NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Jadi 5-7 Persen di RUU Pemilu

NasDem Usul Ambang Batas Parlemen Jadi 5-7 Persen di RUU Pemilu

Partai NasDem punya usulan ambang batas parlemen, yaitu kenaikan dari 4 persen menjadi 5 hingga 7 persen. Menurut Rifqy, ambang batas ini menjadi jalan tengah yang pas dari ambang batas saat ini yakni 4 persen. Ia bilang, "Di atas 4 persen, angka moderatnya mungkin di atas 5 persen, (sekitar) 6 atau 7 persen."

Menurut partai politik itu, ambang batas parlemen adalah keniscayaan dalam sistem demokrasi perwakilan. NasDem percaya bahwa partai politik yang sehat adalah partai yang terlembaga, memiliki basis suara yang jelas, serta ideologi yang kuat.

Dengan adanya ambang batas, maka parpol dipaksa untuk membenahi dirinya agar mereka memperkuat strukturnya dan mendapatkan suara yang cukup signifikan di dalam setiap pemilu. Selain itu, kenaikan ambang batas juga dianggap penting untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif.

Rifqi bilang bahwa jika terlalu banyak partai di parlemen, berpotensi melemahkan efektivitas pengambilan keputusan serta menghadirkan mekanisme check and balances yang kurang sehat. Ia juga mengakui bahwa ada kerugian dari ambang batas, yaitu suara-suara yang tidak masuk ambang batas itu tidak bisa terkonversi ke dalam kursi.

Tapi, itu adalah konsekuensi dari sebuah keinginan kita untuk lebih mematangkan demokrasi keterwakilan kita di parlemen.
 
Pake ambang batas itu, gampang banget partai politik mau matang dan jadi partai yang solid ๐Ÿค๐Ÿป๐Ÿ’ช. Rasanya tidak adem lagi partai-partai kecil yang paksul-nya muncul tapi lalu hilang saja dalam pemilu. Kalau ambang batas itu diterapkan, makanya kita bisa lihat parlemen yang lebih profesional dan efektif ๐Ÿ“Š๐Ÿ‘. Tapi, aku juga ngerti kalau ada kelebihan dan kekurangan dari ambang batas ini, tapi secara umum rasanya itu adalah langkah yang tepat untuk memperkuat demokrasi kita di Indonesia ๐Ÿ’•
 
๐Ÿ˜ Ambang batas parlemen itu penting banget, bikin partai politik harus jujur dengan diri sendiri, kalau suka bisa masuk parlemen, harus punya basis suara yang kuat. Saya pikir 5-7 persen itu pas, karena di atas itu nanti akan terlalu banyak partai, dan kerugian dari ambang batas itulah suara-suara kecil tidak bisa beralih menjadi kursi parlemen. ๐Ÿค”
 
Ambang batas parlemen 5-7 persen itu kayak nggak terlalu berlebihan kan? Saya rasa partai politik yang kuat bisa jadi suka masuk ke parlemen dengan ambang batas yang lebih rendah, tapi di sisi lain kalau ambang batas terlalu rendah, pasti akan ada banyak yang tidak masuk. Nah, 5-7 persen itu kayak jalan tengah ya, agak tinggi agak rendah untuk dijamin efektivitasnya ๐Ÿค”
 
Ambang batas parlemen itu harusnya sudah ada jauh sebelum ini, biar partai-partai politik bukan hanya ngumpul aja di dalam parlemen tanpa tahu apa yang harus dibuat. 5-7 persen itu masih ngak terlalu banyak dan bisa dipikirkan lagi, mungkin partai-partai politik harusnya lebih fokus pada bagaimana membuat ponsel mereka jadi benar-benar 'suara' dari rakyat, bukan hanya sekedar ada di parlemen ya ๐Ÿ˜Š.
 
Saya paham apa yang diusulkan oleh NasDem tentang ambang batas parlemen, tapi aku still think 5-7 persen itu bisa terlalu tinggi juga nih ๐Ÿค”. Bayangkan kalau semua partai politik masuk ke dalam ambang batas, itu berarti tidak ada jaminan siapa yang akan kalah di pemilu. Tapi aku paham apa yang mereka maksudkan, yaitu agar parpol harus memperkuat diri sendiri sebelum masuk ke parlemen ๐Ÿ‹๏ธโ€โ™‚๏ธ. Saya masih ragu-ragu nih, tapi aku percaya bahwa dengan adanya ambang batas, kita bisa lebih mematangkan demokrasi di Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐ŸŒŸ
 
Aku rasa ambang batas parlemen ini seperti ngobrol dengan pacar yang mau atau tidak... kalau 4 persen sudah "mengerti" itu, tapi kalau 5-7 persen itu "mulu", aku pikir itu jadi sistem yang lebih matang ๐Ÿ˜‚. Tapi serius, aku rasa 6 persen itu ngebut di tengah-tengah... bisa tapi tidak sempurna ๐Ÿค”. Kenaikan ambang batas parlemen itu penting untuk efektivitas pemerintahan, tapi harus diperhatikan juga agar tidak melemahkan sistem demokrasi kita ๐Ÿ™.
 
ini saran saya, kalau aku punya angka ambang batas parlemen, aku pikir 6-8 persen saja cukup ya, jangan terlalu tinggi atau jangan terlalu rendah, tapi pastikan kamu memiliki basis suara yang kuat dan struktur partai yang solid. tapi apa kata kita, sih?
 
Gue penasaran banget apa yang bikin partai politik suka masuk ambang batasnya sendiri ๐Ÿค”๐Ÿ‘€. Gue rasa 5-7 persen itu cukup tinggi, kalau gue duduk di sebelah sana aku rasa akan merasa tidak nyaman ๐Ÿ˜…. Tapi, mungkin aku juga terlalu simpel, karena apa yang penting adalah partai politik menjadi lebih kuat dan efektif dalam mengambil keputusan ๐Ÿค. Gue setuju bahwa ada kerugian dari ambang batas, tapi kalau kita ingin demokrasi keterwakilan di parlemen semakin serius, maka kita harus menerima itu ๐Ÿ’ช.
 
Wow ๐Ÿคฏ! Ambang batas parlemen naik, ini artinya partai politik harus lebih mantap ๐Ÿ˜Š. Ngga bisa cuma dipilih karena uang sih, harusnya ada kompetisi yang serius ๐Ÿ˜„. Kalau ambang batas 5-7 persen, mungkin bisa mengejar efektivitas pemerintahan ya ๐Ÿค”. Tapi, nggak boleh lupa bahwa ada kerugian juga, suara-suara kecil tidak bisa langsung naik ke kursi ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ.
 
Wow! Ambang batas parlemen 5-7 persen itu jadi ide yang nggak asing lagi, kan? Menurut saya, itu cara yang pas banget untuk membuat pemerintahan lebih efektif, tapi aku seneng banget kalau masih ada ruang buat partai-partai kecil yang bisa berkontribusi juga. Mungkin nanti kita bisa tambah mekanisme lain buat memastikan hasil pemilu lebih adil dan transparan... ๐Ÿ˜Š๐Ÿค”
 
Ambang batas 5-7 persen gampang banget dipahami. Kalau benar-benar ada ambang batas, maka parpol harus bekerja keras buat terlebih dahulu memperkuat diri sendiri dulu. Nah, kalau sudah bisa itu, maka mereka udah siap untuk masuk ke dalam parlemen. Kenaikan ambang batas bukan hal yang nggak rasanya karena itu akan membuat pemerintahan lebih efektif dan efisien. Sama-sama kan? ๐Ÿค”
 
Saya pikir ide ambang batas ini sebenarnya bukan hal yang buruk, tapi kalau harusnya ditegalkan dengan bijak ya ๐Ÿค”. Karena kalau terlalu banyak partai di parlemen, tentu saja efektivitas pengambilan keputusan di parlemen akan berkurang, kan? ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ Saya pikir kenaikan ambang batas ini adalah kesempatan bagus bagi kita untuk memperkuat demokrasi keterwakilan kita. Nah, tapi kalau partai-partai tersebut harusnya berusaha meningkatkan diri mereka sendiri dengan cara yang lebih baik juga tidak salah, ya? ๐Ÿค
 
Ambang batas 5-7 persen itu ngerasa agak susah deh, tapi saya paham maksudnya. Saya pikir itu jalan tengah dari ambang batas 4 persen sekarang. Makanya ada kenaikan ya, tapi tidak terlalu tinggi. Jadi partai-partai politik harus lebih siap dan memiliki basis suara yang kuat. Tapi ngerasa ada kelemahan juga, seperti suara-suara kecil tidak bisa masuk ambang batas itu ๐Ÿ˜Š
 
Gue pikir ambang batas 5-7 persen sebenarnya tidak masuk akal. Apalagi kalau ada partai politik yang sudah lemah dan tidak punya suara cukup, mau terkena ambang batas itu atau apa? Kalau punya ideologi kuat dan basis suara jelas, apa kegunaannya kalau harus dipaksa untuk terlembaga? Gue rasa partai-partai politik harus diwajibkan untuk memperkuat diri sendiri, bukan hanya karena ada ambang batas.
 
MAAF BISA JAWAB! AKU PENSILAH MENILAI USUL NASDEM TENTANG AMBANG BATAS PARLEMEN. SEUMURNYA PELAJARAN BAGUS! APA YA, KEBANYAKAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA MASIH MEMBUAT PROYEKSI JANGAN DAN TIDAK REALISTIS. 5-7% ITU PENGARUH SINGAPORE, TAPI AKHIRNYA KITA MALAH TERJADI DEMOKRASI PERWAKILAN YANGkurang SESEKTAR.

SUDAH BANYAK PARTAI POLITIK DI PARLEMEN SAAT ini, MAKA APA KEFALEHTIAN NYA? MEREKA JANGAN TIDAK Fokus PADA Membangun Basis Suara, KEBANYAKAN AKANKU KERAS BEROMOTI SUARA PENDUKUNG.
 
Aku pikir kalau ambang batas parlemen mulai 5-7 persen itu udah wajar banget. Karena sekarang partai-partai politik justru semakin banyak dan semakin lembek, ya? Jadi kalau kita naikkan ambang batas, maka mereka harus benar-benar memperbaiki struktur party mereka. Kita nggak ingin partai-partai itu terus berkuasa hanya karena suara-suaunya masuk ambang batas aja ๐Ÿ™„. Saya rasa 5-7 persen itu cukup untuk membuat partai-partai politik benar-benar memperjuangkan diri mereka, bukan sekedar memanfaatkan ambang batas ya?
 
Okeeesssss, aku pikir 5-7 persen nggak terlalu banyak deh kan? Kita butuh partai-partai yang sehat dan kuat ya, tapi juga harus jaga agar tidak melewatkan suara-suara kecil dari masyarakat. Mungkin 5 persen itu sudah cukup kayaknya, kalau kita ingin parlemen tetap bebas dan representatif.
 
Gue pikir nggak ada salahnya jika ambang batas 5-7 persen, kayak gini bisa bikin pemerintahan jadi lebih efektif, tapi yang penting, partai politik harus siap dan terlembaga dulu, sebelum diizinkan masuk parlemen ๐Ÿค”. Sementara itu, nggak perlu memaksakan ambang batas 4 persen karena ini akan bikin partai-partai kecil tidak bisa berkembang ๐ŸŒฑ
 
aku penasaran kenapa ambang batas parlemen harus naik ya? aku rasa ada yang salah kalau partai-partai kecil tidak bisa masuk parlemen karena ambang batas yang terlalu tinggi. tapi mungkin itu yang diinginkan oleh para pejabat dan politisi untuk memastikan efektivitas pemerintahan. aku harap kita bisa menemukan keseimbangan antara partai-partai kecil dengan kekuatan parlemen. ๐Ÿค”
 
kembali
Top