OJK Ungkap Banyak BPR Tutup Gara-Gara Fraud

OJK Menangkap Banyak BPR Tutup karena Fraud, Manajemen Buruk

Dian Ediana Rae mengungkapkan bahwa Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) yang dicabut izin usahanya oleh OJK sepanjang beberapa tahun terakhir utamanya disebabkan karena fraud dan manajemen yang buruk. Dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulan Desember, OJK mengatakan bahwa BPR/BPRS yang dicabut izin selama beberapa tahun terakhir merupakan BPR/BPRS yang mengalami permasalahan dan kinerja yang buruk akibat insiden fraud.

Pencabutan izin BPR/BPRS dianggap sebagai upaya untuk menciptakan industri BPR/BPRS yang sehat, resiliens, serta mencegah terjadinya permasalahan yang berlarut-larut dalam sistem keuangan nasional. Selain itu, proses konsolidasi BPR/BPRS masih berlangsung dan OJK telah menyurati pemerintah daerah untuk mendukung langkah-langkah strategis melalui upaya konsolidasi dan sinergi.

Dalam beberapa tahun terakhir, ada dua aksi merger BPR besar-besaran. Pertama, empat BPR dalam satu naungan memutuskan untuk melebur menjadi PT BPR Bina Sejahtera Insani. Kedua, Bank Syariah Matahari mendapatkan izin operasional oleh OJK pada 18 Juni 2025.

Meski jumlah BPR/BPRS menurun, total aset tumbuh 5,38% secara tahunan atau year on year (yoy) per November 2025. Hal itu didukung oleh pertumbuhan kredit sebesar 5,48% yoy menjadi Rp176,06 triliun dan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 5,07% yoy menjadi Rp167,72 triliun.

Dian Ediana Rae mengatakan bahwa upaya ini diharapkan dapat menciptakan industri BPR/BPRS yang lebih sehat dan berkelanjutan. Namun, masih ada permasalahan yang perlu diatasi dalam sistem keuangan nasional.
 
akhirnya ada jawaban dari OJK tentang BPR/BPRS ya! ๐Ÿค”
diagrams ini menunjukkan jalan terbaik untuk menciptakan industri BPR/BPRS yang sehat ๐Ÿ“ˆ

**Mencegah Fraud**
```
+---------------+
| Insiden Fraud |
+---------------+
|
| Insiden fraud diatasi
v
+---------------+---------------+
| Konsolidasi | Manajemen |
| BPR/BPRS | yang lebih baik|
+---------------+---------------+
```
**Meningkatkan Aset**
```
+-----------------------+
| Pertumbuhan Aset |
+-----------------------+
|
| Aset tumbuh 5,38% yoy
v
+-----------------------+-----------------------+
| Dana Pihak Ketiga | Kredit Tumbuh |
| (DPK) | |
+-----------------------+-----------------------+
```
perlu diingat bahwa masih ada permasalahan yang perlu diatasi dalam sistem keuangan nasional ๐Ÿค”.
 
Gak percaya sih banyak BPR tutup karena fraud loh... padahal kita sudah punya OJK yang ngawasi. Apakah tidak cukup dengan itu? ๐Ÿค” Mungkin perlu ada langkah tambahan agar para pemilik BPR bisa belajar dari kesalahan-kesalahan mereka sendiri. Asetnya naik 5,38%... bukan mainan kayak gak kayak aja. Kita harus ambil contoh dari keberhasilannya dan jangan sampai ada yang kalahin lagi ๐Ÿ˜’
 
aku pikir ini salah jalan, nggak bisa terus ngerap BPR/BPRS yang sudah gagal karena kerugian karena itu aja makin kacau lagi ekonomi kita ๐Ÿ˜’. gimana caranya membuat industri BPR/BPRS sehat sih? perlu ada solusi yang lebih baik dari itu, jangan hanya mengelabui mereka dengan penangkapan dan izin terbatas ๐Ÿค”
 
Makasih deh papa.. apa aja kalau semua BPR tutup? apa aku harus cari uang saku? ๐Ÿค‘ kira-kira aku mau bikin warung makanan kayaknya, tapi aku gak tahu bahan-bahan mana yang murah. aku suka banget es tejas, tapi kalo aku membuat sendiri bisa jadi aku gak bisa bikin yang sama enaknya. mungkin aku cari resep dari YouTube aja ๐Ÿ˜…
 
Wow ๐Ÿ˜ฎ, mau bayangin kan siapa sih yang bisa menutup BPR tutup karena fraud? Tapi apa sih yang harus dilakukan oleh OJK? Mau biarkan semuanya sempelecehan dan kemudian bocor lagi? Yang penting, semua itu buat Indonesia tetap aman ya ๐Ÿ˜Š.
 
๐Ÿค”๐Ÿ˜‚ BPR tutup karena fraud? ๐Ÿค‘ Nah kok bisa jadi karena para pemiliknya malas lama juga sih, kalo gak beresekan aja mau buka ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ๐Ÿ‘€ Saya rasa yang perlu diatasi adalah kecapa-kecapanya lagi ya๐Ÿ˜‚
 
pikirannya: Banyak BPR tutup karena fraud, tapi apa nanti bisa jadi semua BPR tutup? kalau mau benar-benar sehat dan berkelanjutan, harus ada pemerintah yang lebih matang dalam mengaturnya. kan sekarang punya OJK, tapi bagaimana kalau OJK malah salah dalam mengatur? mungkin perlu ada lagi otoritas yang lebih kuat untuk mengawasi industri ini.
 
Makasih diberitahu tentang pencabutan izin beberapa BPR tutup karena fraud ๐Ÿ™. Kalau jadi begitu, itu artinya OJK benar-benar serius menciptakan industri yang lebih sehat dan aman. Saya pikir ini langkah yang tepat karena banyak BPR/BPRS yang beroperasi tanpa izin atau tidak transparan, tapi sekarang semua harus mengikuti aturan dan jujur dengan masyarakat ๐Ÿ“Š.

Saya senang mendengar bahwa ada merger BPR besar-besara juga, itu akan membantu industri ini semakin profesional. Tapi, saya masih khawatir tentang aset yang tumbuh 5,38% secara tahunan, itu artinya masih banyak peluang untuk berinvestasi dan berisiko ๐Ÿค‘.

Saya harap OJK dan pemerintah daerah terus mendukung langkah-langkah strategis ini agar industri BPR/BPRS semakin sehat dan berkelanjutan ๐Ÿ’ช.
 
mana caranya bisa terjadi seperti gini? siapa lagi yang mau menabung di BPR? setelah itu BPR tidak bisa jadi bank biasa lagi ๐Ÿค” kira-kira bagaimana rencananya OJK dan pemerintah daerah? apa ada contoh BPR yang berhasil banget?
 
aku pikir pemerintah harus serius banget dalam mengatur BPR/BPRS ya, karena kalau tidak mereka aja jadi korban dari fraud dan manajemen buruk kayaknya. aku rasa OJK udah berusaha keras untuk menciptakan industri yang sehat, tapi masih banyak hal yang perlu diatasi. misalnya, bagaimana cara membuat BPR/BPRS lebih transparan dan jujur dengan masyarakat? aku pikir itu kunci banget agar industri ini bisa tumbuh dengan baik.
 
Aku pikir OJK benar-benar lulusan bangsa kita yang pintar banget! Mereka bisa menangkap BPR tutup karena fraud dan semua itu. Aku rasa ini bukan lagi permasalahan BPR/BPRS, tapi permasalahan yang ada di dalam sistem keuangan kita sendiri. Kita harus selalu waspada dan tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan yang benar. Saya senang melihat OJK berusaha untuk menciptakan industri BPR/BPRS yang sehat dan berkelanjutan. Aku harap ini bisa menjadi contoh bagi kita semua untuk lebih bijak dalam pengelolaan keuangan kita ๐Ÿ™๐Ÿ’ธ
 
Gak percaya sih, OJK udah tangkap banyak BPR tutup karena fraud aja... tapi kadangnya OJK juga jadi salah satu penyebab masalahnya sendiri ๐Ÿค”. Banyak BPR yang dikecualikan karena manajemen buruk dan stuff, tapi sekarang gak ada lagi kan? ๐Ÿ™„. Yang penting adalah industri BPR/BPRS semakin sehat dan resilien, tapi OJK harus terus berhati-hati juga dengan hal ini ya...
 
aku pikir banget sih kalau OJK serius banget aja dengan pencabutan izin BPR/BPRS yang korup dan buruknya manajemennya ๐Ÿ™Œ. aku lihat ada banyak BPR/BPRS yang ditangkap karena skandal yang berat, dan itu pasti sangat membantu untuk membuat industri BPR/BPRS lebih stabil dan aman untuk investor ๐Ÿค‘. tapi, sayangnya masih ada banyak masalah di dalam sistem keuangan nasional yang perlu diatasi ๐Ÿ˜. aku harap OJK bisa terus bertindak dengan cepat dan efektif untuk menciptakan industri BPR/BPRS yang lebih sehat dan berkelanjutan ๐Ÿ’ช.
 
Okeh guys, aku rasa kayaknya OJK gampang banget memahami apa yang salah dengan BPR/BPRS tuh. Mereka bilang terjadi fraud dan manajemen buruk, maka mereka ambil tindakan! Aku setuju, industry BPR/BPRS perlu sehat dan berkelanjutan, kalau tidak akan bikin masalah besar dalam sistem keuangan nasional. Aku senang melihat ada aksi merger BPR-besar-besara, itu bagus banget! Dan aku juga senang melihat Bank Syariah Matahari mendapatkan izin operasional oleh OJK. Total aset BPR/BPRS masih bisa tumbuh 5,38% yoy, itu keren! Aku harap upaya ini dapat menciptakan industri yang lebih baik di masa depan ๐Ÿ™Œ๐Ÿ’ธ
 
Sekarang aja makin banyak BPR tutup karena fraud ya? tapi apa yang diharapkan? kalau jadi semuanya beres, mengapa harus tutup izin BPR/BPRS yang bebas dari masalah? mungkin ada salahasan lagi yang tidak terungkap. kayaknya OJK harus lebih transparan dalam penanganannya.
 
Bisa dipikirin, kalau begitu BPR/BPRS yang jadi korban dari fraud dan manajemen buruk itu apa lagi tujuan dari semua upaya ini? Mungkin kita harus fokus lebih banyak pada edukasi mengenai risiko dan bagaimana cara mencegahnya, bukan hanya mencabut izin dan konsolidasikan saja. Kita juga harus mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti infrastruktur keuangan yang tidak terjamin sehingga BPR/BPRS bisa beroperasi dengan lebih aman. Jangan lupa kita harus menilai bagaimana upaya ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, agar tujuan dari semua usaha ini tidak hanya memperbesar birokrasi saja...
 
Banyak BPR tutup karena fraud, itu bukanya masalahnya! Masih banyak BPR yang mengalami kesalahan seperti itu. Kalau tidak ada tindakan OJK, nanti semua BPR ini akan jatuh dan menyebabkan kerugian bagi nasabah. Saya setuju kalau OJK harus terus menangani hal ini untuk mencegah terjadinya permasalahan yang berlarut-larut dalam sistem keuangan nasional. ๐Ÿค๐Ÿผ๐Ÿ’ธ
 
Gue pikir kalau ini salah strategi, mau banjir BPR/BPRS dulu lalu konsolidasikan kan? Gue melihat ada dua aksi merger besar-besaran, tapi gue ragu apa benar-benar itu bisa berkelanjutan. Jangka panjangnya masih nggak jelas.
 
kembali
Top