Kasus virus Nipah yang semakin memanas di India membuat Singapura mengambil tindakan keras. Menurut Direktur Pascasarjana Universitas Yayasan Rumah Sakit Islam Indonesia (YARSI), Tjandra Yoga Aditama, langkah-langkah tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah Singapura dalam melindungi warga dan rakyatnya.
Saat ini, kasus virus Nipah terus membesar di West Bengal, India. Maka dari itu, pemerintah Singapura telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Yang pertama, pemerintah Singapura melakukan skrining suhu tubuh di Bandara Changi bagi pendatang dari daerah terjangkit. Selain itu, mereka juga meminta dokter dan laboratorium untuk melaporkan kepada badan terkait jika ditemukan kasus suspek atau terkonfirmasi virus Nipah.
Selanjutnya, pemerintah Singapura meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pasien dengan riwayat kunjungan ke West Bengal yang datang dengan gejala serupa infeksi virus Nipah. Mereka juga memberikan penyuluhan kesehatan di bandara dan pintu masuk Singapura kepada pendatang, serta meminta warga yang akan ke luar Singapura diberikan informasi kehati-hatian.
Kementerian Tenaga Kerja Singapura juga meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran yang baru datang dari Asia Selatan. Dan terakhir, badan terkait akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab pengendalian penyakit menular di Asia Selatan untuk memantau secara ketat perkembangan situasi virus Nipah.
Tjandra Yoga Aditama juga mengatakan bahwa enam langkah Singapura tersebut, bersama kebijakan Thailand yang mencakup skrining bandara, kesiapan rumah sakit, dan pendekatan Satu Kesehatan atau one health, dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Indonesia dalam meningkatkan kewaspadaan kesehatan masyarakat.
Saat ini, kasus virus Nipah terus membesar di West Bengal, India. Maka dari itu, pemerintah Singapura telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut. Yang pertama, pemerintah Singapura melakukan skrining suhu tubuh di Bandara Changi bagi pendatang dari daerah terjangkit. Selain itu, mereka juga meminta dokter dan laboratorium untuk melaporkan kepada badan terkait jika ditemukan kasus suspek atau terkonfirmasi virus Nipah.
Selanjutnya, pemerintah Singapura meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan pasien dengan riwayat kunjungan ke West Bengal yang datang dengan gejala serupa infeksi virus Nipah. Mereka juga memberikan penyuluhan kesehatan di bandara dan pintu masuk Singapura kepada pendatang, serta meminta warga yang akan ke luar Singapura diberikan informasi kehati-hatian.
Kementerian Tenaga Kerja Singapura juga meningkatkan surveilans terhadap pekerja migran yang baru datang dari Asia Selatan. Dan terakhir, badan terkait akan terus berkoordinasi dengan penanggung jawab pengendalian penyakit menular di Asia Selatan untuk memantau secara ketat perkembangan situasi virus Nipah.
Tjandra Yoga Aditama juga mengatakan bahwa enam langkah Singapura tersebut, bersama kebijakan Thailand yang mencakup skrining bandara, kesiapan rumah sakit, dan pendekatan Satu Kesehatan atau one health, dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Indonesia dalam meningkatkan kewaspadaan kesehatan masyarakat.