Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperpanjang operasi modifikasi cuaca (OMC) hingga 27 Januari 2026. Pada awalnya, operasi ini dijadwalkan berakhir pada tanggal 23 Januari. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan perpanjangan ini dilakukan karena masih ada situasi cuaca ekstrem yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Gubernur juga menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca akan dijalankan secara intensif dengan frekuensi tiga kali sehari. Anggaran untuk operasi ini sudah tersedia hingga 30 hari ke depan, sehingga pesawat yang digunakan tidak lagi dipengaruhi oleh budget.
Pemerintah DKI Jakarta juga telah melakukan pencegahan dan mengadakan operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Operasi ini dijalankan dengan sangat intensif untuk memastikan bahwa situasi cuaca ekstrem tidak terjadi.
Gubernur juga menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca akan dijalankan secara intensif dengan frekuensi tiga kali sehari. Anggaran untuk operasi ini sudah tersedia hingga 30 hari ke depan, sehingga pesawat yang digunakan tidak lagi dipengaruhi oleh budget.
Pemerintah DKI Jakarta juga telah melakukan pencegahan dan mengadakan operasi modifikasi cuaca untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Operasi ini dijalankan dengan sangat intensif untuk memastikan bahwa situasi cuaca ekstrem tidak terjadi.