Trump mengatakan tidak lagi merasa wajib memikirkan perdamaian setelah tak menerima Hadiah Nobel 2025, padahal ia masih ingin kuasai Greenland. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyinggungkan pemberian Hadiah Nobel Perdamaian 2025 kepada Pemerintah Norwegia dengan mengatakan tidak lagi merasa wajib memikirkan perdamaian karena telah dikecualikan dari pemberian hadiah tersebut. Dengan demikian, ia dapat berpikir tentang apa yang baik dan perlu bagi Amerika Serikat.
Trump juga menekankan bahwa Amerika Serikat harus memiliki "kewenangan penuh dan total kontrol atas Greenland". Menurutnya, Denmark tidak bisa melindungi Greenland dari Rusia dan Cina. Hal ini membuat Trump bersikeras agar NATO melakukan sesuatu untuk AS.
Selain itu, Trump juga melancarkan intimidasi ekonomi dengan memberikan sanksi tarif impor yang lebih tinggi bagi 8 negara Eropa anggota NATO yang menentang rencana pengambilalihan Greenland oleh Amerika Serikat. Besaran tarif ini dapat dinaikkan sampai 25 persen hingga 1 Juni 2026.
Pemberian tarif ini dilakukan Trump usai negara-negara anggota NATO membela status otonomi Greenland. Sebelumnya, 8 negara tersebut menyatakan tengah mengirim unsur militer mereka ke Greenland untuk melindungi status otonomi tersebut.
Trump juga menekankan bahwa Amerika Serikat harus memiliki "kewenangan penuh dan total kontrol atas Greenland". Menurutnya, Denmark tidak bisa melindungi Greenland dari Rusia dan Cina. Hal ini membuat Trump bersikeras agar NATO melakukan sesuatu untuk AS.
Selain itu, Trump juga melancarkan intimidasi ekonomi dengan memberikan sanksi tarif impor yang lebih tinggi bagi 8 negara Eropa anggota NATO yang menentang rencana pengambilalihan Greenland oleh Amerika Serikat. Besaran tarif ini dapat dinaikkan sampai 25 persen hingga 1 Juni 2026.
Pemberian tarif ini dilakukan Trump usai negara-negara anggota NATO membela status otonomi Greenland. Sebelumnya, 8 negara tersebut menyatakan tengah mengirim unsur militer mereka ke Greenland untuk melindungi status otonomi tersebut.