Perkiraan Ilmuwan: Makhluk Hidup Bumi Akan Kehilangan Spesies Ketika Manusia Puhunah
Kondisi Bumi di Masa Depan Tanpa Manusia, Siapa yang Akan Bertahan?
Oxford University menilai bahwa bumi akan mengalami kepunahan besar saat manusia punah. Makhluk hidup besar pada masa lalu juga akan lenyap ketika manusia tidak ada lagi. Namun, terdapat kemungkinan bahwa manusia bisa bertahan di tengah perubahan iklim.
Menurut Erin Saupe, paleobiolog di Oxford University, suhu yang memanas di masa lalu berdampak pada kelompok organisme yang berbeda, sehingga membuat kepunahan menjadi kemungkinan. Bahkan, hewan yang lebih kecil seperti tikus dan kucing juga dilaporkan memiliki keuntungan dari kepunahan massal.
"Spesies baru yang muncul berasal dari spesies yang selamat dari kepunahan massal," kata Jonathan Losos, ahli biologi Washington University. Dia percaya bahwa makhluk yang berada di sekitar manusia akan mendominasi Bumi saat manusia punah.
Dalam perkiraannya sendiri, Losos mencontohkan seperti kucing, tikus, kecoa hingga merpati yang terdampak radiasi evolusi. Kucing kemungkinan akan mencapai 1 miliar ekor di Bumi dan domestikkan dengan penampakan yang mirip dengan singau ataupun harimau. Bahkan, kucing bertaring tajam mungkin akan berevolusi lagi dan memiliki cara hidup yang baru belum pernah terlihat sebelumnya.
Sementara itu, manusia juga tidak akan menjadi makhluk yang hanya ada di Bumi, tetapi juga dapat bepergian ke planet lain jika kita berhasil menciptakan teknologi paralel universum.
Kondisi Bumi di Masa Depan Tanpa Manusia, Siapa yang Akan Bertahan?
Oxford University menilai bahwa bumi akan mengalami kepunahan besar saat manusia punah. Makhluk hidup besar pada masa lalu juga akan lenyap ketika manusia tidak ada lagi. Namun, terdapat kemungkinan bahwa manusia bisa bertahan di tengah perubahan iklim.
Menurut Erin Saupe, paleobiolog di Oxford University, suhu yang memanas di masa lalu berdampak pada kelompok organisme yang berbeda, sehingga membuat kepunahan menjadi kemungkinan. Bahkan, hewan yang lebih kecil seperti tikus dan kucing juga dilaporkan memiliki keuntungan dari kepunahan massal.
"Spesies baru yang muncul berasal dari spesies yang selamat dari kepunahan massal," kata Jonathan Losos, ahli biologi Washington University. Dia percaya bahwa makhluk yang berada di sekitar manusia akan mendominasi Bumi saat manusia punah.
Dalam perkiraannya sendiri, Losos mencontohkan seperti kucing, tikus, kecoa hingga merpati yang terdampak radiasi evolusi. Kucing kemungkinan akan mencapai 1 miliar ekor di Bumi dan domestikkan dengan penampakan yang mirip dengan singau ataupun harimau. Bahkan, kucing bertaring tajam mungkin akan berevolusi lagi dan memiliki cara hidup yang baru belum pernah terlihat sebelumnya.
Sementara itu, manusia juga tidak akan menjadi makhluk yang hanya ada di Bumi, tetapi juga dapat bepergian ke planet lain jika kita berhasil menciptakan teknologi paralel universum.