Polda Metro Jaya memeriksa Komika Pandji Pragiwaksono yang dianggap penistaan agama!
Habib Novel Chaidir Hasan, pelapor terhadap komika Pandji, diterima Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Laporan Novel berkaitan dengan pertunjukan "Mens Rea" yang ditayangkan di Netflix. Novel mengaku telah mengumpulkan lima poin dugaan penistaan agama dari materi Pandji.
Novel menuturkan, laporan bukan didasari sentimen pribadi. Tapi, melainkan bentuk keberatan atas pernyataan yang dinilai melukai perasaan umat beragama. Novel mengakui bahwa 5 poin disinggung oleh Pandji, semuanya terkait dengan salat.
"Kita mencatat ada 5 poin yang disinggung dari daripada Panji. Bukannya satu dua, semuanya rangkaian-rangkaian Salat yang disinggung oleh Panji. Silakan mau berekspresi apa pun, mau kritik pemerintah silakan. Tapi untuk agama ini sangat sensitif," kata Novel kepada wartawan.
Poin-poin dugaan penistaan agama yang disinggung Pandji adalah:
1. Narasi tentang memilih pemimpin berdasarkan ibadah salatnya.
2. Kata-kata "seakan-akan kalau salatnya nggak pernah bolong berarti orang baik, Emang iya? Orang rajin".
3. Pengolahan yang tidak pantas terhadap istilah keimanan dan kepercayaan umat Muslim.
4. Mengelompokkan umat beragama dalam satu kelompok tanpa memperhatikan perbedaan.
5. Penggunaan kata-kata yang menghina terhadap agama.
Novel lantas membeberkan poin-poin tersebut dan akan diberikannya kepada polisi pada saat diperiksa.
Habib Novel Chaidir Hasan, pelapor terhadap komika Pandji, diterima Polda Metro Jaya untuk diperiksa. Laporan Novel berkaitan dengan pertunjukan "Mens Rea" yang ditayangkan di Netflix. Novel mengaku telah mengumpulkan lima poin dugaan penistaan agama dari materi Pandji.
Novel menuturkan, laporan bukan didasari sentimen pribadi. Tapi, melainkan bentuk keberatan atas pernyataan yang dinilai melukai perasaan umat beragama. Novel mengakui bahwa 5 poin disinggung oleh Pandji, semuanya terkait dengan salat.
"Kita mencatat ada 5 poin yang disinggung dari daripada Panji. Bukannya satu dua, semuanya rangkaian-rangkaian Salat yang disinggung oleh Panji. Silakan mau berekspresi apa pun, mau kritik pemerintah silakan. Tapi untuk agama ini sangat sensitif," kata Novel kepada wartawan.
Poin-poin dugaan penistaan agama yang disinggung Pandji adalah:
1. Narasi tentang memilih pemimpin berdasarkan ibadah salatnya.
2. Kata-kata "seakan-akan kalau salatnya nggak pernah bolong berarti orang baik, Emang iya? Orang rajin".
3. Pengolahan yang tidak pantas terhadap istilah keimanan dan kepercayaan umat Muslim.
4. Mengelompokkan umat beragama dalam satu kelompok tanpa memperhatikan perbedaan.
5. Penggunaan kata-kata yang menghina terhadap agama.
Novel lantas membeberkan poin-poin tersebut dan akan diberikannya kepada polisi pada saat diperiksa.