Pengisian PDSS adalah salah satu tahapan penting dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Ini adalah langkah awal yang krusial untuk memastikan bahwa calon peserta SNBP telah terdaftar dan memiliki data yang akurat.
PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa eligible. Sekolah yang menggunakan kurikulum nasional dapat mengisi PDSS, tetapi sekolah yang tidak menggunakan kurikulum tersebut tidak dapat mengisi.
Pengisian PDSS penting karena jika tidak dilakukan, para siswa atau calon peserta SNBP yang akan dirugikan. Calon peserta tidak dapat melakukan pendaftaran dan mengikuti seleksi berbasis nilai dan prestasi.
Data yang diisi dalam PDSS mencakup data sekolah dan siswa. Jika tidak dilengkapi atau bahkan tidak diisi, siswa tidak dapat mengikuti seleksi karena tidak ada data yang dijadikan sebagai bahan penyeleksian.
Pengisian PDSS bertanggung jawab pada kepala sekolah serta operator sekolah. Kepala sekolah memverifikasi dan memastikan bahwa data yang diisikan sesuai dengan ketentuan, sedangkan operator sekolah membantu dalam proses teknis pengisian dan pembaruan data siswa yang telah ditentukan oleh kepala sekolah.
Pengisiannya harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati agar data yang disampaikan tepat.
PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa eligible. Sekolah yang menggunakan kurikulum nasional dapat mengisi PDSS, tetapi sekolah yang tidak menggunakan kurikulum tersebut tidak dapat mengisi.
Pengisian PDSS penting karena jika tidak dilakukan, para siswa atau calon peserta SNBP yang akan dirugikan. Calon peserta tidak dapat melakukan pendaftaran dan mengikuti seleksi berbasis nilai dan prestasi.
Data yang diisi dalam PDSS mencakup data sekolah dan siswa. Jika tidak dilengkapi atau bahkan tidak diisi, siswa tidak dapat mengikuti seleksi karena tidak ada data yang dijadikan sebagai bahan penyeleksian.
Pengisian PDSS bertanggung jawab pada kepala sekolah serta operator sekolah. Kepala sekolah memverifikasi dan memastikan bahwa data yang diisikan sesuai dengan ketentuan, sedangkan operator sekolah membantu dalam proses teknis pengisian dan pembaruan data siswa yang telah ditentukan oleh kepala sekolah.
Pengisiannya harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati agar data yang disampaikan tepat.