OJK Siap Terima Pemegang Saham Baru Di Bursa Efek Indonesia, Inilah Kebijakan "Buka" Mereka.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan bahwa otoritas tersebut akan mengkaji setiap calon pemegah saham baru secara proporsional. Dengan demikian, siapa pun yang memenuhi ketentuan regulasi dapat menjadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Pemutusan Kontrak, Sinar Mas Tidak Lupa Menghargai Karyawan
OJK akan mengkaji setiap calon pemegah saham baru secara kondusif dan proporsional. Prinsip utama OJK adalah menyambut pihak mana pun yang memenuhi ketentuan regulasi.
Percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia diharapkan membawa dampak positif bagi pasar modal. Bursa Efek Indonesia akan bertransformasi dari kepemilikan oleh anggota bursa menjadi perusahaan terbuka dengan kepemilikan saham oleh publik.
Dalam proses demutualisasi, BEI akan mengalami perubahan struktur kepemilikan. OJK juga siap untuk mengawasi dan memantau setiap calon pemegah saham baru secara ketat.
Baca Juga: Danantara Indonesia Mengaku Sama-Sama Dengan Pemerintah Untuk Percepatan Demutualisasi Bursa Efek
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyatakan pentingnya penerapan tata kelola yang baik di pasar modal. Danantara juga bersikap terbuka sebagaimana praktik di berbagai negara di mana sovereign wealth fund menjadi bagian dari bursa.
Pertanyaan Penting:
Siapa saja yang akan jadi pemegah saham baru di Bursa Efek Indonesia?
Bagaimana OJK akan mengawasi dan memantau setiap calon pemegah saham baru?
Kapan demutualisasi Bursa Efek Indonesia akan selesai?
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan bahwa otoritas tersebut akan mengkaji setiap calon pemegah saham baru secara proporsional. Dengan demikian, siapa pun yang memenuhi ketentuan regulasi dapat menjadi pemegang saham Bursa Efek Indonesia (BEI).
Baca Juga: Pemutusan Kontrak, Sinar Mas Tidak Lupa Menghargai Karyawan
OJK akan mengkaji setiap calon pemegah saham baru secara kondusif dan proporsional. Prinsip utama OJK adalah menyambut pihak mana pun yang memenuhi ketentuan regulasi.
Percepatan demutualisasi Bursa Efek Indonesia diharapkan membawa dampak positif bagi pasar modal. Bursa Efek Indonesia akan bertransformasi dari kepemilikan oleh anggota bursa menjadi perusahaan terbuka dengan kepemilikan saham oleh publik.
Dalam proses demutualisasi, BEI akan mengalami perubahan struktur kepemilikan. OJK juga siap untuk mengawasi dan memantau setiap calon pemegah saham baru secara ketat.
Baca Juga: Danantara Indonesia Mengaku Sama-Sama Dengan Pemerintah Untuk Percepatan Demutualisasi Bursa Efek
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani menyatakan pentingnya penerapan tata kelola yang baik di pasar modal. Danantara juga bersikap terbuka sebagaimana praktik di berbagai negara di mana sovereign wealth fund menjadi bagian dari bursa.
Pertanyaan Penting:
Siapa saja yang akan jadi pemegah saham baru di Bursa Efek Indonesia?
Bagaimana OJK akan mengawasi dan memantau setiap calon pemegah saham baru?
Kapan demutualisasi Bursa Efek Indonesia akan selesai?