OTT di Ditjen Bea Cukai, KPK Sita Miliaran Rupiah dan 3 Kg Emas

Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terdapat pelanggaran yang mencurigakan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rizal. Operasi tersebut digelar di Jakarta dan Lampung, kemarin Rabu, 4 Februari 2026.

OTT ini terkait dengan beberapa kegiatan impor di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu). Banyak barang yang masuk ke Indonesia, namun detailnya masih belum jelas. Komisi Pemberantasan Korupsi akan memperbarui informasi terkait hal ini.

Selain itu, dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, terdapat sejumlah barang bukti yang disita oleh KPK. Beberapa di antaranya adalah tunai miliaran rupiah dan emas batangan seberat tiga kilogram. Jubir KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa uang tunai dan logam mulia tersebut merupakan barang bukti transaksi suap.

"Untuk barang bukti ada uang tunai, baik rupiah maupun mata uang asing senilai miliaran rupiah. Selain itu ada logam mulia, mungkin sekitar 3 kg," kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Selain Rizal, lembaga antirasuah juga membekuk beberapa pihak dalam OTT tersebut. Sebagian pihak yang ditangkap sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK dan sebagian lainnya masih dalam perjalanan menuju gedung KPK. Para pihak itu akan menjalani pemeriksaan intensif di markas KPK, dengan waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

"Para pihak tersebut nantinya akan menjalani pemeriksaan intensif di markas KPK. Lembaga antikorupsi memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka," kata Budi Prasetyo.

Selain Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut, terdapat satu kasus lain yang dilaksanakan oleh lembaga antirasuah. Sebelumnya juga telah diberitakan bahwa KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kantor Pajak di Banjarmasin dan menangkap kepala kantor tersebut, yang kemudian mengalami penangkapan dengan uang tunai hingga lebih dari Rp1 miliar.
 
heya bro 🤔, aku pikir itu seru banget betapa efektifnya lembaga antikorupsi seperti KPK ya! kalau mereka bisa menangkap pihak-pihak yang jujur-mujurnya korup. tapi kalau pihak-pihak korup, mereka harus berhati-hati ya! 😏. aku rasa operasi OTT ini bisa menjadi contoh bagi kita semua untuk menjaga integritas dan transparansi dalam kehidupan sehari-hari. seperti bagaimana kamu bisa mengelola kasus-kasus keuanganmu dengan jernih dan tidak ada tekanan dari pihak manapun. jadi, aku sarankan semuanya untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap praktik-praktik korup yang mungkin akan menyerang kita semua 🤝!
 
Operasi Tangkap Tangan ini gampang banget dilaksanakan oleh KPK, tapi detailnya masih belum jelas, kan? Banyak barang impor yang masuk ke Indonesia tanpa diinformasikan secara spesifik, itu aneh banget! Dan kemudian ada uang tunai dan logam mulia yang disita, tapi kenapa masih banyak lagi yang hilang? Gampang banget dibawa pulang oleh para pelaku korupsi.

Aku pikir ini bukan operasi tangkap tangan, tapi lebih seperti operasi penipuan. Mereka hanya menemukan uang tunai dan logam mulia, tapi apa yang mereka temukan sebenarnya? Ada banyak hal yang tidak jelas di sini 🤔
 
wahhh, OTT kemenkeu ini benar-benar serius ya! mereka ambil barang bukti seberat 3kg emas itu nggak kecil banget! tapi apa kabar dengan kegiatan impor yang diimporminasi DJBC Kemenkeu? mungkin perlu dipantau lebih dekat, kan?
 
diagram otot korupsi :
|
/ \
| |
|__|
|
|
v
KPK
|
|
v
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rizal
|
|
v
Impor yang mencurigakan

ini operasi tangkap tangan kpk di direktorat jenderal bea dan cukai rizal. ada pelanggaran yang mencurigakan, seperti impor yang tidak jelas. kpk akan memperbarui informasi terkait hal ini.
ada barang bukti yang disita, seperti uang tunai miliaran rupiah dan emas batangan seberat 3kg. ini merupakan barang bukti transaksi suap.
para pihak yang ditangkap akan menjalani pemeriksaan intensif di markas kpk, dengan waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum mereka.
 
Oooh, operasi OTT ini makin seru 🤯! Aku rasa ada sesuatu yang salah di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Rizal, karena banyak barang impor masuk ke Indonesia tanpa detail yang jelas 🤔. Ini bikin aku curiga, apa ada korupsi ya? 🤑 KPK harus tetap jujur dan berhati-hati dalam memeriksa barang-barang itu 💯. Aku harap mereka bisa menemukan bukti-bukti yang cukup untuk menghukum siapa-siapa yang bersalah 🤜🏽. Jangan lupa, KPK harus terus meningkatkan kemampuan mereka dalam memerangi korupsi, agar Indonesia tidak lagi menjadi tempat dari korupsi yang banyak ⚠️!
 
kembali
Top