Kemunculan Partai Gerakan Rakyat sebagai pemain politik baru di Indonesia telah membuat berbagai kalangan tertarik. Meskipun masih dalam tahap perkembangannya, partai ini memiliki visi yang jelas untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil dan makmur.
Saat ini, Nasional Demokrasi (NasDem), partai politik yang didirikan oleh Surya Paloh, dianggap sebagai salah satu partai yang memiliki potensi besar. Menurut Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa, pembicaraan tentang Pemilu 2029 masih terlalu dini dan belum menjadi fokus utama partainya.
Saan juga menekankan bahwa sekarang ini NasDem memilih fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar program-program dan kebijakan strategis dan prioritas pemerintah bisa terus berjalan efektif. "Kami masih bagian dari pemerintahan Pak Prabowo, kami masih fokus bagaimana NasDem membantu pemerintah agar program-program dan kebijakan strategis dan prioritas pemerintah ini bisa jalan," ucap Saan.
Meskipun demikian, Saan juga mengakui bahwa perubahan status dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat menjadi partai politik merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi Indonesia yang lebih adil dan makmur. "Ya, ucapan selamat lah ya pada Gerakan Rakyat sudah menjadi partai dan itu memang menjadi haknya warga negara," tutur Saan.
Di sisi lain, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil dan makmur. "Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur, dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaAllah adalah Anies Rasyid Baswedan," ujar Sahrin Hamid dalam siaran pers melalui kanal YouTube Gerakan Rakyat.
Saat ini, Nasional Demokrasi (NasDem), partai politik yang didirikan oleh Surya Paloh, dianggap sebagai salah satu partai yang memiliki potensi besar. Menurut Wakil Ketua Umum NasDem, Saan Mustopa, pembicaraan tentang Pemilu 2029 masih terlalu dini dan belum menjadi fokus utama partainya.
Saan juga menekankan bahwa sekarang ini NasDem memilih fokus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar program-program dan kebijakan strategis dan prioritas pemerintah bisa terus berjalan efektif. "Kami masih bagian dari pemerintahan Pak Prabowo, kami masih fokus bagaimana NasDem membantu pemerintah agar program-program dan kebijakan strategis dan prioritas pemerintah ini bisa jalan," ucap Saan.
Meskipun demikian, Saan juga mengakui bahwa perubahan status dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Rakyat menjadi partai politik merupakan langkah strategis untuk mewujudkan visi Indonesia yang lebih adil dan makmur. "Ya, ucapan selamat lah ya pada Gerakan Rakyat sudah menjadi partai dan itu memang menjadi haknya warga negara," tutur Saan.
Di sisi lain, Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, menegaskan bahwa perubahan status ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan Indonesia yang lebih adil dan makmur. "Satu hal kita menginginkan Indonesia lebih adil dan makmur, dan yang kedua kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insyaAllah adalah Anies Rasyid Baswedan," ujar Sahrin Hamid dalam siaran pers melalui kanal YouTube Gerakan Rakyat.