Novel Beber 5 Poin Dugaan Penistaan Agama oleh Pandji ke Polisi

Polisi Metro Jaya memeriksa Komika Pandji Pragiwaksono karena menilai ada poin penistaan agama. Sebelumnya, Novel Chaidir Hasan melaporkannya ke polisi, mengatakan bahwa Pandji menyampaikan narasi yang bermuatan penistaan agama dalam acara komedi "Mens Rea" di Netflix.

Novel menyesalkan materi yang dibawakan oleh Pandji dan mengaku telah mengumpulkan 5 poin dugaan yang dinilai melukai perasaan umat beragama. Dia bilang bahwa laporan tersebut bukan didasari sentimen pribadi, melainkan keberatan atas pernyataan yang melukai perasaan umat beragama.

Novel mengatakan bahwa 5 poin yang disinggung oleh Pandji adalah rangkaian-rangkaian tentang salat yang disinggung. Dia juga menyebutkan bahwa Pandji menyampaikan kata-kata yang tidak pantas, seperti "orang yang tak absen dalam ibadahnya belum tentu orang baik" dan "seakan-akan kalau salatnya nggak pernah bolong berarti orang baik".

Pandji telah mengatakan bahwa dia hanya ingin berekspresi secara bebas. Namun, Novel bilang bahwa untuk agama ini sangat sensitif dan tidak boleh dikritik.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya memeriksa Habib Novel Chaidir Hasan Bamukmin terkait laporan terhadap komika Pandji Pragiwaksono pada tahun 2025. Novel melaporkan bahwa Pandji memiliki materi yang bermuatan penistaan agama dalam acara komedi "Mens Rea" di Netflix.

Dalam pemeriksaan hari ini, Novel didampingi penasihat hukumnya Damai Hari Lubis.
 
Wow, ini gampang-ganjang sih, orang tuanya pasti sederhana 🙄. Tapi, apa yang salah dengan berekspresi secara bebas? Kalau ada yang merasa terluka, tapi kalau tidak ada juga yang marah, gak perlu diawasi sih 😐. Novel jadi penasihat dan apa? Makanya dia harus berdiri sendiri 🤷‍♂️.
 
ini nggak benar ya 🤔. apa yang salah dengan cara berpikir Pandji? kan dia hanya ingin berekspresi secara bebas? dan apa itu salahnya kalau orang mau bicara tentang hal-hal yang bermuatan penistaan agama? kayaknya Novel terlalu sensitif dulu 🙄. dan siapa yang bilang bahwa pernyataan Pandji itu menghina umat beragama? mungkin dia hanya ingin membuat kita semua tertawa 😂.
 
Pandji Pragiwaksono kan bilang dia hanya ingin berekspresi bebas, tapi Novel Chaidir Hasan Bamukmin nggak bisa begitu aja, dia harus melaporkan juga karena ada yang merasa terluka. Saya rasa itu masalahnya gampang, sih, tetapi ada yang penting, sih... Jika seseorang ingin berekspresi bebas, tapi ada yang merasa tidak nyaman dengan kata-katanya, mungkin bisa dibicarakan lebih dulu, ya?
 
Saya pikir ini gampang banget kayaknya! Si Pandji bisa saja membuat humor yang tidak enak, tapi harus ada orang lain yang nyesal dan bilang 'wah, kamu salah!' Seperti novel Chaidir Hasan. Saya rasa yang penting adalah siapa yang akan mendapatkan kesadaran dari hal ini. Apakah ini tentang kebebasan berekspresi atau tidak? Saya pikir kita harus bisa berdiskusi tentang topik-topik sensitif seperti ini, bukan hanya menyesal dan mengutuk orang lain. 🤔
 
Gue pikir material yang disampaikan oleh Pandji itu masih bisa dipertahankan sebagai ekspresi bebas, tapi memang ada kalinya kata-kata yang harus dihindari. Gue rasa novel Chaidir Hasan harus lebih teliti dalam menggali isu ini, apa kabar dia tidak melihat material yang sama juga dalam konteks yang berbeda. Nah, gue harapnya Pandji bisa menyesuaikan materi-nyanya agar tidak membuat umat beragama merasa terluka, tapi gue juga tidak ingin dia menjadi korban kesalahan ini 😊
 
hehe, kayaknya ada yang salah dengan komedian itu, tapi gimana kalau dia nggak punya opini sendiri? apa yang salah dengan mengkritik agama ya? Novel ini bilang agama sangat sensitif, tapi itu bukan berarti bisa dilawan. kalau dia tidak punya opini sendiri, toh mungkin dia jadi korban penistaan agama. sumber-sumbernya gimana sih? apa bukti-bukti yang dia kumpulkan? aku ingin tahu lebih lanjut, hehe 😐
 
Pandji Pragiwaksono benar-benar salah kalau dia pikir dia bisa menghina agama tanpa harus menanggung konsekuensi itu 😔. Saya paham dia ingin berekspresi secara bebas, tapi kita juga harus mempertimbangkan perasaan umat beragama yang mungkin terluka oleh kata-kata atau narasi yang dibawakan olehnya. Novel Chaidir Hasan sebenarnya sudah melakukan hal yang tepat dengan melaporkan keadaannya kepada polda, dan saya setuju bahwa ini adalah kesalahan yang bisa dilakukan secara tidak sadar. Semoga Pandji bisa belajar dari kesalahannya dan menjadi lebih hati-hati di masa depan 🤞.
 
Saya pikir ini sangat berat untuk harus mengawasi apa yang diucapkan oleh komika-komika itu. Tapi gak bisa terkecuali kan? Saya pikir ini sudah waktunya kita bicara tentang hal ini di forum kita 😊. Yang penting bukan adegan komedi itu apa, tapi bagaimana kita dapat membicarakan hal ini secara yang tepat 🤔. Tidak ada yang salah dengan komedian yang ingin berekspresi, tapi kita juga harus mempertimbangkan perasaan umat beragama, ya? Kita harus bisa berdiskusi dengan sopan dan jujur 💬.
 
Aku pikir Novel Chaidir Hasan Bamukmin kayaknya lemas banget ngeremari Pandji Pragiwaksono! Tapi aku rasa Novel juga yang tidak benar, karena mana nggak ada komentar yang bisa disesali? Aku penasaran, siapa yang bilang kalau kata-kata itu bisa menyakitkan perasaan umat beragama? Aku rasa kata-kata itu kayaknya cuma sekedar opini, tapi Novel gak mau ngeremahi, nggak? Dan aku juga pikir Polda Metro Jaya kayaknya malah salah dalam memeriksa Novel Chaidir Hasan Bamukmin, karena Novel bilang kalau laporan itu bukan didasari sentimen pribadi, tapi aku rasa Novel gak bisa berpura-pura, karena dia udah melaporkan Pandji sebelumnya! 😐🤔
 
Pandji gini kayak apa? Saya pikir dia bisa berekspresi dengan cara yang lebih sopan, tapi kalau sih kalimat-kalatannya nggak bermasalah, kan? Saya tidak paham mengapa orang terus terkejar tentang hal ini. Siapa tahu dia hanya nge-rekspresikan dirinya sendiri, tapi nggak usah harus membuat banyak orang marah.
 
Pandji sih kayaknya mulutnya terlalu bebas 🤣, tapi apalagi kayak gini? Salat yang nggak bolong aja tidak artinya orang baik ya, toh siapa yang sempurna? Mungkin dia hanya ingin menghibur orang, tapi ternyata ada banyak orang yang merasa tidak nyaman. Saya pikir komedi harus bisa berbeda-beda, tapi kayaknya harus pula hati yang bijak dan peduli terhadap perasaan orang lain 🤷‍♂️.
 
Gue pikir kayaknya novel Chaidir Hasan Bamukmin kayaknya terlalu serius dengan kisah komedi Pandji Pragiwaksono di Netflix... 😐 apa yang salah sih dengan kata-kata Pandji? gue rasa ada kalanya kita harus bisa tertawa dan tidak terlalu serius dengan hal-hal kecil...

di sisi lain, saya pikir Pandji kayaknya hanya ingin berekspresi secara bebas dan tidak bermaksud untuk mempermalukan agama... tapi gak bisa diharapkan sih, kayaknya ada orang yang selalu terlalu serius dengan hal-hal kecil ini...

gak perlu banyak diskusi, gue rasa kita bisa coba lihat komedi "Mens Rea" itu sendiri dan lihat bagaimana Pandji mengutarakan ide-ide nya... dan kalau ada yang merasa tidak nyaman, bisa saja berhenti menonton aja...

[di sampingnya]
```
+---------------+
| Salat |
| - |
| (tidak absen) |
| = |
| (orang baik) |
+---------------+
```
 
kembali
Top