraja dan niat baik tapi masih bawa lelucon yang bisa dianggap merendahkan adat istiadat mereka. ini gini, jangan hanya bicara tapi caranya juga harus benar πŸ€·β€β™‚οΈ. sisi saya, pandji gajadi nggak sepenuhnya bersalah dan bisa berbagi cerita lain yang positif. karenanya aja nanti dihukum? πŸ€”
 
πŸ€” oh iya, aku pikir ini gini... pandji pragiwaksono adalah komedian yang terkenal di indonesia, tapi dia punya kegagalan dalam membuat lelucon yang tidak disukai oleh suku toraja πŸ€¦β€β™‚οΈ. tapi apa yang perlu kita lakukan adalah berusaha untuk memahami dan mengerti perspektif dari mereka πŸ™.

dan aku rasa ini keterangkannya penting, kita harus berhati-hati dalam membuat lelucon atau komentar yang bisa dipahami oleh banyak orang πŸ’‘. tapi yang paling penting, pandji telah menyatakan bahwa dia tidak bermaksud untuk menghina suku toraja dan ingin berbagi cerita yang positif 🎀.

mungkin ini bisa menjadi kesempatan bagus bagi pandji untuk belajar dan berubah dalam membuat lelucon-nya πŸ“š. dan kita semua bisa menjadi saksi terlapor dalam proses perubahan yang positif ini πŸ’ͺ.
 
Gue rasa nih, Pandji harus paham tentang dampaknya ketika ia membuat lelucon yang bisa dianggap menghina suku Toraja. Ia gak perlu khawatir kan kalau proses hukum ini akan menyelesaikan masalah itu, tapi dia harus berhati-hati dulu kan? Gue rasa Pandji harus lebih waspada ketika ia membuat lelucon yang bisa dianggap sensitif.
 
Kalau kan, Pandji udah bilang dia sudah ngobati masalahnya sebelum ini, tapi PMTI masih terus mengawasi? Gue pikir mereka kira Pandji aja ngeluh-ngeluh tanpa ada bukti, tapi ternyata buktinya sih di dalam leluconnya. Gue rasa PMTI harus lebih bijak, gak usah selalu bersikap keras. Pandji sudah bilang dia mau bercanda untuk semua orang, tapi mereka kira dia hanya mau ngelambat-ngelamatan? Saya masih percaya Pandji, gue yakin dia tidak bermaksud untuk menghina suku Toraja.
 
kembali
Top