Cuaca ekstrem di Jakarta memaksa masyarakat untuk menyesuaikan aktivitas rutin mereka. Senator Jakarta Fahira Idris percaya bahwa opsi belajar dan bekerja dari rumah saat cuaca buruk bukanlah penurunan kualitas, melainkan penyesuaian agar kota tetap berlangsung tanpa gangguan.
Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengelola infrastruktur digital Jakarta yang relatif memadai. Dengan demikian, pembelajaran jarak jauh maupun kerja daring dapat berjalan dengan baik tanpa kehilangan substansi. Menurut Fahira Idris, kebijakan ini juga membantu mengontrol kemacetan dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Fleksibilitas belajar dan bekerja dari rumah menjadi perlindungan bagi warga yang rentan terhadap dampak cuaca ekstrem. Bekerja dari rumah dapat mencegah beban waktu, biaya, dan risiko tidak perlu, tanpa mengorbankan hak atas pendidikan dan pekerjaan.
Di dunia usaha, Fahira Idris menekankan pentingnya kebijakan WFH diakomodasi oleh perusahaan swasta dengan penyesuaian karakter dan kebutuhan masing-masing sektor. Meskipun tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan sepenuhnya dari rumah, pengaturan kerja hibrida, fleksibilitas jam kerja, atau pengurangan kehadiran fisik dinilai sebagai solusi yang realistis.
Menurut Fahira Idris, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci agar kebijakan ini berjalan efektif tanpa mengganggu produktivitas.
Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk mengelola infrastruktur digital Jakarta yang relatif memadai. Dengan demikian, pembelajaran jarak jauh maupun kerja daring dapat berjalan dengan baik tanpa kehilangan substansi. Menurut Fahira Idris, kebijakan ini juga membantu mengontrol kemacetan dan meningkatkan kualitas lingkungan.
Fleksibilitas belajar dan bekerja dari rumah menjadi perlindungan bagi warga yang rentan terhadap dampak cuaca ekstrem. Bekerja dari rumah dapat mencegah beban waktu, biaya, dan risiko tidak perlu, tanpa mengorbankan hak atas pendidikan dan pekerjaan.
Di dunia usaha, Fahira Idris menekankan pentingnya kebijakan WFH diakomodasi oleh perusahaan swasta dengan penyesuaian karakter dan kebutuhan masing-masing sektor. Meskipun tidak semua jenis pekerjaan dapat dilakukan sepenuhnya dari rumah, pengaturan kerja hibrida, fleksibilitas jam kerja, atau pengurangan kehadiran fisik dinilai sebagai solusi yang realistis.
Menurut Fahira Idris, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci agar kebijakan ini berjalan efektif tanpa mengganggu produktivitas.