Ghana mengusir tiga warga negara Israel sebagai ganti rugi atas perlakuan Zionis terhadap tiga pelancong Ghana yang diperlakukan tidak baik di Bandara Ben Gurion. Menurut sumber-sumber pemerintah, tindakan ini adalah tanggapan dari praktik-praktik yang memalukan yang dilakukan oleh Zionis.
Pihak berwenang Ghana mengklaim bahwa mereka tidak akan melepaskan warga negara Israel yang duduk di dalam pesawat tanpa alasan yang sah. Dalam pernyataan resmi, pemerintah menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan sebagai protes terhadap perlakuan Zionis yang merusak martabat manusia.
Duta besar Israel saat ini tidak berada di Accra, sehingga kuasa usaha Kedutaan Israel dipanggil ke Kementerian Luar Negeri untuk menerima protes resmi. Pihak Ghana tetap menekankan bahwa mereka akan melindungi martabat warganya dan menyelesaikan ketegangan dengan negara-negara lain secara damai.
Ternyata, Ghana telah menunjukkan sikap yang agresif terhadap Zionis, dan ini dapat menjadi semacam balasan setimpal atas perlakuan tersebut. Namun, masih banyak pertanyaan mengenai alasan di balik tindakan ini dan bagaimana negara-negara lain akan bereaksi terhadap kejadian ini.
Pihak berwenang Ghana mengklaim bahwa mereka tidak akan melepaskan warga negara Israel yang duduk di dalam pesawat tanpa alasan yang sah. Dalam pernyataan resmi, pemerintah menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan sebagai protes terhadap perlakuan Zionis yang merusak martabat manusia.
Duta besar Israel saat ini tidak berada di Accra, sehingga kuasa usaha Kedutaan Israel dipanggil ke Kementerian Luar Negeri untuk menerima protes resmi. Pihak Ghana tetap menekankan bahwa mereka akan melindungi martabat warganya dan menyelesaikan ketegangan dengan negara-negara lain secara damai.
Ternyata, Ghana telah menunjukkan sikap yang agresif terhadap Zionis, dan ini dapat menjadi semacam balasan setimpal atas perlakuan tersebut. Namun, masih banyak pertanyaan mengenai alasan di balik tindakan ini dan bagaimana negara-negara lain akan bereaksi terhadap kejadian ini.