Ngegas di Awal, Ganda Indonesia Kalah dari Unggulan Malaysia

Ganda Campuran Indonesia Jafar/Felisha Kembali Menghadapi Kekalahan di Malaysia Open 2026, Apa yang Hanya Dapat Ditebak?

Setelah menembus BWF World Tour Finals 2025, ganda campuran muda Indonesia, Jafar/Felisha, kembali menghadapi kekalahan di turnamen Malaysia Open 2026. Dalam pertandingan di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Selasa, 6 Januari 2026, pasangan ini kalah 2 set langsung dari unggulan keempat Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei.

Dalam awal set pertama, Jafar/Felisha bahkan unggul 7-3, tetapi performa apik tersebut gagal dipertahankan. Pasangan muda Indonesia tersebut hanya mencatat 3 poin tambahan dan kalah dengan skor 12-21. Di set kedua, Chen/Toh kembali memegang kendali permainan dan akhirnya menang dengan skor 17-21.

Kekalahan ini membuat Indonesia belum memiliki wakil di babak 16 besar Malaysia Open 2026. Ganda campuran andalan Indonesia ini selalu kalah dalam 7 pertemuan, termasuk Malaysia Open 2026. Jafar/Felisha adalah satu-satunya wakil Indonesia yang bertanding di babak 32 besar pada hari pertama.

Selain Chen/Toh, permainan Jafar Hidayatullah di laga kali ini juga di bawah standar. Pukulan pemain 22 tahun tersebut tidak sebaik biasanya dan kerap melakukan error. Dalam pertandingan yang berlangsung, pasangan Malaysia itu tampil impresif dan menghadapi tekanan dengan baik.

Kekalahan Jafar/Felisha membuat Indonesia puas memulai tahun 2026 dengan kekalahan. Namun, ganda campuran andalan Indonesia ini masih memiliki harapan untuk melaju lebih jauh di turnamen ini. Mereka akan menghadapi pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo pada babak 32 besar Malaysia Open 2026, Rabu, 7 Januari 2026.
 
aku rasa pasangan Jafar/Felisha kalah karena tidak bisa diprediksi siapa yang lebih baik kalau aku lihat performa mereka di turnamen sebelumnya ada yang lemah tapi kali ini gak ada, dan malah Chen/Toh yang lebih maju sih, tapi aku pikir Jafar/Felisha masih punya kesempatan untuk melaju ke babak 16 besar kalau mau memperjuangkan lagi πŸ€”πŸ’ͺ
 
Wah, aku rasa Jafar/Felisha masih harus bangga karena bisa masuk ke World Tour Finals 2025, tapi akhirnya kalah di Malaysia Open 2026. Mereka masih harus berlatih lebih keras untuk mencapai puncak pada kompetisi ini. Aku harap mereka bisa meningkatkan performa di babak 32 besar dan melawan pasangan Prancis. Kalau mau, aku aja akan main teka-teki dengan diri mereka 😜, apakah bisa mengalahkan Julien Maio/Lea Palermo? πŸ€”
 
Pertandingan Jafar/Felisha di Malaysia Open 2026 memang konyol kan 🀣. Saya pikir pasangan muda ini sudah siap untuk mencetak prestasi besar-besaran, tapi ternyata masih ada yang belajar dari kesalahan-kesalahan mereka. Errornya yang banyak itu membuat lawan mereka tampil lebih baik dan akhirnya kalahkan Jafar/Felisha πŸ™…β€β™‚οΈ. Tapi, saya tidak pernah menyerah pada optimism saya 😊. Mereka masih memiliki harapan untuk melaju lebih jauh di turnamen ini. Prancis memang pasangan yang kuat, tapi kita bisa yakin bahwa Jafar/Felisha akan berusaha sekuat tenaga untuk menghadapi mereka πŸ’ͺ.
 
πŸ€¦β€β™‚οΈ Wah, ganda campuran Jafar/Felisha lagi kalah nih... kayaknya mereka masih perlu banyak latihan untuk menjadi lebih baik. 🏸 Semua yang saya lihat di pertandingan ini adalah pasangan Malaysia yang lebih maju dan memiliki skill yang lebih tinggi. Mereka tampil sangat bagus dan tidak ada kesempatan untuk Jafar/Felisha agar membalas giliran. πŸ€¦β€β™‚οΈ Aku rasa Jafar/Felisha perlu fokus pada kekurangan mereka sendiri, seperti error yang sering terjadi di pukulan pemain Jafar. 😬
 
Ayahhh... Jafar/Felisha kembali gagal πŸ€•. Saya tahu kalau mereka masih berusaha sangat keras, tapi ganda campuran Indonesia ini harus semakin baik lagi πŸ™. Saya sedih banget kalau pasangan muda ini tidak bisa menang dalam pertandingan ini... tapi saya percaya bahwa mereka akan kembali kuat dan siap menghadapi lawan-lawan berikutnya πŸ’ͺ. Jangan menyerah, Jafar/Felisha! 🌟
 
Kekalahan Jafar/Felisha di Malaysia Open 2026 itu nggak hanya tentang kekalahan, tapi juga tentang bagaimana kita belajar dari kesalahan kita sendiri πŸ€”. Jika mereka bisa memperbaiki permainan mereka dan menghadapi tekanan dengan lebih baik, mungkin saja mereka bisa melaju lebih jauh di turnamen ini πŸ’ͺ. Yang penting adalah tidak menyerah dan terus berusaha untuk menjadi lebih baik setiap hari πŸ“ˆ.
 
Gampang aja, kan? Indonesia belum pernah kalah dalam turnamen Malaysia Open, tapi Jafar/Felisha ini masih bisa belajar dari kesalahan-kesalahan mereka sendiri. Dulu juga aku ikut main voli di sekolah, gak punya kemampuan kayak Chen/Toh, tapi aku masih bisa berusaha dan jangan menyerah. Jafar/Felisha harus fokus lagi dan tidak boleh terlalu berat badan, karena itu membuat gerakan mereka kurang lancar. Dan pasti harus berlatih lebih keras agar bisa menghadapi lawan-lawan yang kuat seperti Chen/Toh nanti 😊
 
Gue pikir si Jafar/Felisha kayaknya sudah capek... Kalau gue duduk di rumah lihat pertandingan ini, kalau mereka tampil seperti itu, jadi tidak masuk akal apakah mereka bisa kalah dalam babak 32 besar ya... Mereka harus berusaha lebih keras lagi, biar ga kehabisan semangat juga nih.
 
Sayangnya kembali berakhir dengan kekalahan lagi pasangan Jafar/Felisha πŸ€•. Aku pikir Jafar perlu fokus lebih pada pukulan dan tidak terlalu bersemangat di pertandingan ini. Mereka harus belajar dari kesalahan-kesalahannya dan meningkatkan kinerja segera. Tapi aku masih percaya pada kemampuan pasangan ganda muda Indonesia ini 😊. Mereka memiliki potensi besar dan jika mereka bisa mengontrol performa, pasti bisa berubah nasib di Malaysia Open 2026. Aku harap Jafar/Felisha dapat meningkatkan kinerja di babak 32 besar dan membawa harapan baru bagi Indonesia 🀞.
 
Saya rasa Jafar/Felisha masih perlu banyak latihan dan meningkatkan strategi mereka di lapangan. Mereka bisa menjadi sangat potensial jika mereka bisa mengatur permainan dengan lebih baik πŸ’ͺ. Tapi, ternyata masih banyak yang harus dipelajari dari pertandingan ini... misalnya bagaimana untuk menghadapi lawan yang kuat seperti Chen/Toh. Saya harap Jafar/Felisha dapat menambahkan beberapa strategi baru dan meningkatkan kinerja mereka di turnamen selanjutnya 😐.
 
Hmm mungkin kalau ganda campuran Indonesia lebih banyak berlatih sebelum bertanding di kompetisi internasional seperti Malaysia Open 2026, hasilnya akan lebih baik 😐. Sekarang pasangan Jafar/Felisha sudah menembus BWF World Tour Finals 2025, tapi masih belum bisa menghadapi lawan-lawan yang sangat kuat πŸ€”. Mungkin perlu ada strategi baru yang dibawa oleh Jafar dan Felisha untuk dapat memenangkan pertandingan di Malaysia Open 2026 πŸ’‘.
 
Kalau mau tahu benar apa yang terjadi, ganda campuran Jafar/Felisha kalah sama Malaysia di final BWF World Tour Finals 2025 juga ya... tapi itu bukan turnamen yang sama dengan Malaysia Open 2026. Mereka hanya berdua bertanding lagi di babak 32 besar dan bukannya kekalahan seperti tulisan ini bilang... semoga ganda campuran Indonesia bisa melawan Prancis nanti πŸ˜…
 
hehe, ternyata Jafar/Felisha masih belum bisa menang di turnamen Malaysia Open 2026 πŸ€¦β€β™‚οΈ. Mereka sudah berusaha dengan baik, tapi akhirnya kalah 2 set langsung dari pasangan Malaysia yang kuat 🀯. Saya pikir performance Jafar Hidayatullah di pertandingan kali ini masih perlu diperbaiki, karena dia melakukan beberapa error yang tidak biasa 😳. Namun, saya masih sangat puas dengan hasilnya, kalah sudah bagus untuk mulai tahun 2026 πŸŽ‰. Dan kalau mereka bisa melaju lebih jauh di babak 32 besar, maka itu akan menjadi kegagalan yang sangat bagus 🀩. Saya yakin bahwa Jafar/Felisha masih memiliki kemampuan untuk menang di turnamen ini, tapi mereka perlu fokus dan konsisten dalam performa mereka πŸ“Š.
 
Aku rasa kalau pasangan Jafar/Felisha udah punya kemampuan yang cukup untuk bersaing di tingkat internasional kayaknya. Mereka udah bisa masuk ke Finalis BWF World Tour Finals 2025, itu sudah bukti nyata kan? Kalau mau terus maju, mereka harus belajar dari kesalahannya dan tidak takut gagal. Aku percaya kalau dengan kerja keras dan konsistensi, pasangan Jafar/Felisha bisa naikkan prestasinya di turnamen Malaysia Open 2026. 😊
 
Aku rasa Jafar/Felisha masih harus berlatih lebih keras nih πŸ€¦β€β™‚οΈ. Kekalahan di Malaysia Open 2026 ini gampang untuk dipahami, tapi apa yang seru adalah pasangan muda Indonesia ini masih memiliki harapan buat melaju lebih jauh di turnamen ini 🌟. Mereka harus belajar dari kesalahannya dan berusaha lebih keras lagi di babak 32 besar nanti πŸ’ͺ. Aku yakin mereka bisa melakukannya, karena Jafar/Felisha punya potensi yang luas buat menang di turnamen ini πŸ†.
 
ini nggak sedikit kecewa banget sih. Jafar/Felisha selalu kalah di turnamen penting2an... kayaknya kalau mau jadi andalan ganda campuran Indonesia harus konsisten dan bisa menghadapi tekanan dari pemain-pemain lain. Felisha nggak bisa dipertahankan banget di laga kali ini... mungkin perlu revisi strategi atau latihan yang lebih keras sih
 
Ganda campuran Indonesia, kalau mau bisa kalah di Malaysia Open, nggak perlu banyak pukulan dulu. Jafar/Felisha, aku penasaran apa yang salahnya bisa kalah begitu parah. Semoga kembali ganda campuran Indonesia bisa melaju lebih jauh di turnamen ini πŸ€”
 
kembali
Top