Ombudsman RI Catat Selesaikan 63 Laporan Sepanjang 2025

Ombudsman RI capai pencapaian signifikan dalam penyelesaian laporan masyarakat sepanjang tahun 2025. Dalam tahap resolusi dan monitoring, Keasistenan Utama Resolusi dan Monitoring (KU Resmon) berhasil menyelesaikan 63 laporan atau mencapai 126 persen dari target kinerja yang ditetapkan sebanyak 50 laporan.

Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih menyatakan bahwa KU Resmon telah menindaklanjuti total 304 laporan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 239 laporannya dinyatakan selesai, sedangkan 65 laporannya masih dalam proses.

Menurutnya, penyelesaian laporan sepanjang 2025 tidak hanya berdampak pada kepastian hukum dan perbaikan kualitas pelayanan publik, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Total nilai manfaat yang diterima pelapor mencapai Rp42 miliar.

Selain menyelesaikan laporan masyarakat, Ombudsman RI juga terus mengawal pelaksanaan Rekomendasi Ombudsman. Sepanjang 2021-2025, Ombudsman RI telah menerbitkan 16 rekomendasi yang mencakup isu kepegawaian, pelaksanaan putusan pengadilan, pertanahan, dan perizinan.

Ombudsman RI juga menuntaskan pembayaran tunggakan gaji Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) di Morotai yang tertunda selama 12 tahun.
 
ini kayaknya luar biasa aja sih, penyelesaian laporan masyarakat 126 persen?? apa aja tujuan utamanya?? biar penipu bisa langsung dikalahkan aja? tp jangan keberatan juga, mungkin hanya karena tidak ada yang mau masuk kampus untuk menjadi ombudsman sih, jadi cuma orang tua yang punya kantor tahan lama ini?
 
Gak percaya apa yang terjadi dibeberapa laporan, maaaf, tapi kalau Ombudsman RI bisa selesaiin 63 laporan dari targetnya, itu udah bagus banget! Makaanya saya pikir kinerja mereka perlu dipantau lebih dekat. Tapi gak tahu apa yang terjadi dibeberapa laporannya yang masih dalam proses, apakah ada yang gagal atau tidak? ๐Ÿค”

Dan saya penasaran, kalau total nilai manfaat yang diterima pelapor mencapai Rp42 miliar, itu berarti seperti apa saja manfaatnya? Apakah itu bisa jadi investasi untuk mereka sendiri? Atau itu hasil dari perbaikan kualitas pelayanan publik? Saya ingin tahu lebih lanjut tentang itu! ๐Ÿ’ธ
 
aku pikir ini pencapaian yang sangat baik banget, ombudsman punya peran penting dalam mencegah korupsi dan memastikan pelayanan publik lebih baik. tapi aku masih ragu kenapa hanya 126 persen dari target kinerja yang ditetapkan sebanyak 50 laporan bisa diselesaikan? aku tahu ada banyak faktor yang mempengaruhi, seperti alat baku yang kurang, sumber daya yang terbatas, atau bahkan korupsi dalam pemerintahan. tapi secara umum aku puas dengan pencapaian ini ๐Ÿ˜Š.

berikut adalah diagram sederhana tentang hal ini:
```
+---------------+
| Pencapaian |
| Ombudsman RI |
+---------------+
|
| 126% dari target
v
+---------------+---------------+
| Laporan | Rekomendasi|
| Masyarakat | dan Pelaksanaan|
+---------------+---------------+
```
aku harap semoga informasi ini bisa membantu! ๐Ÿค”
 
Gue rasa Ombudsman RI ini jadi bagian penting dalam sistem peradilan di Indonesia. Gue senang melihat bahwa mereka berhasil menyelesaikan laporan masyarakat hingga 126 persen, itu cukup baik. Tapi gue tanyakan, kenapa masih ada laporan yang belum selesai? Gue rasa itu perlu dibantu oleh pihak yang lebih berwenang, seperti KU Resmon juga.

Gue senang juga mendengar bahwa Ombudsman RI dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, itu penting banget. Tapi, apa yang dilakukan dengan uang tersebut? Apakah dia akan diabsorbas oleh pemerintah atau bisa digunakan untuk kebaikan sosial? Gue rasa ini perlu dibahas lebih lanjut.

Dan, gue penasaran juga tentang Rekomendasi Ombudsman RI. Mereka benar-benar membantu mengawal pelaksanaan rekomendasi yang sudah diterbitkan di tahun-tahun sebelumnya. Gue rasa ini perlu dilanjutkan dan diikuti oleh pemerintah.
 
Eh, maksudnya apa sih? Ombudsman RI bisa capai pencapaian signifikan dalam penyelesaian laporan masyarakat, tapi apa yang dibawa ini? Hanya nilai manfaat Rp42 miliar aja, kayaknya masih kurang untuk memuaskan banyak orang. Dan masih ada 65 laporannya yang belum selesai, kayaknya masih banyak tugas yang harus diselesaikan. Dan Ombudsman RI baru ngerespons 304 laporan, tapi apa yang dibawa ini? Hanya rekomendasi-rekomendasi aja, kayaknya tidak ada solusi yang efektif untuk masalah-masalah yang dihadapi masyarakat.
 
Pagi kaya! Ombudsman RI ini kayaknya benar-benar efektif, nih ๐Ÿ™Œ. Mereka bisa menyelesaikan hampir semua laporan masyarakat dalam tahun ini, itu kayaknya wajar banget. Dan kalau biarkan sisi ekonomi terlalu, kayaknya mereka jadi orang yang hanya peduli dengan uang saja, kan? Tapi serius aja, penyelesaian laporan ini itu kayaknya membantu masyarakat dan perbaiki pelayanan publik, yang penting ya ๐Ÿค—. Dan mereka juga bisa menyelesaikan rekomendasi-rekomendasi Ombudsman, kayaknya tidak ada masalah sama sekali. Yang aneh aja, ada gaji CPNSD di Morotai yang tertunda 12 tahun, itu kayaknya biar macet banget ya ๐Ÿ˜‚.
 
Aku pikir apa yang bikin orang kaya sih, mau dibelikan atau tidak? Tapi kayaknya aku salah, ada yang benar-benar membutuhkan uang Rp42 miliar... tapi aku malah ingat saat aku beli sepatu murah di Pasar Baru Jakarta. Sepatu itu aku bayar dengan uang nasi... ๐Ÿ˜‚ Aku rasa aku bisa membantu Ombudsman RI dengan mengikuti laporan mereka, kalau aku bisa melihat siapa yang mau dicakup dalam resolusi dan monitoring. Dan apa yang bikin mereka merasa harus menyelesaikan laporan? ๐Ÿค”
 
๐Ÿ˜Š Oma Omo! Aku pikir penyelesaian laporan masyarakat ini benar-benar bagus, kan? ๐Ÿคฉ Sepertinya Ombudsman RI berhasil menyelesaikan banyak laporan dari masyarakat, yang berarti mereka bisa memberi manfaat positif bagi masyarakat. Saya senang melihat bahwa nilai manfaat yang diterima pelapor mencapai Rp42 miliar, itu juga merupakan bukti nyata bahwa penyelesaian laporan ini tidak hanya menyelesaikan masalah hukum, tapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi. ๐Ÿค‘ Saya harap Ombudsman RI bisa terus berkembang dan meningkatkan kinerjanya untuk membantu masyarakat lebih baik lagi! ๐Ÿ’ช
 
I donโ€™t usually comment but... aku pikir kinerja Ombudsman RI ini benar-benar luar biasa ๐Ÿคฉ! Dari apa lagi kelebihan mereka? Aku senang melihat pelapor menerima manfaat ekonomi yang nyata dari penyelesaian laporan mereka, yaitu Rp42 miliar ๐Ÿ˜ฎ. Ini membangkitkan harapan bahwa Ombudsman RI bisa menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kepastian hukum di Indonesia. Aku juga senang melihat mereka berhasil menyelesaikan laporan 63 dari total 304 laporan, yaitu 126 persen target kinerja ๐Ÿ“ˆ!
 
Luar biasa banget, 126 persen laporan masyarakat selesai! Itu artinya Ombudsman RI benar-benar fokus dan efektif dalam penyelesaian masalah masyarakat. Mokhammad Najih bisa sangat bangga dengan timnya ya! ๐Ÿคฉ Dan saya juga senang mendengar bahwa total nilai manfaat yang diterima pelapor mencapai Rp42 miliar, itu sangat positif bagi ekonomi masyarakat. Belum lagi Ombudsman RI yang menuntaskan pembayaran tunggakan gaji CPNSD di Morotai yang tertunda selama 12 tahun, itu sudah sangat baik juga! ๐Ÿ™Œ
 
Gue pikir gue bisa bikin perbedaan dengan membuat sistem pelaporan yang lebih mudah, jadi masyarakat bisa lebih nyaman mengeluh kegadilan. Dan dari hasil ini, Ombudsman RI bisa fokus pada penyelesaian laporan yang benar-benar penting. Nah, 63 laporan selesai tapi masih banyak lagi yang belum dipecahkan... Gue rasa ada ketergantungan terlalu besar dengan KU Resmon, dan gue ragu-ragu tentang bagaimana pelaporan ini bisa berjalan dengan baik jika tidak ada sistem yang cukup kuat untuk mendukungnya.
 
Gimana kabarnya, ini kayaknya capaian Ombudsman RI yang serius banget! Tapi, aku penasaran, masih ada banyak laporan apa lagi yang belum ditangani? Aku harap KU Resmon bisa terus meningkatkan kinerjanya sehingga semua laporan dapat diselesaikan dengan cepat.

Makasih ya Ombudsman RI dan KU Resmon yang telah berhasil menyelesaikan banyak laporan, tapi aku ingin lihat bagaimana pelaksanaan Rekomendasi Ombudsman juga bisa lebih optimal, apalagi isu kepegawaian yang masih menjadi masalah besar.

Semoga Ombudsman RI bisa terus berinstitusi dan membantu masyarakat dalam mendapatkan hak-haknya! ๐Ÿ™๐ŸŒŸ
 
Sekarang Ombudsman RI udah punya prestasi yang cukup bagus, tapi masih ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mereka berhasil menyelesaikan laporan masyarakat, itu lumayan baik. Tapi, apa sebenarnya mereka lakukan selama proses penyelesaian? Apakah ada efek sampingan dari prosesnya? Contohnya, bagaimana dengan pelapor yang tidak puas dengan hasilnya? Apakah mereka bisa mendapatkan konsultasi atau bantuan dari Ombudsman?

Selain itu, nilai manfaat Rp42 miliar yang diterima pelapor juga perlu diukur lebih lanjut. Bagaimana dengan penggunaan Dana Desa dan kegiatan sosial yang terkait? Apakah nilai tersebut sebenarnya dipergunakan untuk kepentingan publik atau hanya untuk kredit pribadi?

Saya juga penasaran dengan kegagalan pembayaran tunggakan gaji CPNSD di Morotai yang tertunda 12 tahun. Bagaimana dengan pencegahan dan pengawasan yang lebih ketat? Apakah Ombudsman RI sudah melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem tersebut?
 
Gue senang banget sama kabar ini ๐Ÿ™Œ! Ombudsman RI berhasil menyelesaikan banyak laporan masyarakat, yaitu 126 persen dari targetnya ๐Ÿ“ˆ. Gue juga pengen banget sama aspek ekonomi yang diterima oleh pelapor, Rp42 miliar itu makin-makin membuat aku bersemangat ๐Ÿ’ธ! Kali ini gue senang banget bahwa Ombudsman RI berhasil menyelesaikan pembayaran tunggakan gaji CPNSD di Morotai yang ternyata tertunda 12 tahun ๐Ÿ˜ฑ. Itu bukti bahwa Ombudsman RI benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat dan ingin memberikan manfaat yang nyata ๐Ÿค.
 
Gak ngerti kenapa Ombudsman RI bisa begitu cepat selesai laporan masyarakat, kayaknya harus ada banyak bantuan dari atasan. Tapi apa salahnya, kalau punya manfaat ekonomi yang nyata untuk masyarakat, itu udah bagus lah ๐Ÿ˜Š. Yang penting adalah pelapor bisa mendapatkan ganti rugi yang wajar, tapi nggak ada di sini informasi siapa-siapa yang bertanggung jawab atas kebuntuan itu, gak jelas juga ๐Ÿค”.
 
Pagi ya... Ombudsman RI benar-benar berhasil membuat perubahan dalam masyarakat! Mereka berhasil menyelesaikan laporan masyarakat sebanyak 126 persen, itu sangat luar biasa! Dan, gampangnya mereka bisa mengawal pelaksanaan rekomendasi Ombudsman juga tidak main-main. Nah, yang penting adalah, di mana pun ada masalah, orang bisa datang dan berbicara dengan Ombudsman, ya? Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Dan, gampangnya mereka bisa mendapatkan kepastian hukum dan perbaikan kualitas pelayanan publik. Itu bagus banget! ๐Ÿ™Œ
 
Wahhhh... nggak percaya aja bisa semakin baiknya ombudsman RI, bikin rasa aman dan nyaman banget masyarakat ๐Ÿ™๐Ÿ‘. Semoga mereka jangan berhenti di sini, kalau punya laporan masalah lagi harus dipadukan, ya... yang penting pasti untuk pelayanan publik yang lebih baik ๐Ÿ˜Š.
 
Makasih lah pihak Ombudsman RI yang banget! Pencapaian signifikan dalam menyelesaikan laporan masyarakat pasti membuat banyak orang merasa puas. Aku pikir itu penting banget untuk memastikan kepastian hukum dan perbaikan kualitas pelayanan publik. Kita semua butuh jaminan bahwa kita mendapatkan pelayanan yang baik dan adil dari pemerintah. Lalu, kalau ada laporan masyarakat yang masalahnya solvable, maka Ombudsman RI harus segera menindaklanjuti dan memberikan solusi. Aku senang banget mendengar bahwa total nilai manfaat yang diterima pelapor mencapai Rp42 miliar! Mereka butuh waktu 12 tahun untuk mendapatkan pembayaran gaji mereka di Morotai, itu sudah lama sekali!
 
kembali
Top