Nadiem Makarim Bantah Putuskan Transisi ke Chromebook

Dakwaan Nadiem Makarim sebagai pengambil keputusan utama dalam peralihan sistem operasi laptop bantuan sekolah dari Windows ke Chrome OS ternyata tidak berdasar, kata eksepsi pribadi menteri.

Nadiem menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak cermat karena mengabaikan pembagian kewenangan di internal kementerian. Ia juga membeberkan bahwa selama lima tahun menjabat sebagai menteri, ia hanya pernah menghadiri satu kali rapat mengenai kebijakan perbandingan Chrome OS dengan Windows pada 6 Mei 2020.

Dalam rapat tersebut, ia hanya mendengarkan paparan rekomendasi dari tim teknis yang sudah mengerucut pada penggunaan Chrome OS. "Chrome OS diputuskan di tahun 2020 oleh dirjen dan direktorat terkait. Dan meskipun menurut saya keputusan Chrome OS sangat masuk akal, tidak ada satupun tanda tangan saya dalam keputusan [memilih] Chrome OS selama 2020," terang Nadiem.

Nadiem juga menyatakan bahwa ia tidak memiliki niat jahat untuk memenangkan Google (Chrome OS). Ia menandatangani Permendikbud Nomor 11 Tahun 2020, yang lampiran teknisnya mencantumkan Windows sebagai sistem operasi tunggal.
 
Bener-bener kayaknya ada lagi konflik di dalam pemerintah ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. Nadiem Makarim siapa lagi yang dipertanyikan? Kalau udah jelas, kenapa lagi bercanda? Udah lama sekali Chrome OS digunakan di sekolah, dan sekarang udah ada tuduhan bahwa Nadiem adalah pengambil keputusan utama dalam peralihan sistem operasi laptop bantuan sekolah dari Windows ke Chrome OS. Tapi yang penting adalah kementerian itu sudah mengakui bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Nadiem juga benar-benar tidak memiliki niat jahat untuk memenangkan Google, dan ia hanya mendengarkan paparan rekomendasi dari tim teknis yang sudah mengerucut pada penggunaan Chrome OS. Jangan salah paham, udah ada tanda tangan dari Nadiem dalam permendikbud Nomor 11 Tahun 2020 yang lampiran teknisnya mencantumkan Windows sebagai sistem operasi tunggal ๐Ÿ‘.
 
Aku pikir ni calo Nadiem buat penipuan dulu aja, siapa tahu di balik cerita ini ada sesuatu yang tidak jelas. Tapi sekarang kalau dia bilang ini bukan keputusannya sendiri, aku mau percaya. Aku tahu Nadiem adalah orang yang teliti dan hati-hati dalam berkeputusan, jadi jika dia bilang ini bukan keputusannya, maka kemungkinan besar benar.

Saya juga pikir ini bisa dianggap sebagai contoh bagaimana pentingnya transparasi dalam pemerintahan. Jika Nadiem sendiri tidak memiliki niat jahat, maka apa yang salah dengan itu? Mungkin ada yang salah dengan cara implementasinya, tapi itu bukan masalah dengan Nadiem sendiri.

Aku rasa ini adalah kesempatan bagus untuk membahas tentang pentingnya kepercayaan publik dalam pemerintahan. Jika kita tidak percaya dengan keputusan orang yang bertanggung jawab, maka apa yang akan terjadi?
 
Gue pikir ini bikin kekhawatiran, ya. Kalau Nadiem buat keputusan itu dengan benar-benar jujur, kenapa ada yang tanya dia siapa yang memutuskan Chrome OS? Gue rasa ada sesuatu yang tidak beres di sini, tapi gue juga tidak bisa membuktikan apapun. Sepertinya ada komplikasi lebih dalam lagi dari ini. Saya masih ragu-ragu apa benar atau tidak... ๐Ÿค”
 
Wah kira-kira siapa nih yang mau duduk di dalam kantor keputusan untuk keputusannya? Nadiem Makarim bule-bule lagi! ๐Ÿ˜‚ Selama lima tahun menjabat sebagai menteri, dia ga pernah ada di rapat tentang Chrome OS sama sekali. Apalagi siapa yang memutuskan Chrome OS itu, kan cuma dirjen dan direktorat aja? ๐Ÿค” Saya pikir nadiem bule-bule lagi, tapi kadang-kadang saya merasa dia punya kecerdasan sendiri, tapi sih malah nggak. ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
Gue pikir gini, siapa bilang Nadiem Makarim salah? Gue cinta sekali dengan Chrome OS, kalau gak ada dia pasti gue jualan laptop kabel aja. Tapi, rasanya ada yang curiga tapi tidak ada bukti nyata. Gue rasa ini kayak kebun pisang, orang suka menambang pisang lain tapi jangan sini gue. Nadiem jujur kalau dia cuma mendengarkan tim teknis aja, tidak ada tanda tangan dari dia sendiri. Saya pikir ini kasus yang sama dengan kalau gue membeli laptop Chrome OS dan bilang sih aku hanya membaca katalog aja, gue nggak punya tangan untuk menggunakannya ๐Ÿ˜Š
 
Pak, aku pikir ini lagi-lagi nanti ada koreksi lagi. Tuduhan Nadiem tentang Chrome OS aja jangan dibawa begitu saja. Aku pikir lebih baik buat tahu cerita di baliknya dulu. Apa benar-benar ada keretakan di internal kementerian? Atau hanya sekedar konflik antara tim kanan dan kiri?
 
aku kira si Nadiem Makarim apa yang bikin? dia bukannya salah ya, tapi ternyata ada yang salah di balik cerita ini... aku pikir dia hanya seseorang yang ambil keputusan, tapi ternyata ada banyak orang lain yang juga ikut mendesakkan pilihan Chrome OS. aku rasanya sedikit kecewa, karena aku pikir Nadiem Makarim adalah orang yang serius dalam bekerja. tapi sepertinya ada yang salah di belakang layar... ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Aku pikir kayak ini, orang-orang terlalu cepat menyalahkan siapa saja kalo ada masalah yang terjadi di kerja tempat. Jadi, kalau ada tuduhan diberi terhadap Nadiem, tapi ternyata tidak jelas siapa yang benar-benar bertanggung jawab, apa yang harus kita lakukan? Kita harus ngawasi dan lihat apa yang sebenarnya terjadi. Tidak boleh langsung menyalahkan seseorang kalo ada kesalahan. Dan kita juga tidak boleh mengira bahwa seseorang pasti memiliki niat jahat. Kita harus lebih berpikir secara objektif dan cermat dulu.

Dan aku juga ingin bilang, kalau si Nadiem benar-benar tidak bertanggung jawab dalam keputusan itu, apa yang kita pelajari dari kesalahan orang lain? Kita hanya akan menyalahkan siapa saja dan jangan melihat apa yang sebenarnya bisa dipelajari dari kesalahan tersebut. Kita harus belajar untuk mencari solusi dan tidak membuang-buang waktu dengan membalas dendam atau menyalahkan seseorang tanpa bukti yang cukup ๐Ÿค”
 
Oke deh, aku pikir ini bikin kayak drama gitu, nadiem terus dijadikan tujuan utama karena salah paham aja, padahal kewenangan di dalam kementerian juga perlu dipertimbangkan. Aku rasa ini perlu dilakukan analisis lebih lanjut, seperti siapa yang sebenarnya mengambil keputusan itu, dan bagaimana prosesnya? ๐Ÿค”
 
Heheh, ini ternyata makin seru ya? Makasih informasinya nih... soalnya kalau dulu ada tuduhan nanti bisa diajak jawab dan siap-siap, tapi ternyata bukan ya? Kalau kamu pikir Nadiem memang benar-benar salah, tapi sebenarnya giliran untuk melihat siapa yang salah deh... karena ini udah banyak spekulasi, tapi siapa tahu di balik cerita ini ada sesuatu yang penting deh. Tapi aku pikir ini adalah kesempatan bagus buat kita analisis tentang bagaimana informasi dikontrol dan siapa yang dipilih sebagai target tuduhan. Aku selalu bilang kalau dalam masyarakat Indonesia, banyak yang lebih suka membuat spekulasi daripada memfokuskan pada kenyataan...
 
Aku rasa makasihin si Nadiem ya... Tuduhan dia nanti jadi halusinasi. Kalau benar-benar dia adalah pengambil keputusan utama, maka kenapa ada pembagian kewenangan di internal kementerian? Ada tanda tangan apa dari dia dalam Permendikbud Nomor 11 Tahun 2020? Aku rasa perlu diakui siapa yang benar-benar mengambil keputusan utama... ๐Ÿค”
 
Wah bro, aku pikir ini gini kalau kementerian kayak gak punya informasi yang jelas tentang pengambilan keputusan tentang Chrome OS. Nadiem bilang bahwa tuduhan dia sebagai pengambil keputusan utama itu tidak berdasar, tapi aku bayangkan aja, apa yang bisa kamu lakukan jika kamu duduk di atas meja dan orang lain ngeluarin informasi yang salah? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ

Aku pikir yang penting adalah apakah ada bukti bahwa Nadiem benar-benar tidak terlibat dalam keputusan itu, ataukah dia hanya mencoba melawan tuduhan yang tidak berdasar. Aku suka banget dengan gaya Nadiem, dia bilang apa yang dia pikir dan tidak takut berbicara di depan umum. Mungkin kalau kita nanti bisa tahu lebih banyak tentang apa yang terjadi di balik keputusan itu, kita akan bisa memahami lebih baik. ๐Ÿค”
 
heyyyyy... apa keadaan kalau para pejabat tinggi kayak gini yang sering ngecepot-kecepot? si Nadiem Makarim kayaknya udah capek! ๐Ÿ˜‚ kemudian ada tuduhan lain-tarian dulu, sekarang udah kabarin gak ada dasar apa-apa. gimana caranya sih bisa semuanya jadi begitu? kayaknya perlu ada transparansi yang lebih baik di dalam kementerian ini, biar tidak ada lagi tuduhan palsu dan nggak ada rasa kesalahnya sama Nadiem juga ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
gak sabar banget dengar tuduhan nadiem lagi ๐Ÿ˜ฉ kayaknya udah capek aja sama dengan tekanan kerja dan krisis pandemi ๐Ÿค’ tapi apa sih yang terpenting, nadiem masih jujur banget ๐Ÿ™ kalau gak ada niat jahat untuk memenangkan google chrome os ๐Ÿš€ yang penting dia sudah menandatangani permendikbud nomor 11 tahun 2020 yang udah buktikan dia tidak memiliki niat untuk memaksakan chrome os pada semua sekolah ๐Ÿ“š kayaknya gak usah dipertanyikan lagi ๐Ÿ˜Ž
 
kembali
Top