Cuaca ekstrem lagi-lagi menghantui Jabodabek, tapi nggak separah semalam ya. Saya pikir cuma di Jakarta aja yang harus khawatir, cuma kalau cuacanya nggak baik itu aja. Jadi, kalo intensitasnya nggak separah hari Sabtu-Minggu lalu, apa masalahnya? Oh iya, gubang DKI juga ngebuka opsi WFH dan PJJ ya! Saya rasa itu wajar banget, tapi malu-malu sih kalau kampus aja yang harus terkena dampaknya. Mungkin gubang Jakarta punya rencana untuk menyesuaikan dengan cuaca, misalnya seperti mengatur kelas online atau apa lagi. Saya harap gubang DKI bisa membuat kebijakan yang tepat dan jangan sampai pengajar-pengajar di sekolah harus kembali ke kantor ya...