Dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Depok, PT Karabha Digdaya dan PT KRB menjadi pusat perhatian. Perusahaan ini merupakan badan usaha milik Kementerian Keuangan dengan fokus pengelolaan aset yang bernilai strategis dan berkelanjutan.
Operasi Tangkap Tangan ini diduga terkait dengan sengketa lahan antara PT Karabha Digdaya dengan masyarakat Tapos yang sedang melalui proses hukum di Pengadilan Negeri Depok. Dalam operasi ini, KPK menangkap tujuh orang, termasuk Ketua PN Depok dan Direktur Utama PT Karabha Digdaya.
Selain itu, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang miliaran rupiah yang terkait dengan sengketa tersebut. Kronologi penangkapan dan konstruksi perkara akan disampaikan secara detail dalam beberapa hari ke depan.
Operasi Tangkap Tangan ini merupakan langkah penting KPK untuk mengatasi korupsi di sektor pengelolaan aset, terutama yang terkait dengan perusahaan milik negara.
Operasi Tangkap Tangan ini diduga terkait dengan sengketa lahan antara PT Karabha Digdaya dengan masyarakat Tapos yang sedang melalui proses hukum di Pengadilan Negeri Depok. Dalam operasi ini, KPK menangkap tujuh orang, termasuk Ketua PN Depok dan Direktur Utama PT Karabha Digdaya.
Selain itu, KPK juga menyita sejumlah barang bukti berupa uang miliaran rupiah yang terkait dengan sengketa tersebut. Kronologi penangkapan dan konstruksi perkara akan disampaikan secara detail dalam beberapa hari ke depan.
Operasi Tangkap Tangan ini merupakan langkah penting KPK untuk mengatasi korupsi di sektor pengelolaan aset, terutama yang terkait dengan perusahaan milik negara.