OJK siap menghadapi pertemuan dengan MSCI, Plt Dirut BEI punya tempat di dalamnya. Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan ada pelaksanaan tugas Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI). Maka dari itu, kehadiran Plt direksi BSI harus diingat saat bertemu dengan lembaga pemeringkat global MSCI, Senin depan.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan bahwa kehadiran Plt direksi harus dilakukan untuk memastikan terusnya komunikasi dan komitmen reformasi pasar modal. Sementara itu, ketika ditanya apakah Plt Direktur Utama adalah yang akan bertemu dengan MSCI nanti, Inarno menjelaskan bahwa Plt Direktur Utama BEI punya tempat di dalam pertemuan tersebut.
Inarno menegaskan bahwa proses penunjukan Plt direksi dilakukan secara internal oleh Dewan Direksi BSI sesuai mekanisme yang telah diatur dalam Anggaran Dasar perusahaan. Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menjelaskan bahwa calon Plt Direktur Utama akan diambil dari jajaran direksi BSI yang ada.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga harus dapat berkomunikasi dan menetapkan langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan reformasi pasar modal.
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi mengatakan bahwa kehadiran Plt direksi harus dilakukan untuk memastikan terusnya komunikasi dan komitmen reformasi pasar modal. Sementara itu, ketika ditanya apakah Plt Direktur Utama adalah yang akan bertemu dengan MSCI nanti, Inarno menjelaskan bahwa Plt Direktur Utama BEI punya tempat di dalam pertemuan tersebut.
Inarno menegaskan bahwa proses penunjukan Plt direksi dilakukan secara internal oleh Dewan Direksi BSI sesuai mekanisme yang telah diatur dalam Anggaran Dasar perusahaan. Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menjelaskan bahwa calon Plt Direktur Utama akan diambil dari jajaran direksi BSI yang ada.
Dalam pertemuan tersebut, kedua lembaga harus dapat berkomunikasi dan menetapkan langkah-langkah yang tepat untuk meningkatkan reformasi pasar modal.