ODGJ di Kebumen Berulah, Bacok Anggota Satpol PP hingga Tewas

Kebumen, Jawa Tengah. Satpol PP Kebumen terjebak dalam kekerasan melawan seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ). Pelaku serangkaian kekerasan itu dilakukan saat satpol pp hendak mengevakuasi korban dari rumahnya.

Menurut Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah Satpol PP Kebumen, Juniadi Prasetyo, pelaku mengeluarkan senjata tajam saat hendak dievakuasi. "Ya, korban dibacok pakai sabit atau celurit oleh ODGJ saat mau dievakuasi," kata dia.

Pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa korban sering mengalami kekerasan dan membuat warga meresah. Saat mengevakuasi, pelaku keluar rumah membawa sabit tajam dan berusaha mengejar korban hingga menyebabkan luka sayat di leher sebelah kiri.

"Korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Soedirman Kebumen. Namun akhirnya meninggal karena parahnya luka dan mengeluarkan banyak darah," kata Juniadi.

Sementara itu, Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Dalam penanganan awal, kepolisian melakukan olah TKP serta mengajukan permintaan visum et repertum kepada pihak rumah sakit.

Kejadian ini menyoroti pentingnya penanganan ODGJ dengan hati-hati dan efektif.
 
Aku pikir kalau korban ODGJ itu malah bisa membantu masyarakat Kebumen untuk memahami pentingnya penanganan kasus-kasus seperti ini. Jika korban bisa dibawa ke rumah sakit, orang lain pun akan lebih waspada terhadap gejala-gejala ODGJ dan segera mencari bantuan. Aku juga senang sekali pihak kopolisi Kebumen sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini 🕊️
 
Kalau aja nanti ada orang yang udh terluka, ga perlu pakai senjata tajam aja, udh enough deh 🙅‍♂️. Tapi kalau korban sering mengalami kekerasan, itu gak baik banget. Pihaknya harus lebih hati-hati dalam menangani situasi seperti ini. Aku pikir pihak kementerian sosial harus ada disana juga, ngeranikan warga dari hal ini deh 🤝.
 
gampang ngerasa bakal bawa korban ke rumah sakit, tapi siapa tahu warga itu kayaknya kurang berpengalaman ngatasi ODGJ juga deh, kalau memang ada tanda-tanda yang menunjukkan korban sedang mengalami tekanan jiwa pasti gini.
 
kalo kembali lihat kejadian di Kebumen, kayaknya harus ada rekomendasi yang lebih baik dari satpol pp di rumah korban yang memiliki gangguan jiwa. mungkin ada cara lain yang lebih aman dan tidak memaksa korban keluar rumah. ini semua pasti tentang keselamatan korban ya? 🤔

saya juga penasaran, apa itu kebijakan satpol pp terkait penanganan ODGJ seperti ini? misalnya ada prosedur yang jelas untuk situasi seperti ini? sebaiknya harus ada sumber yang jelas tentang hal ini.
 
Kalau gini kepolisian bisa lebih profesional deh, jangan bilang cengeng sih! Pada awalnya korban di bawa ke rumah sakit tapi lama-kelamaan meninggal, kan? Dan kalau gini penegakan peraturan juga harus lebih berhati-hati deh. Warga itu benar-benar butuh bantuan, dan gini saja terjadi...
 
Saya pikir ini trus bukti lagi sekarang ODGJ tidak disulap, harus ada perubahan cara menangani pasien yang mengalami gejala gangguan jiwa, kalau ini bisa jadi kasus yang berlanjut dan korban mati karena kekerasan. Saya rasa harus ada sistem pendukung yang lebih baik, misalnya psychosocial support untuk pasien ODGJ, sehingga tidak terpaksa menyerang orang lain demi menjaga dirinya.
 
ini cerita yang memang kayaknya perlu dihati banyak orang 🤕. si korban ODGJ itu benar-benar menderita, lalu ada satpol pp yang tryek-trayek, gak sabar-sabar aja mengevakuasi korban. si pelaku itu benar-benar lucu banget, dibacok sama sabit tajam karena nggak mau dievakuasi 😂. tapi hal ini bukan pilihan yang tepat, kita harus lebih hati-hati dan cari solusi yang tepat buat korban ODGJ. semoga kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua 💡.
 
Wah, makasih diceritain tentang kasus ODGJ di Kebumen 😔. Gampang banget terjadi, tapi bagaimana caranya pihak kepolisian bisa ngelola situasi ini? Mereka harus lebih hati-hati dan memastikan korban mendapatkan bantuan yang tepat dari awal. Sementara itu, saya rasa perlu ada edukasi yang lebih baik kepada masyarakat tentang bagaimana cara menghadapi ODGJ dengan aman 💡. Jangan sampai terjadi hal serupa lagi di daerah lain, ya! 😬
 
Oke guys, kayaknya kita harus lebih teliti lagi ketika menangani korban gangguan jiwa ya... Semua terjadi karena salah tindakan dari satpol pp yang nggak bisa mengontrol diri sendiri. Tapi apa yang paling penting adalah korban sudah meninggal. Itu membuat saya sangat sedih & bingung juga sih bagaimana bisa pelaku itu begitu ganjil.
 
ini terus2 terjadi di Indonesia, warga yang terkena ODGJ harus mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat, tapi banyak juga korban yang meninggal karena tidak ada perawatan yang cukup, ini sangat menyesal banget 🤕. mungkin pihak berwenang harus meningkatkan kesadaran dan pelatihan bagi satpol pp agar mereka bisa menanganani situasi seperti ini dengan lebih baik, tapi saya masih rasa banyak lagi yang harus diperbaiki dalam sistem keamanan kita 😔.
 
ini benar-benar bermasalah banget, siapa bilang kekerasan itu wajar? korban juga tidak bisa berpikir jernih kan? tapi apa yang bisa di lakukan adalah ada konsekuensi bagi pelaku yang salah dan keluarga korban juga harus mendapatkan bantuan.
 
Maksudnya siapa yang bilang bahwa korban ODGJ itu bisa melawan sendirinya, tapi gampang terluka hingga mati? Maka dari itu pengawasan harus dilakukan lebih sertai, jangan hanya sekedar lapor ke masyarakat aja. Perlu ada strategi yang tepat untuk menghadapi kekerasan seperti ini...
 
🤯 Maksudnya apa sih, polisi Kebumen begitu panas-panas aja ketika harus dievakuasi korban ODGJ? Siap-siap menyerang aja! 🙅‍♂️ Apalagi korban sudah lemah banget karena gangguan jiwa. Itu yang bikin saya merasa sedih, bukan kejadian ini yang bikin saya marah, tapi kemampuan polisi untuk menangani situasi itu yang jadi masalahnya! 😔 Mereka harus belajar cara-cara lain untuk menghadapi korban ODGJ dengan lebih bijak. Dan apa lagi, mereka harus mempertimbangkan keselamatan korban terlebih dahulu. 🙏
 
Wow 🤯, aku pikir kalau satpol pp tidak bisa mengatasi korban ODGJ dengan baik, padahal mereka harus membantunya dan bukan menindakkannya! Aku merasa sangat kecewa dengan penanganan awal ini. Menurutku, korban ODGJ itu memang butuh bantuan yang lebih baik daripada dibacok pakai sabit tajam. Aku harap penyelidikan terkait ini bisa menemukan pelaku dan memberikan hukuman yang tepat 🤔
 
😕 Wah, apa kabar nih? Keren banget kalau korban uda mati, tapi siapa tahu apa yang sebenarnya terjadi di balik cerita itu? 🤔 Kalau aku tidak salah, ada laporan bahwa korban sering mengalami kekerasan dan membuat warga meresah. Tapi bagaimana caranya korban itu bisa terjebak dalam kekerasan seperti itu? 🤯 Aku rasa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apa yang benar-benar terjadi di sana. 👍
 
ini cerita yang sangat berat banget, korban itu benar-benar tidak beruntung.. seperti di film horror, tapi sadaya bukan simbol kejahatan tapi korban kekerasan. aku rasa penanganan ini harus lebih cepat dan hati-hati, jangan sampai korban lain menjadi korban lagi. saya harap penyelidikan ini bisa menemukan pelaku dan memberikan hukuman yang tepat.
 
[icon: sad face ] aku pikir ini terlalu berisiko banget! ODJJ (gangguan jiwa) sudah serius, tapi masih ada yang serangkaian kekerasan? 🤯 itu bukan jalan untuk menyelesaikannya. aku rasa harus ada penanganan yang lebih baik, seperti konsultasi atau rehabilitasi. [diagram sederhana: mata berlubang + batu, simbol gangguan jiwa] dan apa dengan visum et repertum? itu nggak ada artinya! [icon: confused face ]
 
Maksudnya korban pengalaman gangguan jiwa itu kayak banget, tapi kenapa harus dibacok sih? Siapakah yang mau mengambil risiko seperti itu? 🤔 Atau apa pihak kepolisian juga perlu belajar cara-cara baru aja. Sebelumnya aku penasaran, siapa sih korban ODGJ yang jadi korban kekerasan itu? Mungkin perlu dihubungi dulu dengan profesional ya...
 
Gue rasa keterlibatan kepolisian dalam menangani korban ODJJ harus lebih hati-hati, apalagi saat mengevakuasi korban dari rumahnya. Gue tidak tahu apa yang terjadi di dalam pikiran korban yang membuatnya melakukan hal tersebut, tapi gue rasa pihak kepolisian harus lebih sabar dan teliti saat menangani situasi seperti ini.

Aku pernah kenal dengan seorang teman yang juga mengalami ODJJ, dan aku tahu bagaimana sulitnya dalam mendapatkan bantuan dari pihak kepolisian. Gue rasa harus ada peningkatan kesadaran tentang ODJJ di kalangan masyarakat dan juga di kalangan pihak kepolisian agar semakin baik penangannya.

Saya harap korban yang meninggal tidak sia-sia, dan gue berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih hati-hati dalam menangani situasi seperti ini 🤕
 
kembali
Top