Pabrik Sandal di Medan Terbakar, Damkarmat Ajak 150 Orang Jujur Memadamkan Api
Damkarmat Kota Medan, Sumatera Utara, mengerahkan 150 orang dan 20 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang membakar sebuah pabrik sandal di Medan. Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Medan, Wandro Malau, mengatakan bahwa proses pemadaman sudah berjalan beberapa shift dengan personil bergantian.
Pada Selasa (27/1/2026) pukul 22.00 WIB, proses pemadamannya sudah mulai dan sampai saat ini telah mencapai 95 persen. Menurut Wandro, jika tidak ada hambatan lagi, maka proses pemadaman sudah bisa selesai.
Saat ini, proses pemadamannya sedang berlangsung dengan diperlukan bantuan dari pemangku kebijakan terkait serta beberapa pihak swasta seperti Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polres Belawan. Brimob Sumut, Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai.
Pabrik sandal tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dengan tiga pintu api yang langsung membesar, sehingga sangat sulit untuk memadamkan api. Namun, Damkarmat Medan tidak menutup kemungkinan adanya penyebab kebakaran yang lain dan saat ini masih fokus dalam proses pemadaman saja.
Damkarmat Kota Medan, Sumatera Utara, mengerahkan 150 orang dan 20 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang membakar sebuah pabrik sandal di Medan. Pelaksana Tugas Kepala Damkarmat Medan, Wandro Malau, mengatakan bahwa proses pemadaman sudah berjalan beberapa shift dengan personil bergantian.
Pada Selasa (27/1/2026) pukul 22.00 WIB, proses pemadamannya sudah mulai dan sampai saat ini telah mencapai 95 persen. Menurut Wandro, jika tidak ada hambatan lagi, maka proses pemadaman sudah bisa selesai.
Saat ini, proses pemadamannya sedang berlangsung dengan diperlukan bantuan dari pemangku kebijakan terkait serta beberapa pihak swasta seperti Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Polres Belawan. Brimob Sumut, Kabupaten Deliserdang dan Kota Binjai.
Pabrik sandal tersebut memiliki luas sekitar 3 hektare dengan tiga pintu api yang langsung membesar, sehingga sangat sulit untuk memadamkan api. Namun, Damkarmat Medan tidak menutup kemungkinan adanya penyebab kebakaran yang lain dan saat ini masih fokus dalam proses pemadaman saja.